Wullur, Christian Wely
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Musamus

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS BAHAN ISOLATOR DINDING TUNGKU CRUCIBLE PELEBURAN ALUMINIUM KAPASITAS 6 KG Klemens A Rahangmetan; Rahab M Bako; Christian Wely Wullur
MUSTEK Vol 8 No 03 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i03.2998

Abstract

Aluminium yang akan di lebur dalam jumlah kecil maupun sedang tentunya menggunakan tungku crucible, sehingga hasil yang di inginkan dari logam cair yang baik tentunya prosesnya dengan sebuah tungku yang tentunya harus memiliki diding isolator yang baik sehingga mampu menahan panas yang di hasilkan dari bahan bakar yang digunakan, proses pengecoran dan bahan yang dilelehkan akan menjadi sempurna jika tungku tersebut memiliki kualitas yang baik, crusible merupakan salah satu jenis tungku yang digunakan untuk peleburan logam aluminium. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas penggunaan semen api, semen putih dan bata merah sebagai bahan isolasi pembuatan dinding tungku crucible peleburan aluminium. Sehingga dapat mengahasilkan suatu tungku yang tentunya dapat digunakan untuk peleburan logam aluminium. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode analisis dan ekperimen untuk mengetahui kualitas dinding tungku crucible yang nantinya akan digunakan untuk peleburan logam aluminium. Isolator yang digunakan pada tungku tersebut adalah bata api dan semen tahan api. Kapasitas yang dibuat dalam penelitian ini adalah 6 kg aluminium.
PENGGUNAAN KOMPOR ENERGI MATAHARI UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA Christian Wely Wullur; Peter Sahupala; Daniel Parenden
MUSTEK Vol 9 No 01 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i01.3000

Abstract

Kebutuhan Energi yang dibutuhkan untuk memasak dibutuhkan setiap hari di hampir setiap rumah tangga, tetapi wilayah Indonesia kaya akan energi matahari, terutama selama musim kemarau. Karena itu, penggunaan kompor energi matahari rumah tangga sangat cocok. Keberhasilan penggunaan kompor energi matahari ini tergantung pada seberapa besar dan berapa lama matahari memancarkan radiasi termal. Dengan kata lain, itu tergantung cuaca. Untuk menyelidiki lebih lanjut potensi penggunaan energi surya untuk masakan rumahan, seorang kolektor energi matahari berdiameter 166 cm dan aluminium foil sebagai reflektor diselidiki dan diuji. Tes dilakukan dengan memanaskan 2,5 liter air. Dari hasil pengujian dalam berbagai kondisi radiasi matahari, kisaran radiasi matahari adalah 500. Sekitar 3 jam, dari W / m2 hingga 900 W / m2. Efisiensi maksimum dari kompor matahari adalah 12%.
Metode Pemilihan Material Tabung CNG Menggunakan Metode Performace Indexes Bangkit Indriyana; Christian Wely Wullur
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 1 No 02 (2019): Musamus Journal of Elektro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v1i02.1490

Abstract

The compressed natural gas (CNG) cylinder pressure vessel become important in NGV fuel driving system because demand in CNG base as increase. The selection of material should be made effectively to reduce cost and to improve properties of the vessel. The choice of material cannot be made independently of the choice of process by which the material is to be formed, assemblied, finished, and otherwise treated. Cost enters, both in the choice of material and in the way the material is processed. Fully metal CNG pressure vessel is cheap but it is the heaviest pressure vessel compare to other materials. Composite has become an alternative material for CNG pressure vessel since it properties can be modified based on market needed. In this paper, the process of material selection for CNG pressure vessel using performance indexes have been analyzed. The result showing that material AA 6061-T6/S-Glass full wrapped has the highest Performance Indexes point.
Analisis Korosi Baja Karbon yang di Proteksi Anoda Korban Cipto Cipto; Farid Sariman; Christian Wely Wullur; Klemens A Rahangmetan
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 2 No 01 (2019): Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v2i01.2623

Abstract

Korosi menyebabkan penurunan kualitas material, lingkungan dengan konsentrasi NaCl menyebabkan agresifitas korosi. Baja karbon sangan rentan mengalami korosi pada lingkungan air laut dan air payau, karena terdapat konsentrasi NaCl. Proteksi Anoda merupakan pencegahan korosi pada konstruksi atau instalasi yang berada lingkungan air laut dan air payau, anoda korban yang bernilai potensial lebih negatif dipasangkan dengan material konstruksi, sehingga reaksi oksidasi terjadi pada anoda korban dan reaksi reduksi terjadi pada material konstruksi. Metode eksperimental digunakan pada penelitian ini, kinerja alumunium anoda korban dalam melindungi baja karbon diketahui dengan cara mengkorosikan baja karbon. Nilai laju korosi baja karbon tanpa anoda korban pada lingkungan air laut 6,4337 MPY pada lingkungan air payau 4,8222 MPY. Anoda korban dengan luas penampang 1200 mm2 lebih baik dalam melindungi baja karbon terhadap korosi, penurunan nilai laju korosi baja karbon pada lingkungan air laut 48% (2,3556 MPY) dan penurunan nilai laju korosi baja karbon pada lingkungan air payau 51% (1,4002 MPY).
Perencanaan Cold Storage Untuk Penyimpanan Produk Ikan Mujair di Kabupaten Merauke Yulius Frengky Berek; Peter Sahupala; Daniel Parenden; Klemens A Rahangmetan; Christian Wely Wullur; Farid Sariman
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v2i02.3061

Abstract

Adapun tujuan dari penulisan ini adalah Menghitung beban pendinginan pada cold storage ikan beku, Menghitung prestasi siklus kompresi uap meliputi laju aliran massa, daya kompresor, dan COP.Penelitian ini menggunakan metode rancangan teoritis. Perancangan cold storage untuk penyimpanan produk ikan mujair di daerah merauke, dengan kapasitas satu container tersebut akan dihitung berapa besar pembebanan pendingin yang harus diberikan sehingga mendapatkan efisiensi cold storage yang maksimum. Data rancangan diperoleh dari hasil pengamatan dilapangan.Adapun hasil perhitungan menunjukkan bahwa Refrigeran yang digunakan Refrigeran 12 (R-12), Produk ikan mujair = 14,04 ton = 14.040 kg, Suhu cold storage : 10° C,Superheated:5°C, Temperatur refrigeran di kondenser : 35° C, Temperatur refrigeran di evaporator : 5° C, Tekanan di kondenser : 0,80 MPa Tekanan di evaporator : 0,40 Bar serta COP : 4,7
Studi Pemanfaatan Pasang Surut Air Laut Untuk Pembangkit Daya Mikael Adrisno Lusi; Peter Sahupala; Christian Wely Wullur; Daniel Parenden; Klemens A Rahangmetan; Farid Sariman
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v2i02.3074

Abstract

Pemanfaatan energi baru terbarukan (renewable) bisa menjadi salah satu solusi keterbatasan energi fosil.Energi arus laut merupakan energi terbarukan yang diakibatkan oleh pasang surut air laut. Tujuan dari penelitian ini adalah Menentukan suatu perencanaan secara teoritis pembangkit energy pasang surut air laut di kabupaten Mereuke-Papua serta menganalisis potensi daya yang dapat di bangkitkan dengan menggunakan data pasang surut air laut di kabupaten Merauke,Metode yang di lakukan dalam penelitian ini yaitu Metode Kualitatif, dimana hanya memerlukan pengolahan data yang telah tersedia. Adapun lokasi memperoleh data yang berkaitan dengan permasalahan dalam penulisan ini bertempat di muara sungai Merauke dan pengambilan data di PT. PELINDO Merauke dan BMKG Merauke. Adapun hasil perhitungan menunjukkan bahwa ketinggian gelombang sebanding dengan besaran daya yang dihasilkan. Semakin besar ketinggian gelombang maka daya yang dihasilkan semakin besar pula dan dengan ketinggian antara 0,70 – 3,25 meter menghasilkan daya sebesar 94.115,18 – 5.261.198,29 Watt
Pemanfaatan Energy Radiasi Matahari Untuk Kebutuhan Rumah Tangga Samuel Latupeirissa; Peter Sahupala; Christian Wely Wullur; Andriyono Andriyono; Klemens a Rahangmetan; Rahab M Bako
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v2i02.3075

Abstract

Tujuan dari penelitian ini merancang alat memasak dengan pemanfaatan rediasi sinar matahari yaitu membuat rancangan kompor energi surya dan menganalisis perpindahan kalor.Penelitian ini menggunakan metode rancangan dan eksperimen, dimana kompor energi matahari dibuat dan diuji efisiennya. Analisis data menggunakan metode perhitungan perpindahan kalor secara radiasi.Dengan memanaskan air sebanyak 800 mL dengan suhu awal 28oC mencapai 84,1oC dengan temperatur kolektor 94oC pada tanggal 14 Mei 2020. Dari temperatur tersebut maka diperoleh besar pelepasan kalor pada kolektor 2,442417 Watt, besar energi yang diterima oleh kolektor sebesar 38,463 Watt dan energi yang diterima oleh air sebesar 19,8254 Watt maka diperoleh efisiensi kolektor 53% dan efisiensi kompor 51,5%. Penelitian tanggal 15 Mei 2020, terlihat bahwa temperatur yang tinggi diperoleh pada pukul 12.10 WIT. Dimana temperatur cermin 90oC dan temperatur mencapai 82,6oC. Dari temperatur tersebut maka diperoleh besar pelepasan kalor pada kolektor 2,098828 Watt, besar energi yang diterima oleh kolektor sebesar 38,463 Watt dan energi yang diterima oleh air sebesar 25,6564 Watt maka diperoleh efisiensi kolektor 65% dan efisiensi kompor 66,7%.
Modifikasi Alat Penyuir Daging Dengan Variasi Putaran Dan Jumlah Mata Pisau Serta Waktu Pengilingan Daging Paoce M Konakaimu; Andriyono Andriyono; Daniel Parenden; Peter Sahupala; Christian Wely Wullur; Cipto Cipto
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v2i02.3076

Abstract

Modifikasi Mesin Alat Penyuir Daging dengan variasi putaran dan menambahkan jumlah mata pisau serta menambahkan variasi waktu pengilingan daging. Mmodifikasi mesin penyuir daging dan ikan ini bertujuan untuk mempermudah proses penyuiran daging dan ikan menjadi suiran yang mempunyai ukuran yang seragam sebagai bahan baku pembuatan abon. Tahapan dalam pembuatan mesin penyuir daging ini terdiri atas tahap perancangan, tahap manufaktur,tahap perakitan tahap pengujian.Spesifikasi mesin penyuir daging abon di rancang bangun yaitu.susunan perancangan yang di rancang . Panjang bak penampung 400 mm, lebar 300 mm dan tinggi 335 mm dengan menggunakan bahan stainless steel. Pengerak mesin penyuir daging menggunakan motor listrik berdaya 1 HP dengan putaran 1420 rpm. Transmisi yang digunakan menggunakan puli dan sabuk-v. Poros penyuir yang digunakan berbahan baja ST 37 berdiameter 14 mm dengan putaran poros penyuir 1000 rpm dan 750 rpm. Putaran poros dan waktu penyiuran yang paling efektif adalah pada pengujian 1000 rpm dengan jumlah mata pisau 19 buah dan lamanya waktu penyiuran adalah 60 detik untuk bahan abon ikan maupun daging dalam setiap 500 gram.
Rancangan Antena Microstrip pada Frekuensi 145.9 Mhz Terpolarisasi Sirkular untuk Satelit IiNUSAT-1 Adik Putra Andika; Christian Wely Wullur
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 3 No 01 (2020): Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v3i01.3440

Abstract

Antena microstrip adalah suatu konduktor metal yang menempel di atas ground plane yang di antaranya terdapat material dielektrik. Di Indoneisa ada Satelit IiNUSAT-1 merupakan satelit nano yang memiliki dimensi kecil sehingga pada satelit tidak memungkinkan pembuatan antena dengan polarisasi sirkular yang memiliki dimensi lebih besar dari dimensi satelit dimana pada satelit menggunakan antena linier cross dengan polarisari polar. Salah satu yang paling mudah dan yang paling banyak digunakan dalam perancangan patch antena microstrip adalah rectangular patch antenna. Dalam perancangan antena microstrip 145.9 MHz polarisasi sirkular ini adalah menentukan karakteristik awal yaitu return loss = -10dB, VSWR < 2, polarisasi sirkular, substrat yang digunakan adalah FR4 dengan ketebalan h=1.6 mm. Kemuidian nilai L = 47.6 cm, W = 47.6 cm, fd1 = 3.2 cm, fd2 = 19.2 cm, Wg = 60.4 cm dan h = 3.2 mm. Hasil yang didapatkan, simulasi antenna microstrip 145.9 MHz belum memenuhi kriteria desain dengan hasil nilai return loss adalah -0,44 dB.
Pengaruh Penggunan Knalpot Catalytic Converter dengan Katalis Arang Kayu Bus (Eucaliptus) terhadap Gas Buang Kendaraan Cipto Cipto; Farid Sariman; Christian Wely Wullur
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 3 No 01 (2020): Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v3i01.3442

Abstract

Konsumsi bahan bakar fosil terus meningkat, seiring dengan perkembangan industri otomotif. Hal tersebut juga didukung dengan tingginya arus transportasi, baik oleh kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan-kendaraan besar yang menjadi moda transportasi barang dan jasa. Perkembangan industri otomotif, tingginya arus transportasi menyumbang polusi udara yang bersumber dari emisi. Emisi berbahaya bagi kesehatan manusia. Penelitian terkait emisi dan bagaimana mereduksi emisi merupakan hal penting. Salah satu metode yang digunakan untuk mereduksi emisi yaitu menggunakan catalytic converter dengan catalist arang. . Berdasarkan hasil penelitian catalytic converter dengan katalis arang aktif kayu bus, dapat menjadi adsorben penyerap gas hidro karbon (HC) sebsar 50%, dan gas karbon monoksida (CO) sebesar 37%.