Yana Hendriana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efektifitas Foot Care Education Terhadap Praktik Perawatan Kaki Dalam Upaya Pencegahan Risiko Ulkus Kaki Diabetik Pada Penderita Diabetes di Wilayah Kabupaten Kuningan Hermansyah, Heri; Setiawan, Azis; Hendriana, Yana
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.399 KB) | DOI: 10.34305/jikbh.v9i2.61

Abstract

Kejadian ulkus kaki diabetik memiliki kecenderungan mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya diabetisi dan sering kali berakhir dengan kecacatan dan kematian. Kabupaten Kuningan menempatkan diabetes pada urutan pertama penyakit yang paling banyak menjalani perawatan inap di Rumah Sakit dengan jumlah kasus 968 penderita pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas foot care education terhadap perbaikan praktik perawatan kaki dalam upaya pencegahan ulkus kaki diabetik pada diabetisi di Wilayah Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan 2 jenis rancangan penelitian yakni cross sectional dan quasi experimental yang melibatkan 317 diabetisi (cross sectional) dan 220 diabetisi yang tidak pernah mendapatkan informasi tentang perawatan kaki (quasi experimental) sebagai sampel. Hasil penelitian ini adalah (1) status foot care education merupakan faktor yang memiliki hubungan yang signifikan dengan praktik perawatan kaki diabetisi dan perkembangan risiko ulkus kaki dengan p-value 0,01; 0,02 (Chi Square Test). (2) Terdapat perbedaan status praktik perawatan kaki yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada posttest dengan p-value 0,000 < ? 0,05 (Mann Whitney U Test). Dengan hasil ini, diharapkan pelayanan edukasi perawatan kaki pada tatanan pelayanan kesehatan dapat dioptimalkan guna meningkatkan praktik perawatan kaki oleh diabetisi untuk mencegah terjadinya komplikasi ulkus kaki terutama pada mereka yang berisiko tinggi.
Standar nursing language berbasis NANDA, NOC, dan NIC terhadap kualitas pengisian dokumentasi keperawatan Yana Hendriana; Aria Pranatha
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 2 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.5.2.26-31

Abstract

Pendahuluan: Perawat Indonesia harus dapat memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif, mandiri (independen), sehingga pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan dan dipertanggunggugatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan standar nursing languageterhadap kualitas pengisian dokumentasi keperawatan. Metode:Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan jenis non equivalen without control group, after only design. Seluruh pasien dan perawat ruang Flamboyan dan Cempaka sebagai subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan dianalisis menggunakan uji non parametrik Wilcoxon test. Hasil:Terdapat peningkatan skor kualitas pengisian dokumentasi keperawatan setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam pengisian dokumentasi keperawatan. Hasil penelitian menunjukkanp-value0,000. Simpulan: Ada pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pengisian dokumentasi keperawatan berbasis NANDA, NOC dan NIC setelah dilakukan Penerapan Standard Nursing Language. RS diharapkan dapat menetapkan standard an melakukan monitoring secara berkala terhadap proses dokumentasi keperawatan. 
EFEKTIVITAS TERAPI AUDIO MUROTAL SURAH AR-RAHMAN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI POSKESDES KEDUNGARUM UPTD PKM KUNINGAN KAB. KUNINGAN JAWA BARAT TAHUN 2016 Yana Hendriana
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v5i1.777

Abstract

Resiko terkena hipertensi akan semakin meningkat, terutama pada lansia. Jika hipertensi pada lansia tidak dapat dikendalikan akan dapat menyebabkan komplikasi. Salah satu terapi komplementer yang dapat mengendalikan tekanan darah adalah terapi audio murotal surah Ar-Rahman. Dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Desain penelitian kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design tanpa adanya kelompok kontrol. Jumlah sampel 39 responden dengan teknik Purposive Sampling. Analisa menggunakan uji Wilcoxon pada tekanan darah sistolik dan diastolik. Uji statistik dengan uji Wilcoxon didapatkan bahwa nilai p tekanan darah sistolik sebelum dan setelah diberikan terapi audio murotal surah Ar-Rahman adalah 0,025 dan nilai p diastolik 0,180. Ada pengaruh terapi murotal surah Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah sistolik. Kata kunci : Lansia hipertensi, terapi audio murotal surah Ar-Rahman.
HUBUNGAN JARAK PANDANG DAN INTENSITAS PENGGUNAAN KOMPUTER DENGAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR DI STIKES KUNINGAN Siti Rohmah; Yana Hendriana; Mutia Agustiani Moonti
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 02 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i02.532

Abstract

Pemakaian komputer semakin meluas seiring perkembangan teknologi. Penggunaan komputer yang tidak sesuai aturan baik dari jarak pandang mata maupun intensitas penggunaan komputer yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan salah satunya yaitu CVS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah adanya hubungan jarak pandang dan intensitas penggunaan komputer dengan kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada mahasiswa S1 Keperawatan tingkat akhir di STIKes Kuningan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan rancangan Cross Sectional yang menggunakan sampel sejumlah 123 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling, pengumpulan data menggunakan pengukuran dan kuesioner. Data yang diperoleh dari penelitian diolah dengan statistik uji Rank Spearman dengan derajat kemaknaan            α = 0,05.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN UJI KOMPETENSI BERBASIS EXIT EXAM DENGAN KEPERCAYAAN DIRI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS PADA MAHASISWA SEMESTER VII STIKES KUNINGAN Yana Hendriana
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.662

Abstract

Ners merupakan seorang tenaga ahli kesehatan yang telah mengikuti pendidikan akademik dan profesi serta memiliki izin praktik untuk memberikan asuhan keperawatan profesional yang diharuskan untuk memiliki kewajiban atas kepemilikan registasi perawat yaitu (STR), syarat memiliki STR yaitu mengikuti uji komptensi profesi keperawatan dan dinyatakan lulus atau kompeten. Fenomena ini dapat memunculkan perasaan khawatir, takut, tegang, dan kecemasan karena takut tidak lulus dalam uji kompetensi dan tidak bisa bekerja apabila belum memiliki STR. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu hubungan antara kepercayaan diri mahasiswa dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi uji kompetensi ners bebasis exit exam pada mahasiswa program profesi ners STIKes Kuningan Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakna teknik penelitian Analitik Kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa semester VII yang bersedia menjadi responden yaitu sebanyak 69 responden, dengan menggunakan total sampling. Data analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji stastistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kecemasan menghadapi uji kompetensi ners berbasis exit exam yaitu sebanyak 55 responden (79,7%), begitupun pada kepercayaan diri sebagian besar responden percaya diri dalam melanjutkan penidikan profesi ners yaitu sebanyak 59 responden (85,5%). Berdasarkan hasil uji statistic didapatkan P value 0,416, artinya tidak hubungan antara tingkat kecemasan uji kompetensi ners bebasis exit exam dengan kepecayaan diri melanjutkan pendidikan profesi ners pada mahasiswa semester VII STIKes Kuningan. Disarankan penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi bermanfaat tentang pentingnya memiliki kompetensi dan kepercayaan diri yang baik dalam pelaksanakan praktik klinik mahasiswa, untuk mencegah terjadinya kecemasan yang tinggi dalam uji kompetensi ners berbasis exit exam.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN UJI KOMPETENSI BERBASIS EXIT EXAM DENGAN KEPERCAYAAN DIRI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS PADA MAHASISWA SEMESTER VII STIKES KUNINGAN Yana Hendriana
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.662

Abstract

Ners merupakan seorang tenaga ahli kesehatan yang telah mengikuti pendidikan akademik dan profesi serta memiliki izin praktik untuk memberikan asuhan keperawatan profesional yang diharuskan untuk memiliki kewajiban atas kepemilikan registasi perawat yaitu (STR), syarat memiliki STR yaitu mengikuti uji komptensi profesi keperawatan dan dinyatakan lulus atau kompeten. Fenomena ini dapat memunculkan perasaan khawatir, takut, tegang, dan kecemasan karena takut tidak lulus dalam uji kompetensi dan tidak bisa bekerja apabila belum memiliki STR. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu hubungan antara kepercayaan diri mahasiswa dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi uji kompetensi ners bebasis exit exam pada mahasiswa program profesi ners STIKes Kuningan Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakna teknik penelitian Analitik Kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa semester VII yang bersedia menjadi responden yaitu sebanyak 69 responden, dengan menggunakan total sampling. Data analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji stastistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kecemasan menghadapi uji kompetensi ners berbasis exit exam yaitu sebanyak 55 responden (79,7%), begitupun pada kepercayaan diri sebagian besar responden percaya diri dalam melanjutkan penidikan profesi ners yaitu sebanyak 59 responden (85,5%). Berdasarkan hasil uji statistic didapatkan P value 0,416, artinya tidak hubungan antara tingkat kecemasan uji kompetensi ners bebasis exit exam dengan kepecayaan diri melanjutkan pendidikan profesi ners pada mahasiswa semester VII STIKes Kuningan. Disarankan penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi bermanfaat tentang pentingnya memiliki kompetensi dan kepercayaan diri yang baik dalam pelaksanakan praktik klinik mahasiswa, untuk mencegah terjadinya kecemasan yang tinggi dalam uji kompetensi ners berbasis exit exam.
HUBUNGAN JARAK PANDANG DAN INTENSITAS PENGGUNAAN KOMPUTER DENGAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR DI STIKES KUNINGAN Siti Rohmah; Yana Hendriana; Mutia Agustiani Moonti
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 02 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i02.532

Abstract

Pemakaian komputer semakin meluas seiring perkembangan teknologi. Penggunaan komputer yang tidak sesuai aturan baik dari jarak pandang mata maupun intensitas penggunaan komputer yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan salah satunya yaitu CVS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah adanya hubungan jarak pandang dan intensitas penggunaan komputer dengan kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada mahasiswa S1 Keperawatan tingkat akhir di STIKes Kuningan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan rancangan Cross Sectional yang menggunakan sampel sejumlah 123 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling, pengumpulan data menggunakan pengukuran dan kuesioner. Data yang diperoleh dari penelitian diolah dengan statistik uji Rank Spearman dengan derajat kemaknaan            α = 0,05.