Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efektifitas Teknik Relaksasi Dan Genggaman Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesare Di Rumah Sakit Undata Provinsi Sulawesi Tengah Misnawati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2019): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i1.29

Abstract

Teknik relaksasi dan genggaman jari merupakan suatu bentuk terapi relaksasi untuk menyeimbangkan energi tubuh yang dapat membantu pasien dalam menggontrol diri ketika timbulnya perasaan kurang menyenangkan yang dapat menimbulkan nyeri, stres fisik serta emosi. Penelitian dalam hal ini bertujuan mengidentifikasi perbandingan efektifitas teknik relaksasi dan genggaman jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di ruangan Matahari Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam Penelitian ini digunakan desain quasy exsperiment (pre and post test without control) dengan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan tanggal 25 Juli sampai dengan 27 Agustus 2018. Semua pasien post operasi sectio caesarea merupakan Populasi dalam penelitian ini selama penelitian berlangsung. Jumlah sampel dihitung dengan menggunakan rumus rerata uji hipotesis two tail dengan nilai σ2=5,36, μo=5,07, μa=1,80, α=1,96 dan β= 0,84 sehingga jumlah sampel adalah 8 responden dipilih dengan teknik quota sampling. Data dihitung dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan didapatkan nilai p=0,011(α≤=0,05) pada tingkat kemaknaan α=0,05 atau 95%). Pada hasil penelitian pretest didapatkan lebih banyak responden mengatakan nyeri berat terkontrol dan posttest didapatkan lebih sedikit responden mengatakan nyeri ringan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbandingan efektifitas teknik relaksasi dan genggaman jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di ruangan Matahari Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar perawat dapat menerapkan teknik relaksasi dan genggam jari selama 20 menit sebagai salah satu manajemen nyeri.