Meira Hidayati
Politeknik Piksi Ganesha, Bandung, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Rujukan Pasien Menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 di Puskesmas Atsni Wirastuti; Tuti Nurani; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.336 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.179

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan kegiatannya secara menyeluruh, terpadu yang berkesinambungan pada suatu masyarakat yang bertempat tinggal dalam suatu wilayah tertentu. Salah satu pelayanan yang ada dalam sistem pelayanan puskesmas adalah pelayanan rujukan pasien. Sistem rujukan adalah sistem yang dikelola secara strategis, proaktif, pragmatif dan koordinatif untuk menjamin pemerataan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang paripurna dan komperensif bagi masyarakat yang membutuhkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem informasi rujukan pasien di puskesmas X, permasalahan dan bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi di lapangan, wawancara kepada petugas rekam medis yang bertugas dalam proses pembuatan rujukan pasien serta pelaporan rujukan pasien dan studi pustaka yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang di kaji. pengembangan perangkat lunak menggunakan metode waterfall. Sedangkan perancangan sistem informasi menggunakan pemodelan DFD (Data Flow Diagram) yang di implementasikan dengan menggunakan Bahasa pemrograman Microsoft Visual Studio 2010 dan Microsoft Acces 2016 sebagai database. Hasil: dari hasil penelitian didapatkan beberapa masalah mengenai pelaporan rujukan pasien di puskesmas X yaitu rekapitulasi pasien yang dirujuk di puskesmas X setiap harinya di rekap dengan cara menghitung jumlah pasien yang dirujuk, proses penyusunan laporan yang masih kurang efisien karna harus di rekap ulang kedalam Microsoft Excel, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyajkan informasi. Kesimpulan: oleh sebab itu dibuatkan sistem informasi rujukan pasien untuk mempermudah petugas dalam proses pengolahan rujukan dan pelaporan rujukan pasien.
Analisis Sistem Penyimpanan Rekam Medis Rawat Jalan Guna Menunjang Efektivitas Kerja di Rumah Sakit Islam Assyifa Nori Laelatul Fitriani; Erdha Anisa BP; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3987.989 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.186

Abstract

LatarBelakang: Sebagai mahasiswa yang lahir dan hidup di Sukabumi, tentunya sudah menjadi tanggung jawab moril, untuk bisa memberikan sumbangsih terhadap daerahnya sendiri. Hal tersebut lah yang menjadi alasan mengapa topik ini diteliti oleh penulis. Tujuan: Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk memberikan pengaruh terhadap sistem penyimpanan rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Islam Assyifa agar sesuai dengan efektivitas kerja serta untuk memenuhi tugas akhir. Metode: Tulisan ini merupakan jenis penelitian kualitatif, yaitu pengambilan data dengan mengamati manusia dan perilakunya, lalu data tersebut di interpretasikan sesuai analisis penulis dalam bentuk deskriptif. Penelitian dilaksanakan di RS Islam Assyifa Kota Sukabumi dengan meggunakan metode observasi dengan cara menggali informasi melalui wawancara secara mendalam. Hasil: Hasil dari penelitian ini diantaranya adalah ditemukannya suatu kesinambungan antara latar belakang SDM yang ada di unit rekam medis dengan eksekusi kerja SDM rekam medis dilapangan. Lalu sistem desentralisasi yang diterapkan di unit rekam medis Rumah Sakit tersebut berdasarkan hasil wawancara dan analisis penulis terjadi banyak kekurangan. Hasil dari penelitian ini juga ditemukan banyak kendala salah satunya adalah kurang lebih 30% berkas rekam medis belum disusun dan dirapikan kembali ke rak filling karena sering terjadi human error. Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa sistem filling RS tersebut perlu melakukan banyak evaluasi, sebab sistem filling merupakan hal yang sangat penting dalam unit rekam medis suatu Rumah Sakit. Keberhasilan sistem rekam medis merupakan suatu representasi dari kualitas pelayanan publik, terutama dalam pelayanan kesehatan.
Analisis Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di RSUP Dr. Hasan Sadikin Ridwan Cahya Sunardi; Fahrul Rizal Pahlepi; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4779.928 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.187

Abstract

Latar Belakang: Keterlambatan pengembalian berkas Rekam Medis Pasien Rawat Jalan dapat menghambat proses pengelolaan Rekam Medis dan Pelayanan Rawat Jalan Di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Standar Pengembalian berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung adalah segera setelah segera setelah pelayanan atau 1 x24 jam. Tujuan: Tujuan penelitiaan ini adalah ingin mangetahui lebih dalam tentang pengembalian rekam medis rawat jalan apakah sudah sesuai standar oprasional prosedur yang berlaku di RSUP Dr. Hasan Sadikin Metode: Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik sampel yang di gunakan adalah teknik simple random sampling dengan jumlah sample 100 berkas rekam medis rawat jalan dari total kunjungan pasien rawat jalan sebanyak 12461 pada bulan juni 2021. Hasil: Dari hasil penelitian penulis terjadi ketidaksesuaian standar oprasional prosedur yang berlaku di RSUP Dr. Hasan Sadikin, dimana terjadi keterlambatan pengembalian rekam medis yang seharusnya dikembalikan 1x24jam ternyata penelitian menunjukan bahwa keterlambatan pengembalian rekam medis terendah pada tgl 2 s/d 14 Juni 2021 sebanyak 30 berkas rekam medis (60%) dan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis tertinggi pada tgl 15 s/d 30 Juni 2021 sebanyak 36 berkas rekam medis (72%). Kesimpulan: Ketidaksesuainya prosedur yang ada dengan pelaksanaan di lapangan masih terjadi keterlambatan pengembalian total dari keseluruhan sempel yang di ambil terjadi keterlambatan sebesar 72% dan yang terendah sebesar 60% yang dikarenakan tidak ada pengecekan terhadap rekam medis yang di pinjam dengan yang dikembalikan oleh perawat dan petugas poliklinik.
Analisis Lonjakan Pasien COVID-19 Terhadap Pemenuhan Fasilitas di RS Jasa Kartini Tasikmalaya Fakhrunisa Rajbia; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3222.983 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.188

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya jumlah pasien COVID-19 di Indonesia mengakibatkan penuhnya rumah sakit dan tenaga kesehatan yang mulai kewalahan dengan jumlah pasien yang terus bertambah dari hari ke hari sehingga mengakibatkan pelayanan yang diberikan kurang maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membahas penyebab, akibat dan solusi terkait lonjakan pasien COVID-19 khususnya di Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan model analisis triangulasi sumber data. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit jasa Kartini Tasikmalaya pada bulan April-Mei 2021. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 685 kasus dengan sampel sebanyak 500 kasus. Hasil: Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa penyebab umum lonjakan pasien COVID-19 adalah kejenuhan masyarakat terhadap pandemi sehingga masyarakat mulai lalai menjalankan protokol kesehatan, mobilitas tinggi akibat efek Ramadhan dan Libur Idul Fitri, banyak orang yang terus mudik lebaran. Alasan khusus lonjakan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Jasa Kartini adalah letak Rumah Sakit yang strategis sehingga mudah dijangkau pasien, dan Rumah Sakit ini telah ditetapkan oleh pemerintah daerah sebagai Rumah Sakit yang melayani pasien COVID-19 di Tasikmalaya. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini terdapat dampak yang dirasakan rumah sakit dengan bertambahnya pasien COVID-19 adalah fasilitas tempat tidur selalu terisi penuh, dan tenaga kesehatan yang kewalahan karena pasien terus bertambah. Solusi yang peneliti usulkan diharapkan Rumah Sakit Jasa Kartini menambah tempat tidur untuk pasien COVID-19 dan menambah tenaga kerja kesehatan sehingga akan berdampak pada pelayanan yang semakin optimal.