Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONDISI PERAIRAN KOLAM PELABUAHAN SUNDA KELAPA DITINJAU DARI SEGI FISIK DAN KIMIA PERAIRANNYA Effendi, Muchdar
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.516 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v1i1.166

Abstract

Pelabuhan Sunda Kelapa sangat stragegis, dilihat dari fungsi nya sebagai pelabuhan rakyat dan bongkar muat serta mempunyai arti sejarah yang penting. Selain sebagai pelabuhan tertua di Indonesia, pelabuhan Sunda Kelapa juga merupakan salah satu objek wisata yang cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan manca negara dan domestik. Untuk padatan tersuspensi disetasiun 1, 4 dan 5 lebih tinggi pada saat surut. Di setasiun lainnya terjadi hal sebaliknya, dimana kandungan padatan tersuspensi lebih tinggi pada saat pasang naik. Temperatur perairan pelabuhan berkisar antara 28o C - 29o C pada waktu pengamatan saat pasang dan 24o C - 29,5o C pada saat surut (malam hari). Nilai pH perariran berkisar antara 7,01 – 8,8 baik pada saat pasang maupun pada saat surut dengan Kadar oksigen terlarut berkisar antara 0,4 – 7,1 mg/l pada saat pasang dan 0,4 – 72 mg/l pada saat surut. Nilai BOD berkisar antara 3,15 –15,57 mg/l pada saat surut dan 5,41 – 15,88 mg/l pada saat pasang. Nilai COD berkisar antara 128 – 356 mg/l pada saat surut dan 76 – 368 mg/l pada saat pasang. Nilai Cu, Pb, Merkuri (Hg), dan Pertisida umumnya sudah melewati nilai ambang baku mutu yang telah ditetapkan.
KONDISI PERAIRAN KOLAM PELABUAHAN SUNDA KELAPA DITINJAU DARI SEGI FISIK DAN KIMIA PERAIRANNYA Muchdar Effendi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.516 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v1i1.166

Abstract

Pelabuhan Sunda Kelapa sangat stragegis, dilihat dari fungsi nya sebagai pelabuhan rakyat dan bongkar muat serta mempunyai arti sejarah yang penting. Selain sebagai pelabuhan tertua di Indonesia, pelabuhan Sunda Kelapa juga merupakan salah satu objek wisata yang cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan manca negara dan domestik. Untuk padatan tersuspensi disetasiun 1, 4 dan 5 lebih tinggi pada saat surut. Di setasiun lainnya terjadi hal sebaliknya, dimana kandungan padatan tersuspensi lebih tinggi pada saat pasang naik. Temperatur perairan pelabuhan berkisar antara 28o C - 29o C pada waktu pengamatan saat pasang dan 24o C - 29,5o C pada saat surut (malam hari). Nilai pH perariran berkisar antara 7,01 – 8,8 baik pada saat pasang maupun pada saat surut dengan Kadar oksigen terlarut berkisar antara 0,4 – 7,1 mg/l pada saat pasang dan 0,4 – 72 mg/l pada saat surut. Nilai BOD berkisar antara 3,15 –15,57 mg/l pada saat surut dan 5,41 – 15,88 mg/l pada saat pasang. Nilai COD berkisar antara 128 – 356 mg/l pada saat surut dan 76 – 368 mg/l pada saat pasang. Nilai Cu, Pb, Merkuri (Hg), dan Pertisida umumnya sudah melewati nilai ambang baku mutu yang telah ditetapkan.
KONDISI PERAIRAN KOLAM PELABUAHAN SUNDA KELAPA DITINJAU DARI SEGI FISIK DAN KIMIA PERAIRANNYA Effendi, Muchdar
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2000)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Sunda Kelapa sangat stragegis, dilihat dari fungsi nya sebagai pelabuhan rakyat dan bongkar muat serta mempunyai arti sejarah yang penting. Selain sebagai pelabuhan tertua di Indonesia, pelabuhan Sunda Kelapa juga merupakan salah satu objek wisata yang cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan manca negara dan domestik. Untuk padatan tersuspensi disetasiun 1, 4 dan 5 lebih tinggi pada saat surut. Di setasiun lainnya terjadi hal sebaliknya, dimana kandungan padatan tersuspensi lebih tinggi pada saat pasang naik. Temperatur perairan pelabuhan berkisar antara 28o C - 29o C pada waktu pengamatan saat pasang dan 24o C - 29,5o C pada saat surut (malam hari). Nilai pH perariran berkisar antara 7,01 – 8,8 baik pada saat pasang maupun pada saat surut dengan Kadar oksigen terlarut berkisar antara 0,4 – 7,1 mg/l pada saat pasang dan 0,4 – 72 mg/l pada saat surut. Nilai BOD berkisar antara 3,15 –15,57 mg/l pada saat surut dan 5,41 – 15,88 mg/l pada saat pasang. Nilai COD berkisar antara 128 – 356 mg/l pada saat surut dan 76 – 368 mg/l pada saat pasang. Nilai Cu, Pb, Merkuri (Hg), dan Pertisida umumnya sudah melewati nilai ambang baku mutu yang telah ditetapkan.