Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EKSISTENSI WAYANG KULIT SEBAGAI MEDIA DAKWAH MULTIKULTURAL M. Fauzan Ali; Zulva Ismawati
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 12 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v12i2.4870

Abstract

Wayang saat ini menjadi salah satu budaya warisan peninggalan Indonesia dan masih menjadi salah satu primadona masyarakat ketika menonton hiburan. Namun seringkali wayang kulit hanya dipandang sebagai pertunjuknan kesenian semata namun dibalik pertunjukannya ada pembelajaran dan hikmah dari wayang kulit tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengambil sumber dari beberapa artikel jurnal, buku, E-Book dsb. Tujuan penulisan ini adalah untuk membenarkan pemahaman tetang wayang kulit yang hanya dipandang sebagai pertunjukan kesenian dan cerita saja namun ada pembelajaran dibalik kisah, cerita dan filosofinya. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa wayang kulit saat ini masih eksis dimata masyarakat dengan dijadikan salah satu primadona masyarakat dalam menonton kesenian, dan media dakwah multikultural/pendekatan budaya menjadi salah satu metode yang efektif untuk berdakwah yang dipelopori oleh Walisongo saat mengsiarkan Agama islam dijawa, bahkan sampai saat ini seni wayang kulit juga masih digemari banyak masyarakat Indonesia. Kesimpulanya adalah wayang kulit dari dulu sampai saat ini merupakan ikon dan primadona masyarakat dari zaman hindu-budha, islam hingga modern, terutama menjadi salah satu media dakwah yang berhasil menyebarkan agama islam diindonesia, maka kita sebagai generasi muda harus menjaga dan melestarikan budaya bangsa agar tidak hilang ditelan zaman dan tidak lupa jatidiri bangsa.
Strategi Dakwah Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Tawangsari Berbasis Pengelolaan Sumber Daya Manusia MD FUAD UIN Tulungagung
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren adalah suatu tempat para santri untuk menuntut ilmu dan juga sebagai wadah penyiaran agama islam. Pondok Pesantren bertugas atas pemberdayaan individu yang kemudian akan memberikan perubahan dalam masyarakat. Sebagai lembaga dakwah pondok pesantren juga harus memecahkan masalah sosial yang ada di masyarakat. Peneletian ini akan meneliti mengenai strategi dakwah pondok pesantren modern Darul Hikmah Tawangsari berbasis pengelolaan SDM. Tujuan dari peneliti ini untuk memahami bagaimana konsep strategi dakwah pondok pesantren modern Darul Hikmah Tawangsari serta peran dari dakwah tersebut terhadap masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah berbasis pengelolaan SDM adalah dakwah yang berupa pemberdayaan, pembinaan masayarakat agar menjadi masyarakat yang dapat mewujudkan ajaran islam dalam segala aspek kehidupan. Peran dari dakwah tersebut kepada masyarakat menjadi pemersatu atas keragaman masyarakat. Islamic boarding school is a place for students to study and also as a place for broadcasting the Islamic religion. Islamic boarding schools are tasked with empowering individuals who will provide change in society. As a da'wah institution, Islamic boarding schools must also solve social problems that exist in society. This research will examine the da'wah strategy of the modern Darul Hikmah Tawangsari Islamic boarding school based on human resource management. The purpose of this research is to understand how the concept of the da'wah strategy of the modern Islamic boarding school Darul Hikmah Tawangsari and the role of the da'wah to the community. The results of this study indicate that da'wah based on human resource management is da'wah in the form of empowerment, community development so that it becomes a society that can realize Islamic teachings in all aspects of life. The role of the da'wah to the community is to unify the diversity of society.
MENINGKATKAN PERAN PEREMPUAN DI BIDANG SOSIAL KEAGAMAAN MELALUI KETERLIBATAN AKTIF DI ORGANISASI FATAYAT NU Ismawati, Zulva; Masruri, Alex
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11 No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v11i4.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan, informasi, dan masukan kepada para perempuan akan potensinya yang luar biasa dan agar para perempuan lebih aktiv dalam meningkatkan peran sertanya dalam kehidupan, terlebih dalam hal ini di bidang sosial keagamaan. Sebuah organisasi bernama Fatayat NU yang mewadahi para Perempuan NU yang berusia minimal 20 Tahun atau sudah menikah dan maksimal 45 Tahun. Di Organisasi Fatayat NU, para perempuan mendapatkan pelajaran dan pendidikan agama yang berasaskan Ahlussunnah Waljamaah Nahdliyah. Mereka dididik untuk mampu menjadi wanita Islami yang lebih baik, penyayang, cakap, dan bertanggung jawab dengan berpegang pada ajaran Islam Ahlussunnah Waljamaah Nahdliyah, bermanfaat bagi Nusa, Agama, dan Bangsa. Selain mengidentifikasi unsur-unsur yang mempengaruhi keterlibatan aktif di Fatayat NU, penelitian ini juga berupaya memahami hubungan antara keterlibatan tersebut dengan meningkatnya keutamaan perempuan dalam ranah Sosio-Religius. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis Kualitatif Deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para perempuan di organisasi Fatayat NU sangat aktiv dalam berpartisipasi di setiap kegiatan sosial keagamaan, seperti: pengajian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan diri di Desa Karanganyar. Penelitian ini juga menemukan faktor-faktor pendukung dari keterlibatan aktif para perempuan di organisasi Fatayat NU di Desa Karanganyar.
Da'wah Strategy in Improving Youth Morality in Lamongan Kasanah, Siti Uswatun Nur; Ismawati, Zulva; Santoso, Bobby Rachman
Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage Vol. 1 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/mz.v1i2.9900

Abstract

This study aims to analyze da’wah strategy through social media toimprove adolescent morality. Where modern means of digitalizationare easy to bring a significant influence in the lives of teenagers. So,using social media for communicative preaching in improving andimproving teenagers' morality, especially teenagers in the Lamongan,is an excellent opportunity for da’I. Social media is a means of da’wahbecause many teenagers have social media accounts that are usedto share their activities. However, many teenagers do not use socialmedia correctly and adequately, causing a lack of morals andmanners. This article utilizes qualitative descriptive methods, namelyobservation and documents as a data collection tool. The results ofthe research obtained are the effectiveness of da’wah strategy through social media as a means of communicative da’wah that canimprove adolescent morale. In addition, communicative social mediada’wah can create a great opportunity for preachers to convey da’wahthat understands and adapts to the times so that the existence ofda’wah can always be spread bringing the teachings of Islam tomankind.