Usaha peternakan ayam petelur skala kecil memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat, terutama dalam aspek pemasaran dan akuntasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Mas Hayat dalam mengelola usaha peternakan telur “Sawung Sae” di Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan praktik pemasaran dan pengelolaan keuangan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan “Sawung Sae” didorong oleh penerapan strategi yang mencakup branding berbasis kearifan lokal, segmentasi pasar yang terarah, pemanfaatan teknologi digital secara sederhana, pengemasan produk yang higienis, serta model distribusi berbasis komunitas. Dalam hal keuangan, Mas Hayat menerapkan pencatatan harian yang disiplin, perencanaan modal yang realistis, serta kebijakan reinvestasi dan dana darurat yang berkelanjutan. Pendekatan personal dalam menjaga hubungan dengan pelanggan melalui pelayanan ramah dan pemberian insentif loyalitas juga menjadi faktor penentu keberhasilan usahanya. Temuan ini mempertegas bahwa strategi pemasaran yang adaptif, akuntasi keuangan mikro yang cermat, serta orientasi terhadap kepuasan konsumen mampu menciptakan keunggulan kompetitif, bahkan dalam usaha peternakan berskala rumah tangga. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi peternak kecil dan menengah dalam merancang strategi bisnis yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.