Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP ILMU PENDIDIKAN ISLAM DALAM AL-QUR’AN Yan Yan Supriatman
FiTUA: Jurnal Studi Islam Vol 2 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitua.v2i2.301

Abstract

Muslims have made the Qur'an as a book that presents all instructions covering all aspects of life and is universal. By using qualitative research methods in the form of library research in this study, at least it can be found how the concept of Islamic education science with a philosophical study approach. The Qur'an in which discusses all aspects of human life, even the entire nature and all its contents are discussed in it. Especially in the field of education, Muslims make the basis of educational science both in terms of ontology, epistemology and axiology based on the Qur'an. This education is one of the efforts or actions to shape / guide humans because it is included in the scope of muamalah adabiyah. This education has an important meaning because it determines the pattern and form of charity and human life, both as individuals, social and divine beings. Islamic education with its various delivery methods and various learning materials aims to develop the nature of students, both spiritually, physically, willingly, and dynamically, so that a complete and supportive person will be formed for the implementation of his function as caliph fi al-ardh. So that Islamic education is tasked with guiding and developing students from stage to stage of life until they reach the point of optimal ability.
Pendidikan Pesantren Menurut Cak Nur Dan Yudian Wahyudi Yan Yan Supriatman
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 1 No. 1 (2017): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v1i1.6

Abstract

Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia, dan merupakan lembaga yang bisa dikatakan merupakan wujud proses wajar perkembangan sistem pendidikan nasional. Kyai, santri dan ada masjid serta santri yang tinggal menetap di lingkungan pesantren menjadi kompenen dan syarat sehigga bisa dikatakan sebagai sebuah pesantren. Dalam penelitian ini mengkaji tentang bagaimana konsep pendidikan pesantren menurut Cak Nur dan Yudian Wahyudi dengan eksistensinya di Era Modern sekarang. Fokus kajian dikaji yang terdiri kurikulum, metode pengajaran yang digunakan, materi ajar, sistem sebagai sebuah lembaga pendidikan dan pengaruh kyai serta peran para santri. Dalam memperoleh data, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research yang kemudian data di analisis dengan cara komparatif. Diantara hasil penelitian yang didapat adalah masing-masing konsep pesantren baik oleh Cak Nur maupun Yudian Wahyudi memiliki kelebihan tersendiri. Konsep pesantren yang oleh Cak Nur hanya bersifat teoritis saja karena sampai sekarang Cak Nur belum memiliki pesantren. Sedangkan konsep pesantren oleh Yudian Wahyudi selain berguna secara teoritis juga telah diaplikasikan ke dalam pesantren yang dimilikinya sendiri yang terletak di daerah Yogyakarta. Namun kedua tokoh tersebut sama-sama pernah menimba ilmu di pesantren dan sama-sama lulusan salah satu Universitas terkemuka di luar negeri