Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN MINISO DI SURABAYA Priskila Yosua; Devita Diyan Putri Cahyaningtyas; Defira Cahya Fadilah; Nindya Kartika Kusmayati; Ika Widiastuti
TECHNOBIZ : International Journal of Business Vol. 8 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : TECHNOBIZ : International Journal of Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/technobiz.v8i2.941

Abstract

Abstract This study is designed to explore and gain an in-depth understanding of how service quality and price influence customer satisfaction at Miniso stores located in Surabaya. A quantitative approach was employed, with data collected from 67 Miniso customer respondents through questionnaires. Multiple linear regression analysis was conducted using SPSS software, with the regression equation model formulated as Y = 18.331 + 0.054X1 + 0.271X2 + e. The findings reveal that service quality does not have a significant impact on customer satisfaction. Instead, price emerges as the dominant factor influencing customer satisfaction. It is recommended that Miniso maintains its competitive edge in terms of affordable prices, attractive product designs, and a wide range of products. Since customers tend to prioritize product and price over staff service, enhancing basic service aspects such as friendliness and payment efficiency remains essential for creating a pleasant shopping experience and strengthening brand image and customer loyalty. Abstrak Penelitian ini dirancang untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam bagaimana kualitas layanan serta harga dapat memengaruhi tingkat kepuasan pelanggan di gerai Miniso yang berlokasi di Surabaya. Penelitian kuantitatif yakni jenis yang digunakan dalam penelitian ini. Melalui penyebaran kuesioner kepada 67 responden pelanggan Miniso, data berhasil dikumpulkan.. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda melalui bantuan software SPSS, dengan model persamaan regresi Y = 18.331 + 0.054X1 + 0.271X2 + e. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kualitas layanan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara khusus, harga memiliki pengaruh dominan terhadap kepuasan pelanggan. Miniso disarankan untuk tetap mempertahankan keunggulan pada aspek harga terjangkau, desain produk yang menarik, dan variasi barang yang luas. Karena konsumen lebih berfokus pada produk dan harga dibandingkan pelayanan staf. Meskipun kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan, peningkatan pada aspek dasar seperti keramahan dan efisiensi pembayaran tetap diperlukan untuk menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan serta memperkuat citra merek dan loyalitas pelanggan.
Peran Kualitas Produk, Harga, Serta Keputusan Pembelian Pada Profitabilitas Proyek Interior di Surabaya Erika Putri Rahma Diana; Avenia Rizki Pricilia; Kintan Andela; Mutsiroh Tamimah; Komang Sri Lestari; Nindya Kartika Kusmayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8402

Abstract

Meningkatnya pembangunan komersial dan hunian premium, menjadikan pertumbuhan signifikan dalam dekade terakhir terhadap industri interior di Surabaya. Penelitian menganalisis dominasi peran dalam profitabilitas proyek interior di Surabaya dengan mengukur kualitas product, harga, serta keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif melalui pendekatan, yakni menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang melibatkan 80 responden yang terdiri dari konsumen interior, dan pelaku usaha industri interior. Analisis data dengan menggunakan regresi linear berganda yakni SmartPLS. Koefisien jalur menghasilkan ketiga variabel berpengaruh positif namun yang lebih berpengaruh terhadap profitabilitas proyek interior adalah keputusan pembelian. Kualitas hanya menjadi baseline karena standar industri yang cenderung merata dan harga cukup sensitif bagi pasar. Hal ini menegaskan bahwa perbandingan  harga atau spesifikasi teknik yang dianggap telah memenuhi standar tidak dapat mengalahkan kepercayaan, pengalaman vendor, serta portofolio usaha. Selain itu, perusahaan yang dapat membangun brand image yang kuat, layanan konsultatif, dan komunikasi yang efektif akan lebih mudah melakukan closing deal dan mempertahankan keuntungan. Namun jika hanya mengandalkan kualitas produk atau strategi harga yang kompetitif tanpa mendorong konsumen untuk melakukan keputusan pembelian, terbukti tidak akan mampu menghasilkan profitabilitas suatu usaha industri interior dan perusahaan interior perlu memperhatikan faktor tersebut untuk peningkatan Usaha.