Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Journalism

Resepsi Pembaca Mengenai Omnibus Law di Media Online Agung Setiadi; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.197 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i1.1928

Abstract

Abstract. This research is motivated by the phenomenon of changing the law which is currently known as the Omnibus Law. The plan drawn up by the President of Indonesia has drawn many differences of opinion in various levels of society. The law, which is widely known as the universal sweeping law, was successfully ratified through the work copyright law, this was also widely reported by one of the mass media which became a means for the public to consume information, namely, published in the 7th edition of Kompas.com news. October 2020 which explains the series of processes for the ratification of the Omnibus Law. The news describes that the government is still designing and continuing to the stage of ratification regardless of the demands for rejection of articles from the workers who are felt to be able to cut workers' rights. So that this impact gave birth to a public response, especially among students who closely became representatives of the wider community of intellectuals in voicing policies that they felt were not in accordance with the needs of the community. This study aims to determine the reception and hypothetical position of readers regarding Omnibus Law news in online media. The methodology used in this study is qualitative with a Stuart Hall reception analysis approach. The results of this study indicate that news about omnibus law in the online media Kompas.com contains news elements that are informative and provide education according to all informants. Their positions in receiving messages were also different, the eight informants received the message in full, and only one person received the message based on the results of their thinking. Abstrak. Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya fenomena perubahan undang – undang yang saat ini dikenal dengan Omnibus Law. Rencana yang disusun oleh Presiden Indonesia tersebut banyak menuai perbedaan pendapat di berbagai lapisan masyarakat. Undang – undang yang banyak dikenal dengan sebutan undang – undang sapu jagat itu berhasil disahkan melalui undang – undang cipta kerja, hal ini juga banyak diberitakan oleh salah satu media massa yang menjadi sarana masyarakat untuk mengkonsumsi informasi yakni, dimuat dalam berita Kompas.com edisi 7 oktober 2020 yang menjelaskan rentetan proses disahkannya Omnibus Law tersebut. Berita tersebut menjabarkan pihak pemeirntah yang tetap merancang dan meneruskan hingga tahap pengesahan tanpa menghiraukan tuntutan penolakan pasal dari kaum buruh yang dirasa bisa memangkas hak pekerja. Sehingga dampak tersebut melahirkan respon masyarakat khususnya dikalangan mahasiswa yang erat menjadi perwakilan masyarakat luas dari kaum intelektual dalam menyuarakan kebijakan yang dirasa tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi dan posisi hipotekal pembaca mengenai berita Omnibus Law di media online. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi Stuart Hall. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa berita mengenai omnibus law dalam media online Kompas.com mengandung unsur berita yang informatif dan memberikan edukasi menurut semua informan. Posisi mereka dalam menerima pesan pun berbeda, kedelapan informan menerima pesan dengan penuh, dan hanya satu orang yang menerima pesan berdasarkan pada hasil pemikirnnya.
Peranan Citizen Journalism di Media Online Kamil Dwimuzakkii; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.736 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.3930

Abstract

Abstract. Along with the times, the media has also experienced a very large development so that the emergence of the internet as a change that can provide information to the public more quickly. Then came the term Citizen Journalism or Citizen Journalism, which is the latest breakthrough from the world of journalism. Citizen Journalism has the initiative to carry out journalistic activities as a way to convey their aspirations to the public through the media. Especially with the development of technology, online media has emerged which can be said to be new media. This online media is currently often used by audiences, especially online journalists. Because it is from online media that all the information obtained will be very easy to access by anyone, anytime and anywhere. Therefore, it is not surprising that at this time Citizen Journalism is also busy in obtaining information like journalists in general. The purpose of this study was to determine the role of Citizen Journalism in the online media Galamedianews.com in providing information then to find out how important Citizen Journalism is in the online media Galamedianews.com and to find out how Citizen Journalism works in obtaining information. The method used by this researcher is a qualitative method, with a case study approach. The researcher chose this method because he wanted to find out more about the role of Citizen Journalism in the online media Galamedianews.com by collecting the data used in the research from the results of interviews, observations, documentation, and literature study. The results of the study are, 1) The role of Citizen Journalism can be said to be important by Galamedianews.com because it always provides information through online media even though most of them send articles. 2) In obtaining the facts, Citizen Journalism conducts mentions on social media Galamedianews.com. 3) Galamedianews.com will check the correctness of the results of mentions from Citizen Journalism which will later be made into news. Abstrak. Seiring dengan perkembangannya zaman, media pun mengalami perkembangan yang sangat besar sehingga munculnya internet sebagai salah satu perubahan yang dapat memberikan informasi lebih cepat tersampaikan kepada masyarakat. Kemudian hadirlah istilah Citizen Journalism atau jurnalisme warga yang merupakan suatu terobosan terbaru dari dunia jurnalistik. Citizen Journalism berinisiatif untuk melakukan kegiatan jurnalistik sebagai cara untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada khalayak melalui media. Terlebih dengan perkembangan teknologi, munculah media online yang dapat dikatakan sebagai new media (media baru). Media online inilah yang saat ini sering digunakan oleh para khalayak, khususnya para jurnalistik online. Karena dari media online lah segala informasi yang didapat akan sangat mudah di akses oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Maka dari itu tidak heran jika pada saat ini Citizen Journalism pun ikut ramai dalam memperoleh informasi seperti layaknya para jurnalis pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Citizen Journalism di dalam media online Galamedianews.com dalam memberikan informasi kemudian untuk mengetahui seberapa pentingnya Citizen Journalism di media online Galamedianews.com dan untuk mengetahui cara kerja Citizen Journalism dalam mendapatkan informasi. Metode yang digunakan oleh peneliti ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Peneliti memilih metode ini karena ingin mencari tahu lebih jauh mengenai peranan Citizen Journalism di media online Galamedianews.com dengan cara pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian adalah, 1) Peranan Citizen Journalism dapat dikatakan penting oleh pihak Galamedianews.com karena selalu memberikan informasi melalui media online meskipun kebanyakanna mengirimkan artikel. 2) Dalam memperoleh faktanya, Citizen Journalism melakukan proses mentions terhadap media social Galamedianews.com. 3) Pihak Galamedianews.com akan mengecek kebenaran hasil mentions dari Citizen Journalism yang nantinya akan dijadikan sebuah berita.
Pengemasan Berita di Instagram HIPMI Bandung Abdul Azizur Rahim; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.62 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.3962

Abstract

Abstract. Packaging news strategy is one of the topics so communication draws on the study.A strategy can right meilhat measures can take so as to create a communication. One example of packaging news strategy by the media center HIPMI who interactive news in innovative created and to attract public especially young entrepreneurs interested in to join that more information about aims to explore Bandung HIPMI activities. The purpose of research to know the rest of packaging news media center Bandung instagram in social media, made aware of content, choose the right speakers, and why a paltform instagram for spreading the news to residents who do not or already entrepreneurs. Qualitative research methodology perspective case study Robert K .Yin emphasized to design research type 1, one case and one unit of analysis using interviews with speakers research. Engineering data collection is done by means of an interview, observation, the study of literature, examine documentation. Drawing conclusions: team strategy HIPMI media center Bandung in packed the news in social media instagram by means of producing a message, news interesting, not stiff. The way the team media center Bandung HIPMI can pack the news to display information that innovative and attractive to the consumption of the people of millennial especially the young entrepreneurs at city of Bandung. Reason media center instagram bandung hipmi use the information as a medium. So, instagram as an application much used the, platform free social media provides information business and business news of having segmentation wide and general. Abstrak. Strategi pengemasan berita merupakan salah satu topik yang begitu menarik di kajian ilmu komunikasi. Sebuah strategi dapat meilhat langkah apa saja yang di ambil sehingga menciptakan sebuah komunikasi. Salah satu contoh strategi pengemasan sebuah berita oleh media center HIPMI yang mengkemas berita secara interaktif serta inovatif agar dapat menciptakan daya tarik bagi masyarakat khususnya pengusaha muda supaya berminat untuk bergabung bertujuan untuk lebih mendalami informasi seputar kegiatan HIPMI Bandung. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi pengemasan berita media center HIPMI Bandung di media sosial Instagram, mengetahui proses mebuat konten, memilih narasumber yang tepat, dan mengapa instagram menjadi paltform untuk penyebaran berita kepada masyarakat baik yang belum maupun yang sudah berwirausaha. Metode penelitian kualitatif dengan perspektif studi kasus Robert K. Yin ditekankan kepada desain penelitian tipe 1, satu kasus dan satu unit analisis dengan menggunakan wawancara dengan narasumber penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, studi kepustakaan, telaah dokumentasi. Simpulan: Strategi tim media center HIPMI Bandung dalam mengemas pemberitaan di media sosial instagram dengan cara memproduksi pesan berita, menarik, tidak kaku. Cara tim media center HIPMI Bandung dapat mengemas berita untuk menampilkan informasi yang inovatif serta menarik untuk di konsumsi kaum millennial khususnya para pengusaha muda di Kota Bandung. Alasan media center HIPMI Bandung menggunakan instagram sebagai media penyaluran informasi. Sebab, instagram sebagai sebuah aplikasi yang banyak digunakan masyarakat, platform sosial media bebas memberikan informasi termasuk berita bisnis dan usaha yang memiliki segmentasi luas dan umum.
Resepsi Khalayak Mengenai Berita di Media Sosial Instagram Tempo.co Della Trisnawati; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.731 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i2.4579

Abstract

Abstract. The rapid development of technology encourages the audience to grow and increase their knowledge. The public can easily access various technological product today, social media is one of them. Many people are now familiar with the term social media. The rapid advancement of technology makes social media also develop. The audience is also familiar with various social media platforms such as Line, Instagram, Twitter, Facebook and so on. The increasing prevalence of news through online media does not rule out the possibility, often news that has sources that are not clear, not neutral and so on. This is coused by online media that overrides journalistic ethic in reporting. This resulted in the audience receiving the wrong information. Tempo.co is one of the online media that is widely used as a source of information by the public. As the target communication, the audience does not just receive information. Audience is an understanding of human itself which involves various aspects such as different social, psychological and politic aspects. In this study, the researcher used a qualitative approach using the reception analysis method. The results of this study, the audience responded to the news content uploaded on Tempo.co's Instagram as one of the news content that was interesting and quite informative. Researchers have also determined the hypothetical position of the audience. Resulted in three informants in the Dominant Hegemonic position. The next two people occupied Oppositional positions. Abstrak. Perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong khalayak untuk semakin berkembang dan menambah wawasannya. Khalayak dapat dengan mudah mengakses berbagai produk teknologi zaman sekarang, media sosial adalah salah satunya. Berbagai kalangan saat ini tentunya sudah mengenal istilah media sosial. Pesatnya kemajuan teknologi membuat media sosial pun ikut berkembang. Khalayak juga mengenal berbagai platform media sosial seperti Line, Instagram, Twitter, Facebook, dan lain sebagainya. Semakin maraknya pemberitaan melalui media online tidak menutup kemungkinan, seringkali didapatkan berita-berita yang memiliki sumber yang tidak jelas, tidak netral dan sebagainya. Disebabkan oleh media online yang mengesampingkan etika jurnalistik dalam pemberitaannya. Hal ini mengakibatkan khalayak menerima informasi yang salah. Tempo.co menjadi salah satu media online yang banyak digunakan sebagai sumber informasi oleh khalayak. Sebagai sasaran dari komunikasi, khalayak tidak sekedar menerima informasi saja. Khalayak merupakan pengertian manusia itu sendiri yang melibatkan berbagai aspek seperti sosial, psikologi dan politik yang berbeda-beda. Dalam penelitian ini, peneliti memakai pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis resepsi. Hasil dari penelitian ini, khalayak menanggapi konten berita yang diunggah di Instagram Tempo.co sebagai salah satu konten berita yang menarik dan cukup informatif. Peneliti juga telah menentukan posisi hipotekal khalayak. Menghasilkan tiga orang informan berada di posisi Dominant Hegemonic. Dua orang berikutnya menduduki posisi Oppositional.
Komodifikasi Ruang Privat dalam Tayangan Pernikahan Atta Halilintar & Aurel Hermansyah Fakhrizal Octaviana; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.6198

Abstract

Abstract. At the beginning of 2021, the Indonesian television world was enlivened by a series of broadcasts of the weddings of top Indonesian artists. Atta Halilintar and Aurel Hermansyah. The popularity of both is an important source when the media displays a broadcast because it will be the center of attention of the audience. One of the highlights is the broadcast "Ikatan Cinta Atta & Aurel Special Akad and Thanksgiving Akad" on RCTI on April 3, 2021. In this broadcast, the wedding ritual has been commodified with private space. This research seeks to reveal the commodification efforts made by RCTI. This study uses the Norman Fairclough model of critical discourse analysis. Norman Fairclough's critical discourse analysis uses three stages, namely text analysis, Discourse Practice Analysis, and Sociocultural Practice Analysis. This broadcast is suspected of commodifying public space or public interests for the sake of the political economy of the media by showing the wedding of a phenomenal figure which takes quite a long time. Abstrak. Pada awal tahun 2021, dunia pertelevisian Tanah Air diramaikan oleh serangkaian tayangan acara pernikahan artis papan atas Indonesia. Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Popularitas keduanya menjadi salah satu sumber penting ketika media menampilkan sebuah tayangan karena akan menjadi pusat perhatian khalayak. Salah satu yang menarik adalah tayangan “Ikatan Cinta Atta & Aurel Spesial Akad dan Syukuran Akad” di RCTI pada 3 April 2021. Pada tayangan ini ritual pernikahan telah dikomodifikasi dengan ruang privat. Penelitian ini berusaha mengungkap upaya komodifikasi yang dilakukan oleh RCTI. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Analisis wacana kritis Norman Fairclough menggunakan tiga tahap yaitu analisis teks, Analisis Discourse Practice, Analisis Sociocultural Practice. Tayangan ini diduga mengkomodifikasi ruang publik atau kepentingan publik demi kepentingan politik ekonomi media dengan cara menayangkan pernikahan sosok fenomenal yang memakan waktu cukup lama.