Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS INDIKATOR C-REAKTIVE PROTEIN SELAKU DETEKSI DINI PREEKLAMPSIA DALAM KEHAMILAN Agustina B
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : Nursing Faculty of Fatima Nursing Academy of Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1085.997 KB)

Abstract

Preeklampsia merupakan hypertensi, protein uria dan edema dalam kehamilan yang merupakan salah satu penyebab mortalitas ibu melahirkan dimana etiologinya sampai saat ini belum diketahui, tetapi diduga disfungsi endotel memicu terjadinya preeclampsia. Penelitian ini mengukur kadar CRP dalam darah pada setiap ibu hamil yang didiagnosis preeklampsia dengan jumlah sampel 30 ibu hamil PE dengan tujuan selaku deteksi dini gejala PE pada ibu hamil. Pada penelitian ini hasil uji statistik independen sample t test yang menunjukkan tidak ada hubungan kadar hsCRP ibu hamil dengan Kejadian PE pada berbagai tingkatan usia kehamilan (p=0.495) kecuali karakteristik responden terdapat hubungan yang signifikan padatekanan darah sistole terhadap hsCRP (p=0,045) dan umur ibu terhadap hsCRP (p=0,006). Meskipun hasil uji statistik beberapa karakteristik responden signifikan, tetapi tujuan utama mendeteksi secara dini kejadian preeclampsia pada ibu hamil tidak menghasilkan rekomendasi untukpemeriksaan CRP selaku deteksi dini PE dalam kehamilan, sehinga perlu dilakukan penelitian lanjut sebagai deteksi dini kejadian PE pada kehamilan.
EFEKTIVITAS INDIKATOR C-REAKTIVE PROTEIN SELAKU DETEKSI DINI PREEKLAMPSIA DALAM KEHAMILAN Agustina B
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : Nursing Faculty of Fatima Nursing Academy of Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklampsia merupakan hypertensi, protein uria dan edema dalam kehamilan yang merupakan salah satu penyebab mortalitas ibu melahirkan dimana etiologinya sampai saat ini belum diketahui, tetapi diduga disfungsi endotel memicu terjadinya preeclampsia. Penelitian ini mengukur kadar CRP dalam darah pada setiap ibu hamil yang didiagnosis preeklampsia dengan jumlah sampel 30 ibu hamil PE dengan tujuan selaku deteksi dini gejala PE pada ibu hamil. Pada penelitian ini hasil uji statistik independen sample t test yang menunjukkan tidak ada hubungan kadar hsCRP ibu hamil dengan Kejadian PE pada berbagai tingkatan usia kehamilan (p=0.495) kecuali karakteristik responden terdapat hubungan yang signifikan padatekanan darah sistole terhadap hsCRP (p=0,045) dan umur ibu terhadap hsCRP (p=0,006). Meskipun hasil uji statistik beberapa karakteristik responden signifikan, tetapi tujuan utama mendeteksi secara dini kejadian preeclampsia pada ibu hamil tidak menghasilkan rekomendasi untukpemeriksaan CRP selaku deteksi dini PE dalam kehamilan, sehinga perlu dilakukan penelitian lanjut sebagai deteksi dini kejadian PE pada kehamilan.