alexander aria sasongko
Parahyangan Catholic University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sebuah Pandangan Tentang Kematian: Bahkan Kematian Memiliki Hati alexander aria sasongko
E-Journal Graduate Unpar Vol. 1 No. 2 (2014): Part F - Theology
Publisher : E-Journal Graduate Unpar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.391 KB)

Abstract

Hal yang pasti dalam kehidupan manusia ialah kematian. Kematian, bagi beberapa orang, mungkin suatu bagian dari siklus kehidupan yang amat menakutkan atau mengerikan. Kematian datang dengan tiba-tiba tidak tahu kapan, dimana, dan bagaimana harus mengalami kematian? Kematian menjadi sebuah misteri yang mana manusia tidak akan pernah dapat menyelaminya. Ketidakpastian akan kehidupan setelah kematian terkadang menjadi sebuah pertanyaan yang terus mengusik benak pikiran manusia. Dalam tulisan ini penulis ingin menyampaikan kepada pembaca bahwa janganlah pernah takut akan kematian. Markus Zusak dalam bukunya yang berjudul The Book of Thief, mengatakan, “Bahkan kematian memiliki hati”. Sebuah pernyataan yang menyentil ke dalam batin setiap manusia. Bukankah kematian itu hanya “kematian”? Bagaimana mungkin seakan-akan kematian itu sesuatu yang hidup? Jika memang kematian memiliki hati, seperti apakah hati itu?