William_ari Sandi
Universitas Mitra Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Perilaku Diet Dengan Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Tahun 2020 William_ari Sandi; Abikusno Djamaluddin
JIKMI (Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus tipe 2  ialah penyakit metabolic dengan karakteristik hiperglikemia, disebabkan oleh kelainan sekresi insulin atau menurunnya fungsi kerja insulin. Sekitar 422 juta orang di  seluruh dunia  menderita diabetes. Di  Indonesia, prevalensi diabetes tahun  2018 sebesar 2%. Di Provinsi Lampung, sebesar 20,87% dan Pringsewu tahun 2018 terdapat 18.876 kasus serta Sukoharjo 1.256 kasus pada tahun 2019. Riset bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku diet dengan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe II. Jenis penelitian kuantitatif melalui desain cross sectional. Populasi penelitian semua lansia penderita DM tiper II. Hasil kajian menjelaskan : ada hubungan perilaku diet (p-value = 0,047 OR = 2,947), dengan kadar gula darah. Disarankan kepada keluarga penderita untuk mendukung dan memantau perilaku diet lansia. Terbuka dan berperan aktif dalam pendampingan pengobatan dan kunjungan yang dilakukan petugas puskesmas.Kata kunci : Diabetes Mellitus Tipe 2, Perilaku Diet, Kadar Gula Darah.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Universitas Mitra Indonesia Tahun 2020 William_Ari Sandi
JIKMI (Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia) Vol 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan respon tubuh non spesifik dari suatu situasi terhadap individu yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kemampuan yang dimiliki selama ini. Sekitar 79% percobaan bunuh diri dan gangguan kesehatan akibat stres terjadi pada rentang usia 15 - 29 tahun. Ada lebih dari 264 juta orang pernah mengalami gejala stres berujung depresi, di mana 800.000 orang meninggal karena bunuh diri. Di Indonesia, dari 1000 survei yang dilakukan, 75% responden bahkan mengalami stres, dan 25% tidak pernah mengalami stres. Prevalensi stres siswa di dunia sebesar 38,91%, di Asia 61,3% dan Indonesia sebesar 71,6%.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kelamin, kepercayaan diri dan dukungan sebagai stres pada siswa. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional penelitian populasi semua regular. mahasiswa keperawatan.Hasil penelitian, ada hubungan antara jenis kelamin (p-value 0,037), kepercayaan diri (p-value 0,008), dukungan sosial (p-value 0,019) stres mahasiswa dengan kejadian.Hendaknya mahasiswa mampu mempersiapkan diri sebagai penguasaan materi, menambah referensi melalui jurnal dan membuat manajemen waktu dalam penyusunan tesis dan program studi yang dilakukan teknis penulisan dan penelitian, dan merancang program pemantauan dan tindak lanjut pada mahasiswa ketika menyelesaikan tugas akhir. KataKunci : Stres Mahasiswa , Jenis Kelamin , Kepercayaan Diri , Dukungan SosialReferensi     : 40 (2004 – 2020)
Hubungan Perilaku Diet Dengan Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Tahun 2020 William_ari Sandi; Abikusno Djamaluddin
JIKMI (Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus tipe 2  ialah penyakit metabolic dengan karakteristik hiperglikemia, disebabkan oleh kelainan sekresi insulin atau menurunnya fungsi kerja insulin. Sekitar 422 juta orang di  seluruh dunia  menderita diabetes. Di  Indonesia, prevalensi diabetes tahun  2018 sebesar 2%. Di Provinsi Lampung, sebesar 20,87% dan Pringsewu tahun 2018 terdapat 18.876 kasus serta Sukoharjo 1.256 kasus pada tahun 2019. Riset bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku diet dengan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe II. Jenis penelitian kuantitatif melalui desain cross sectional. Populasi penelitian semua lansia penderita DM tiper II. Hasil kajian menjelaskan : ada hubungan perilaku diet (p-value = 0,047 OR = 2,947), dengan kadar gula darah. Disarankan kepada keluarga penderita untuk mendukung dan memantau perilaku diet lansia. Terbuka dan berperan aktif dalam pendampingan pengobatan dan kunjungan yang dilakukan petugas puskesmas.Kata kunci : Diabetes Mellitus Tipe 2, Perilaku Diet, Kadar Gula Darah.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Universitas Mitra Indonesia Tahun 2020 William_Ari Sandi
JIKMI (Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan respon tubuh non spesifik dari suatu situasi terhadap individu yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kemampuan yang dimiliki selama ini. Sekitar 79% percobaan bunuh diri dan gangguan kesehatan akibat stres terjadi pada rentang usia 15 - 29 tahun. Ada lebih dari 264 juta orang pernah mengalami gejala stres berujung depresi, di mana 800.000 orang meninggal karena bunuh diri. Di Indonesia, dari 1000 survei yang dilakukan, 75% responden bahkan mengalami stres, dan 25% tidak pernah mengalami stres. Prevalensi stres siswa di dunia sebesar 38,91%, di Asia 61,3% dan Indonesia sebesar 71,6%.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kelamin, kepercayaan diri dan dukungan sebagai stres pada siswa. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional penelitian populasi semua regular. mahasiswa keperawatan.Hasil penelitian, ada hubungan antara jenis kelamin (p-value 0,037), kepercayaan diri (p-value 0,008), dukungan sosial (p-value 0,019) stres mahasiswa dengan kejadian.Hendaknya mahasiswa mampu mempersiapkan diri sebagai penguasaan materi, menambah referensi melalui jurnal dan membuat manajemen waktu dalam penyusunan tesis dan program studi yang dilakukan teknis penulisan dan penelitian, dan merancang program pemantauan dan tindak lanjut pada mahasiswa ketika menyelesaikan tugas akhir. KataKunci : Stres Mahasiswa , Jenis Kelamin , Kepercayaan Diri , Dukungan SosialReferensi     : 40 (2004 – 2020)
PENGETAHUAN DAN SIKAP SEBAGAI FAKTOR RISIKO RENDAHNYA PENERIMAAN VAKSINASI TAHAP 2 William_ari Sandi
JIKMI (Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi adalah pemberian vaksin untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. di dunia tanggal 9 Juli 2021 sejumlah 1,9 miliar, dengan 934 juta divaksinasi lengkap, proporsi populasi di dunia menerima vaksin secara lengkap mencapai 11,9%. Di Indonesia, per tanggal 10 Juli 2021, sebanyak 36.193.076 orang telah menerima vaksin covid-19 dengan minimum 1 dosis atau 13,4%, dan sebanyak 14.969.330 orang telah diberikan vaksinasi lengkap atau mencapai 5,5%. Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain case control. Sampel penelitian sebanyak 68 responden terdiri dari 34 orang sudah menerima vaksin dan 34 orang belum menerima. Teknik sampling meggunakan purposive sampling. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,0013 dengan nilai OR 1,923 dan terdapat hubungan antara sikap dengan nilai p-value sebesar 0,028 dengan nilain OR 1,817 terhadap vaksinasi covid-19. Saran bagi puskesmas, meningkatkan upaya promosi dan sosialisasi kepada masyarakat, agar pemahaman dan pengetahuan masyarakat dapat dikendalikan, kemudian bagi tokoh masyarakat dapat memberikan dorongan moril kepada masyarakat akan kesadaran pentingnya penerimaan vaksin sebagai salah satu upaya meminimalisir penularan covid-19.