Hodiri Adi Putra
Program Pascasarjana Magister Manajemen Rumah Sakit, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kualitatif Kesiapsiagaan Tim Komite Bencana Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul dalam Menghadapi Bencana Hodiri Adi Putra
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.305 KB) | DOI: 10.32504/hspj.v2i1.22

Abstract

Kesiapsiagaan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul terhadap bencana tercermin dari struktur Tim Komite Bencana. Pengukuran kesiapsiagaan Rumah Sakit diperlukan untuk identifikasi dan klasifikasi penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Kesiapsiagaan Tim Komite Bencana Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul dalam penanggulangan bencana. Penelitian berupa deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel adalah pegawai yang memiliki jabatan dalam Manajemen Bencana Rumah Sakit. Uji validitas menggunakan triangulasi sumber dan metode sedangkan analisis datanya menggunakan analisis isi (content analysis) setelah diolah dengan open code. Instrumen pengukuran menggunakan kriteria Hospital Safety Index 2015. Hasil penelitian didapatkan bahwa Tim komite penanggulangan bencana rumah sakit secara resmi telah dibentuk oleh Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul untuk menanggapi keadaan bencana. Sebagai rumah sakit siaga bencana tercermin dari Struktur Bagan Sistem Komando Penanggulangan Bencana yang telah disepakati bersama. Tim kebencanaan rumah sakit sudah melaksanakan pelatihan kebencanaan untuk meningkatkan pengetahuan dan skill, Pusat Operasi Darurat (POD) rumah sakit berada di area yang aman dan mudah dijangkau serta terlindungi, dilengkapi dengan peta jalur evakuasi, Direktori pemangku kepentingan eksternal dan kontak lainnya tersedia up to date dan dipegang oleh staf penanganan tanggap darurat utama, Kartu aksi untuk semua personil masih dalam proses, menunggu SK turun masih dalam pengajuan ke direktur.