Ning Arti Wulandari
STIKes Patria Husada Blitar

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan kadar gula darah dengan tekanan darah pada lansia penderita Diabetes Tipe 2 Erni Setiyorini; Ning Arti Wulandari; Ayla Efyuwinta
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i2.ART.p163-171

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh tubuh yang tidak mampu menggunakan insulin secara efektif. Prevalensi diabetes tipe 2 meningkat seiring dengan usia dan pola hidup yang tidak sehat. Kadar gula darah diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai macam komplikasi pada penderita diabetes tipe 2, salah satunya terjadi makroangiopati yaitu komplikasi pada pembuluh darah besar sehingga mempengaruhi perubahan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah dengan tekanan darah lansia penderita diabetes tipe 2. Desain dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita diabetes tipe 2 yang berobat di Poli Penyakit Dalam RSUD Mardi Waluyo Blitar sebanyak 300 responden, sampel yang didapatkan sebanyak 75 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Uji statistik menggunakan Spearman Rank. Hasil dari penelitian menunjukkan kadar gula darah normal sebanyak 41 responden (54,7%) dan tekanan darah normal sebanyak 42 responden (56%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara kadar gula darah dan tekanan darah pada lansia penderita diabetes tipe 2 ( = 0.017) dengan koefisien nilai korelasi adalah 0.274. Terdapat hubungan antara kadar gula darah dengan tekanan darah. Kadar gula darah yang terkontrol dapat mempertahankan tekanan darah dalam range normal, sehingga mencegah terjadinya hipertensi.
Kemampuan Pecinta Trail Adventure sebagai Medical First Responder pada Korban Kecelakaan Ning Arti Wulandari; Erni Setiyorini
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p212-217

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang besar namun belum mendapatkan fokus perhatian tatanan kesehatan. Diperkirakan 1,2 juta orang di dunia  terbunuh dan 50 juta orang luka-luka setiap tahunnya akibat kecelakaan. Ternyata bukan hanya berkendara di jalan raya saja, berkendaraan di jalur ekstrim seperti yang dilakukan oleh para pecinta trail adventure  juga beresiko mengalami kecelakaan. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kemampuan pecinta adventure sebagai medical first responder pada korban kecelakaan. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif, dengan jumlah sampel 57 orang anggota CROSSTRABS Komunitas Trail Adventure Blitar Selatan yang diambil dari seluruh populasi. Penelitian ini dilakukan di tanggal 25 November 2018 di Tulungagung dalam acara HOT Enduro 2018, pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini adalah 81% dari 57 responden memiliki kemampuan kurang, 18% mempunyai kemampuan cukup dan 1% mempunyai kemampuan baik dalam berperan sebagai  medical first responder pada korban kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pecinta trail adventure sebagai medical first responder terbanyak adalah dalam kategori kurang. Oleh sebab itu sangat di perlukan pelatihan tentang medical first respons pada pecinta trail adventure, sehingga kemampuan sebagai medical first responder meningkat.
Intradialytic Complication and Associated Factors among Patients Undergoing Hemodialysis Yeni Kartika Sari; Ning Arti Wulandari; Sandi Alfa Wiga Arsa; Iwit Rata Ari Dewi
Journal of Ners and Midwifery Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v8i3.ART.p378-385

Abstract

Hemodialysis is one of the vital management options for end-stage renal disease (ERDS) patients. Adequate hemodialysis can make a good quality of patient life. Hemodialysis patient commonly has experienced intradialytic complications, and it can be life-threatening. ESRD patients who are not compliant with fluid and dietary restrictions raised Intradialytic weight gain (IDWG), and blood pressure leads to intradialytic complications. This study aimed to determine factors associated with intradialytic complications among undergoing hemodialytic patients in Blitar. The data analysis used Multiple linear regression analysis to ascertain the possible factors that influence intradialytic complications. The sample was 55 hemodialysis patients with intradialytic complications. Based on this study, the Spearman Rank correlation test results, the factor that correlated with intradialytic complications was patient compliance with a Sig (2-tailed) value of 0.016 with a correlation coefficient value of -0.26. The correlation coefficient in the results above was negative, namely -0.263 so that the correlation between the two variables was not unidirectional. The higher compliance showed, the lower the intradialytic complications. The odds ratio (OR) value between adherence and the occurrence of intradialytic complications was 3,229. That value meant that patients with kidney failure who do not comply with the diet will have a 3-fold risk of intradialytic complications compared to patients with renal failure who comply. This result emphasizes the need for constant motivation and education at frequent intervals to ensure better adherence.
Knowledge about The Dangers of Smoking and Smoking Behavior of Students in Septembro Unamet 4th High school Dili, Timor Leste Maximiano Oqui; Ning Arti Wulandari; Tonílio de Fátima dos Santos; Ana do Rosário de Jesus Leite
Journal of Ners and Midwifery Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v9i2.ART.p162-167

Abstract

Most adults who are dependent on nicotine start smoking in their teens. Timor-Leste is the country with the highest smoking rate in the world. Every year, more than 700 people in Timor-Leste are killed by tobacco-related diseases. Tobacco-related diseases are the fourth leading cause of death.  assessment to find out knowledge about the dangers of smoking and smoking behavior. This research design uses Crosssectional in high school with sample 122 student. Data collection was carried out by Quetionare. In this research the researchers conducted an assessment of knowledge about the dangers of smoking and smoking behavior. This study said out of 122 respondents, it was found that 59.8% had poor knowledge, 27.0% had normal knowledge and 13.1% and out of 122 respondents, 86.6% smoked and 48.3% of them had poor knowledge. The results of statistical tests showed that there was a relationship between knowledge about the dangers of smoking and smoking behavior in high school students. Solution to overcome the problem of knowledge about the dangers of smoking and smoking behavior is the provision of health education about the impact of smoking using methods that are attractive to high school students and carried out consistently.