Rahmiwati Marsinun
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perilaku Cyberbullying Remaja di Media Sosial Dody Riswanto; Rahmiwati Marsinun
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 12, No 2 (2020): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v12i2.3704

Abstract

Cyberbullying adalah tindakan negatif yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok tertentu dengan cara mengirimkan pesan teks, foto, gambar meme, dan video ke akun media sosial seseorang dengan tujuan untuk menyindir, menghina, melecehkan, mendiskriminasi bahkan mempersekusi individu. Berdasarkan hasil data statistik, sebagian besar pelaku cyberbullying didominasi adalah remaja. Urgensi penelitian ini adalah cyberbullying merupakan fenomena yang sering terjadi di Indonesia dan telah menjadi gejala umum.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data seperti pengamatan atau observasi, studi dokumentasi, serta pengumpulan informasi audio visual. Analisis data dilakukan dengan teknik penarikan kesimpulan melalui kategorisasi, sintesis, penafsiran dan evaluasi yang menghasilkan makna deskriptif. Ringkasan hasil penelitian menunjukkan bahwa motif para remaja melakukan tindakan cyberbullying adalah: ketidaksukaan terhadap person atau pribadi seseorang, bermaksud menyindir dengan kalimat-kalimat negatif yang kurang etis dan kasar, bertujuan untuk menghibur agar para user atau pengguna internet dapat tertawa, perasaan dengki dan hasud yang menimpa diri remaja, dan merasa bahwa dirinya lebih baik dan berkualitas dibanding orang lain sehingga beranggapan bahwa tindakan cyberbullying adalah hal yang wajar. Penelitian ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi dan konseling, khususnya pada pengembangan kognitif remaja serta pencegahan dan treatment yang harus dilakukan.
Hubungan Self Regulated Learning dengan Kejenuhan Belajar Online Anisa Aprilina; Rahmiwati Marsinun
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self regulated learning dengan kejenuhan belajar online di SMAN 28 Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik SMAN 28 Tangerang kelas X MIPA dan X IIS. Sampel penelitian ini kelas X MIPA 1,2,3 dan X IIS 1,2,3. Instrumen yang digunakan adalah skala dengan model skala likert 1-4.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning pada siswa kelas X rendah dengan nilai frequency 131 atau 65,8%. Sedangkan hubungan antara self regulated learning dengan kejenuhan belajar online memiliki nilai sig sebesar 0.06 < 0.05 maka terdapat korelasi yang signifikan antara self regulated learning dengan kejenuhan belajar online. Berdasarkan nilai r hitung (pearson correlation) memiliki nilai sebesar – 0.193 > 0.138 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan anatra self regulated learning dengan kejenuhan belajar online. Karena nilai r correlation bernilai negatif maka semakin tinggi self regulated learning akan semakin rendah kejenuhan belajar online, begitupun sebaliknya semakin rendah self regulated learning maka semakin tinggi kejenuhan belajar online.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Inggit Puspita Ningrum; Rahmiwati Marsinun
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3784

Abstract

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menguji penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 18 Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test post-test. Populasi dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa Kelas X Akuntansi 1 melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan yaitu skala kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil setelah dilakukan uji t (paired t test) diperoleh hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 pada daerah Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa Kelas X Akuntansi 1di SMKN 18 Jakarta.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Inggit Puspita Ningrum; Rahmiwati Marsinun
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3784

Abstract

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menguji penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 18 Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test post-test. Populasi dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa Kelas X Akuntansi 1 melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan yaitu skala kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil setelah dilakukan uji t (paired t test) diperoleh hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 pada daerah Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa Kelas X Akuntansi 1di SMKN 18 Jakarta.
Hubungan Self Regulated Learning dengan Kejenuhan Belajar Online Anisa Aprilina; Rahmiwati Marsinun
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self regulated learning dengan kejenuhan belajar online di SMAN 28 Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik SMAN 28 Tangerang kelas X MIPA dan X IIS. Sampel penelitian ini kelas X MIPA 1,2,3 dan X IIS 1,2,3. Instrumen yang digunakan adalah skala dengan model skala likert 1-4.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning pada siswa kelas X rendah dengan nilai frequency 131 atau 65,8%. Sedangkan hubungan antara self regulated learning dengan kejenuhan belajar online memiliki nilai sig sebesar 0.06 < 0.05 maka terdapat korelasi yang signifikan antara self regulated learning dengan kejenuhan belajar online. Berdasarkan nilai r hitung (pearson correlation) memiliki nilai sebesar – 0.193 > 0.138 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan anatra self regulated learning dengan kejenuhan belajar online. Karena nilai r correlation bernilai negatif maka semakin tinggi self regulated learning akan semakin rendah kejenuhan belajar online, begitupun sebaliknya semakin rendah self regulated learning maka semakin tinggi kejenuhan belajar online.
HUBUNGAN ANTARA PERHATIAN ORANG TUA DALAM BELAJAR DAN KENAKALAN REMAJA PADA SISWA SMP NEGERI 29 JAKARTA SELATAN Karina Amelia; Rahmiwati Marsinun
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 4 No. 3 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 4 Nomor 3, September 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v4i3.1117

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between parental attention and juvenile delinquency towards the actions and behavior of adolescents in their relationships in the school or community environment. With a total population of 320 people consisting of 8 classes and each class consists of 40 students. With the sample used as many as 40 students. the results of the Linearity test are known to be the value of Sig. Deviation From Linearity (2-tailed) of 0.870 > 0.05. With the product moment correlation test with a significance value of 0.001 < 0.005. So there is a relationship between parental attention and juvenile delinquency in students of SMPN 29 Jakarta.