This Author published in this journals
All Journal FITRA
Riza Yuliadi, M.Pd
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KINERJA GURU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR Riza Yuliadi, M.Pd; Rova Ritmalasari, S.Pd
FITRA Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari - Juni 2017
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi suatu permasalahan yang berkenaan dengan rendahnya motivasi belajar siswa di kelas. Hal ini terlihat dari perilaku siswa yang kurang semangat dalam belajar, di mana siswa enggan bertanya dan mengemukakan pendapat saat pembelajaran berlangsung, sehingga berakibat pada menurunnya prestasi belajar. Salah satu faktornya disebabkan oleh masih rendahnya kinerja guru praktek pengalaman lapangan (PPL) di MTsN Samadua tahun pelajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh kinerja guru PPL terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel berjumlah 77 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen (angket sedangkan  teknik analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 21 for Windows. Hasil pengujian hipotesis dari hasil korelasi dapat dijelaskan bahwa nilai Sig. 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan yang signifikan antara kinerja guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Sedangkan hasil determinasi (r2) sebesar 0,363, maka dapat diartikan bahwa  sebesar 36,3% motivasi siswa dipengaruhi oleh kinerja guru. Sedangkan sisanya 63,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar pembahasan penelitian ini. Kata Kunci : Kinerja Guru dan Motivasi Belajar
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PROBLEM SOLVING Riza Yuliadi, M.Pd; Triworo Pujiastuti, S.Pd
FITRA Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari - Juni 2018
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas  VII-4 MTsN Tapaktuan. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional dan pengulangan sehingga menyebabkan proses pembelajaran menjadi pasif dan membosankan. Salah satu cara untuk menuntaskan aktivitas guru, siswa, hasil belajar, dan respon yaitu dengan menggunakan model problem solving. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Apakah model problem solving dapat menuntaskan hasil belajar siswa pada materi zakat mata pelajaran fiqh kelas VII-4 MTsN Tapaktuan?. Tujuan penelitian yang hendak diperoleh adalah: Untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam materi zakat dengan menggunakan model problem solving pada siswa kelas VII-4 di MTsN Tapaktuan Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan pada semester 2 tahun ajaran 2016/2017 dalam dua siklus. Subjek penelitian ini siswa kelas VII-4 MTsN Tapaktuan yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan angket. Teknik analisis pengumpulan data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penuntasan pada aktivitas guru 86% berkategori sangat baik, aktivitas siswa 94% berkategori sangat baik, hasil rata-rata kelas 76,67 dan respon siswa 85,1% yang berkategori sangat baik dan mencapai KKM. Ini artinya penelitian dengan menggunakan model problem solving pada materi zakat sudah tuntas pada siklus II. sehingga, dari hasil penelitian di atas, agar penelitian ini bisa menjadi pedoman bagi para dewan guru agar menguasai dan mencoba untuk menerapkan model pembelajaran seperti model problem solving supaya suasana pembelajaran lebih hidup, bervariasi, dan terbukti efektif dapat menuntaskan hasil belajar. Kata Kunci : Aktivitas, Hasil Belajar, Problem Solving
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS DAN SOLIDARITAS SISWA DENGAN MODEL KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) Riza Yuliadi, M.Pd
FITRA Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2016
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi suatu permasalahan yang berkenaan dengan rendahnya  hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 3 Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Hal ini terlihat dari perilaku siswa yang cenderung hanya mendengar dan mencatat pelajaran yang diberikan guru, sehingga pada menurunnya prestasi belajar mereka.  Untuk peningkatan prestasi tersebut, salah satunya diujicoba dengan menggunakan model kooperatif think pair share (TPS). Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan jumlah siswa 30 orang. Adapun instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari tes hasil belajar IPS dan angket solidaritas sosial siswa. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan pada akhir siklus dengan menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siklus I nilai rata-rata hasil belajar IPS memperoleh nilai ≥ 65 (kategori cukup) juga mengalami peningkatan di siklus II menjadi 76,67%.  Solidaritas sosial siswa ini juga terjadi peningkatan. Indikatornya adalah “kepedulian” meningkat dari 60% menjadi 87,67%; “tanggung jawab sosial” meningkat dari 63,33% menjadi 86,67%; “bekerja sama dengan teman” meningkat dari 66,67% menjadi 86,67%; “toleransi” meningkat dari 73,33% menjadi 86,67%; “menghargai teman” meningkat dari 76,67% menjadi 80%; “membudidayakan sikap sportif” meningkat dari 70% menjadi 80%; “mendengarkan teman” meningkat dari 63,33% menjadi 80%; “mengendalikan emosi” meningkat dari 76,67% menjadi 80%. Penggunaan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share juga mengalami peningkatan untuk masing-masing indikatornya, yaitu dengan nilai > 70. Model pembelajaran kooperatif Think Pair Share dapat dijadikan salah satu alternatif bagi guru dalam menyajikan pelajaran pada mata pelajaran IPS. Kata Kunci : Kooperatif TPS, Hasil Belajar IPS, Solidaritas Sosial Siswa