This Author published in this journals
All Journal FITRA
Marsuni, MA
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KLASIK (Pertumbuhan dan Perkembangan) Marsuni, MA
FITRA Vol 1, No 2 (2015): Vol. 1 No. 2 Juli - Desember 2015
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan mengenai pendidikan Islam, tidak dapat dilepaskan dari fondasi kesejarahan yang diletakkan pada masa Nabi; baik dalam periode Makkah maupun periode Madinah. Pada masa inilah, berbagai landasan penting dibentuk dan menjadi acuan dalam perkembangan pendidikan pada masa selanjutnya. Sebagai figur sentral dalam sejarah Islam, Nabi Muḥammad Saw senantiasa bergelut dan memberi respons aktif terhadap berbagai persoalan yang mengemuka dan sekaligus menjadi acuan dalam rekayasa sosial (social engineering) melalui pendidikan. Pada masa peselanjutnya, perkembangan sistem pendidikan Islam berkembang, pendidikan Islam dilaksanakan di lembaga seperti kutāb dan mesjid dengan materi pengajarannya berkisar tentang pendidikan agama, menulis dan membaca al-Qur’ān dan pendidikan yang sifatnya vokasional seperti berenang, memanah dan sebagainya. Setelah Islam tersebar luas, maka lahirlah pusat-pusat  pendidikan Islam, seperti di Mekkah, Madinah, Basrah, Kufah, Damsyik  dan Fustat, yang diajarkan tentang  materi pelajaran al-Qur’ān, pokok-pokok agama Islam dan juga materi yang sifatnya vokasional dan sebagainya. Kata Kunci : Pendidikan Islam Pertumbuhan dan Perkembangan
PENERAPAN MODEL KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN Marsuni, MA
FITRA Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Juli - Desember 2016
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kontekstual adalah suatu konsep tentang pembelajaran yang membantu guru-guru untuk menghubungkan isi bahan ajar dengan situasi-situasi dunia nyata serta penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga, warga negara, dan pekerja serta terlibat aktif dalam kegiatan belajar yang dituntut dalam pelajaran. Pendekatan kontekstual ini juga perlu diterapkan mengingat sejauh ini pendidikan masih didominasi oleh pandangan bahwa pengetahuan sebagai perangkat fakta-fakta yang harus dihafal. Dalam hal ini fungsi dan peranan guru masih dominan sehingga siswa menjadi pasif dan tidak kreatif. Melalui model ini siswa diharapkan belajar dengan cara mengalami sendiri bukan menghafal. Kontekstual ini juga menekankan pada proses keterlibatan siswa untuk menemukan materi, artinya proses pengalaman secara langsung, dan tidak mengharapkan agar siswa hanya menerima pelajaran, akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. Di samping itu, konstektual ini juga dapat mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan, artinya konstekstual bukan hanya mengharapkan siswa dapat memahami materi yang dipelajarinya, akan tetapi bagaimana materi itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Model Pembelajaran dan Kontekstual