Muhammad Ilham
Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NIKAH SIRRI PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM Muhammad Ilham
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v1i2.203

Abstract

Marriages is a basic right of every body who want to make good and quality family. The term of marriages in nationality or positive law administrative namely marriages registered and unregistered. Today, the marriages unregistered is one of the debatable issues because it assumed illegal marriages. In this paper, writer compared the concept of Islamic and Positive Law toward the Unregistered Marriages. Positively, unregistered marriages is assumed that illegal or not written by Marriage Writer although it become legal based on Islamic Concept. This problem has to concern by every one because it will influence to Kid and Wife’s right. Meanwhile, in Islamic Concept does not know about the Registered Marriages because the marriages is assumed legal if the requirements are fulfilled
SANKSI PIDANA PELAKU KORUPSI DAN PENGEDAR NARKOBA Muhammad Ilham
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v4i2.493

Abstract

Belakangan ini tindakan pidana koropsi dan pengedaran narkoba merajalela di tengah kehidupan bermasyarakat Indonesia, para pelaku tindak pidana korupsi tidak hanya terjadi dikalangan elit politik namun telah menjalar dan merebak pada tingkat Desa dan Kelurahan bahkan pada tingkat pendidikan sekolah. Yang akibatnya tidak hanya pada masyarakat umum saja namun juga berimbas pada anak-anak sebagai peserta didik. Maka tidak heran akibatnya, banyak masyarakat yang sudah tidak percaya dengan elit politik dan pejabat masyarakat serta para pendidik di sekolah-sekolah. Demikian halnya dengan kasus narkoba, dewasa ini telah menyebar kepelosok-pelosok desa sehingga anak-anak yang seharusnya masih butuh dengan pendidikan harus mendekam dalam penjara karena tindakan yang tidak sesuai dengan norma agama dan pancasila.
MONOISME DAN PLURALISME KEBENARAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Muhammad Ilham
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v5i1.603

Abstract

Manusia sebagai makhluk yang berpikir akan terus berupaya mengeksplorasi akalnya untuk menemukan kebenaran yang hakiki dari yang ada, hingga manusia itu menjumpai sumber dari kebenaran yang ada. Tuhan sebagai sumber kebenaran mutlak bagi manusia yang mengimani-Nya, ajaran Islam digali dari sumber utamanya yaitu al-Qur’an dan Hadits, dan proses penggaliannya yang dilakukan oleh masing-masing individu muslim maupun non muslim, dalam ilmu filsafat, paham kebenaran yang ada berasal dari yang serba Esa dikenal dengan istilah monisme, dan kebenaran yang berasal dari yang serba banyak dikenal dengan istilah pluralisme. Dalam pandangan Islam, monoisme merupakan pengakuan akan kebenaran agama selain Islam bertentangan dengan eksistensi agama Islam itu sendiri sebagai satu-satunya agama yang diridhoi Allah swt. menjadi agama yang wajib dianut umat Muhammad saw sedangkan pluralisme dalam kehidupan adalah bagian dari syariat Islam, yaitu realitas stratifikasi kualitas manusia, realitas kehidupan manusia yang bersuku-suku maupun berbangsa-bangsa.