Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL BANGKITAN PERJALANAN DARI PERUMAHAN: STUDI KASUS PERUMAHAN PUCANG GADING, MRANGGEN, DEMAK Jessi Tri Joeni
Jurnal Transportasi Vol. 4 No. 2 (2004)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.38 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v4i2.1776.%p

Abstract

Abstrak Pembangunan komplek perumahan Pucang Gading, pasti akan menimbulkan bangkitan lalu lintas yang baru, sehingga membebani jalur-jalur tertentu maka bangkitan lalu lintas ini harus diantisipasi, dikelola dan disalurkan dengan baik agar pembebanan pada jalur-jalur jalan tidak melampaui kapasitasnya. Bangkitan perjalanan merupakan tahap pertama dari empat tahap konsep perencanaan transportasi. Studi ini diharapkan dapat menyusun suatu bentuk model analitis yang mempresentasikan banyaknya bangkitan pergerakkan per hari dengan variabel-variabel yang mempengaruhi. Di samping itu, dapat diketahui karakteristk perjalanannya.Melalui metode survei kuesioner kepada para responden. Hasil penelitian di kawasan perumahan Pucang Gading, Mranggen, Demak dengan mengambil sampel sebanyak 110 keluarga, dengan data meliputi total trips (total perjalanan) sebagai variabel terikat sedangkan jumlah person, jumlah pekerja, tingkat pendapatan dan kepemilikan kendaraan sebagai variabel bebasnya. Sedangkan untuk karakteristik bangkitan perjalanan dibedakan menjadi dua, yaitu: karakteristik rumah tangga dan karakteristik perjalanan.Berdasarkan analisis regresi dari semua persamaan ada beberapa persamaan yang dapat dipertimbangkan sebagai persamaan akhir untuk memperkirakan jumlah bangkitan perjalanan. Dan setelah di uji dengan memasukkan nilai tiap variabel sesuai dengan data yang didapat dari hasil survei, didapatkan satu persamaan yang paling mendekati kenyataan sebenarnya yaitu: Y = 1,240 + 0,407 X2 + 4,092.10-7 X3 + 2,849.10 - 2 X4, dengan koefisien determinasi 0,546 dan standard error 0,6609 Sedangkan dari hasil survei kuesioner mengenai karakteristik bangkitan perjalanan diketahui bahwa mayoritas warga perumahan Pucang Gading, Batursari, Mranggen, Demak berusia antara 25 sampai 55 tahun (36,367%), sarana transportasi yang rata-rata dimiliki adalah sepeda motor (62,98%), pendapatan keluarga rata-rata sebesar Rp870.300,00 dengan jenis pekerjaan sebagian besar adalah pegawai swasta (34,55%), moda yang banyak digunakan untuk memuali perjalanan adalah sepeda motor (55%), sedangkan untuk frekuensi perjalanan keluarga rata-rata adalah sebanyak dua kali per hari.Kata-kata kunci: bangkitan perjalanan, karakteristik perjalanan, trips
ANALISIS PENGARUH KNOWLEDGE, WORK TRAINING, RISK BEHAVIOR DAN USE OF PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT TERHADAP LOADING AND DISCHARGING WORK SAFETY (Studi Kasus pada Pelabuhan Tanjung Emas Semarang) Jessi Tri Joeni; Flaurina Naufalatan
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh knowledge, work training, risk behavior, dan use of personal protective equipment, secara parsial terhadap loading and discharging work safety (Studi Kasus pada Pelabuhan Tanjung Emas Semarang). Populasi dalam penelitian ini adalah semua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan sampel penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan jenis sampling yaitu simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif, data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan (Software) Statistic Package For Social Science (SPSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel knowledge, work training, risk behavior, dan use of personal protective equipment berpengaruh secara parsial terhadap loading and discharging work safety (Studi Kasus pada Pelabuhan Tanjung Emas Semarang). Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = -2,004 + 0,295 X1 + 0,271 X2 + 0,243 X3 + 0,340 X4 + μ. Dari persamaan regresi tersebut dapat diketahui bahwa variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap loading and discharging work safety adalah variabel use of personal protective equipment dengan koefisien regresi 0,328. Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square = 0,623) berarti sebesar 62,3%, koefisien variabel knowledge, work training, risk behavior, dan use of personal protective equipment berpengaruh terhadap loading and discharging work safety. Nilai koefisien determinasi sebesar 62,3% sedang sisanya (100% - 62,3% = 37,7%) dipengaruhi variabel lain diluar penelitian atau diluar model persamaan regresi.