Rosna Nurdin
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Guru Dalam Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan di TK Ta’mir Toli-Toli: The Application of Teachers in Character Education Through Methods Habituation at Ta'mir Toli-Toli Kindergarten Rosna Nurdin
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Penerapan Guru dalam Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan Di TK Ta’mir Toli-toli. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kulitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data menggunakan observasi/pengamatan, wawancara, dan dokumentasi, serta teknik analisis data menggunakan teknik penyajian data, mereduksi data,verifikasi data,serta menggunakan pengecekan keabsahan data. Adapun hasil dari penelitian ini TK Ta’mir Toli-toli melaksanakan penerapan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan adalah sekolah tidak hanya menginginkan anak cerdas padai kognitifnya saja namun juga berkembang pada sisi kepribadiannya, 2) Nilai-nilai pendidikan karakter di TK Ta’mir Toli-toli antara lain disiplin, tanggung jawab, tertib, religius, toleransi, budaya antri, sopan santun, mandiri, menghargai, percaya diri, patuh, kepemimpinan, jujur, empati, tolong- menolong, dan kasih sayang. 3) Proses penanaman nilai-nilai karakter dilakukan melalui program-program sekolah. 4) Metode yang digunakan untuk menanamkan nilai karakter yaitu, metode bercerita, metode keteladanan, metode karyawisata, metode pembiasaan, metode bernyanyi. 5) Peran dari guru yaitu sebagai teladan dan pembimbing anak dalam penanaman nilai-nilai karakter di TK Ta’mir Toli-toli. 6) Faktor pendukung meliputi: (a) Guru yang memiliki kompetensi, (b) Guru yang berkomitmen dalam pelaksanaan pendidikan karakter, (c) Orang tua yang ikut berperan dalam pelaksanaan pendidikan karakter. 7) Sedangkan faktor penghambatnya meliputi: (a) Sebagian kecil orang tua masih ada yang menyerahkan pendidikan anak kepada sekolah, (b) Ketidakkonsistenan sebagian orang tua dalam pembiasaan kepada anak untuk berperilaku baik.