Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN LEMBAGA KEJAKSAAN UNTUK MENGATASI KENDALA YURIDIS DALAM PENANGANAN PERKARA PELANGGARAN HAM BERAT (Role Of Agency Institution To Overcome The Juridic Constraints In Handling Of Heavy Human Rights Violations) agus kurniawan; Trynalia .; Muhammad Erlangga
Lex LATA Volume 2 Nomor 1, Maret 2020
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/lexl.v2i1.517

Abstract

AbstrakNegara Indonesia adalah negara hukum sebagai perwujudan dari suatu negara hukum ini perlu memberikan jaminan perlindungan kepada warga negaranya dan juga harus memaksimalkan penanganan perkara pelanggaran HAM yang hingga saat ini belum terselesaikan dimana Kejaksaan mempunyai kendala yuridis dalam menyelesaikan pelanggaran HAM berat. Kendala yuridis yang dihadapi oleh Lembaga Kejaksaan dalam upaya penanganan pelanggaran HAM berat, yaitu :a)   Kesulitan Lembaga Kejaksaan Dalam Mencari Alat Bukti Pelanggaran HAM Yang Terjadi Di Masa Lalu;b)   Pelanggaran HAM Yang Terjadi Di Indonesia Pada Masa Lalu Sebelum Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM Diberlakukan. Kata Kunci: Kendala Yuridis, Kejaksaan, Perkara Pelanggaran HAM Berat.  Abstract The State of Indonesia is a state of law as an embodiment of a state of law, this needs to provide guarantees of protection to its citizens and must also maximize the handling of cases of human rights violations which until now have not been resolved where the Prosecutor's Office has juridical constraints in resolving gross human rights violations. Juridical obstacles faced by the Prosecutor's Office in handling serious human rights violations, namely:a)   Difficulties of the Prosecutors' Office in Finding Evidence of Human Rights Violations that Occurred in the Past;b)   Human Rights Violations Occurred in Indonesia in the Past Before Law Number 26 of 2000 Concerning Human Rights Courts Enacted.Keywords: Juridical Constraints, Prosecutors' Office, Case of Gross Human Rights Violations.
Pengaruh Model Think Pair Share (TPS) terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII SMP PGRI 1 Palembang Muhammad Erlangga; Missriani, Missriani; Siti Rukiyah
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i3.4515

Abstract

News writing is a fact-based and actual writing activity based on actual events aimed at conveying information to the audience. Therefore, learning news writing material is poorly understood by students because there is still a lack of interactive students in learning and discussing. Based on this, the problem in this study is whether there is an effect of the think pair share model on the ability to write news of VII grade students of SMP PGRI 1 Palembang. The purpose of this research is to know and describe the effect of think pair share model on the ability to write news of seventh grade students of SMP PGRI 1 Palembang. The results showed that on the average value of the test results, where the class that used the think pair share learning model the average value of the students' news writing test results was x =81.23, while in the class that used the usual learning model (conventional) the average value of the news writing test results was x =62.65, from the analysis obtained thiutng, = 6.56 and ttabel = 4.03 with db = 48 the critical t price is located at alpha = 0.05, then the value of tcount> ttable = 6.56> 4.03, which means the application of the think pair share model has a significant positive effect on the ability to write news.
Analisis Komprehensif Tantangan Implementasi Network Slicing pada Jaringan 5G Menggunakan Metode Systematic Literature Review Muhammad Erlangga; Yulindon Yulindon
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2279

Abstract

Perkembangan jaringan 5G menghadirkan konsep network slicing sebagai solusi untuk mendukung beragam layanan dengan kebutuhan yang heterogen dalam satu infrastruktur jaringan terpadu. Namun, implementasinya menghadapi berbagai tantangan yang kompleks dan saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan implementasi network slicing secara komprehensif melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode yang digunakan mengacu pada pedoman Kitchenham serta kerangka PRISMA dengan menganalisis literatur dari berbagai basis data ilmiah dalam periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan implementasi network slicing bersifat multidimensi, mencakup aspek teknis, operasional, dan keamanan yang saling berinteraksi. Pada aspek teknis, tantangan utama meliputi kompleksitas orkestrasi end-to-end, alokasi sumber daya dinamis, isolasi antar-slice, serta interoperabilitas multi-domain. Pada aspek operasional, permasalahan muncul dalam pemenuhan Service Level Agreement (SLA), skalabilitas, serta kebutuhan otomasi jaringan. Sementara itu, pada aspek keamanan, peningkatan attack surface akibat virtualisasi dan lingkungan multi-tenant menjadi isu kritis. Selain itu, hasil penelitian mengungkap adanya hubungan kausal antar tantangan serta trade-off antara efisiensi, isolasi, dan keamanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan sintesis literatur yang terintegrasi lintas aspek serta identifikasi hubungan antar tantangan secara komprehensif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan solusi adaptif untuk mendukung implementasi network slicing pada jaringan generasi mendatang.