Maulidta K W
Akademi Keperawatan Widya Husada Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL DENGAN HEMODIALISA Desi Rahmawati; Maulidta K W
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33655/mak.v3i1.53

Abstract

Hemodialisa merupakan pengobatan yang digunakan untuk pasien gagal ginjal tahap akhir pengobatan menggunakan hemodialisa tiga kali dalam seminggu untuk mengeluarkan cairan dan produk limbah dari dalam tubuh secara akut maupun secara progresif. Ketergantungan pasien terhadap terapi hemodialisa yang dijalani seumur hidup dapatmemunculkan permasalahan fisik dan psikis, salah satunya adalah kecemasan. Tujuan studi kasus ini memberikan pendidikan kesehatan untuk menurunkan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa. Dengan menggunakan metode pendekatan asuhan keperawatan pada pasien gagal ginjal kronik.Subyek dari penelitian ini adalah 2 responden dengan kriteria inklusi dalam studi kasus ini adalah pasien yang baru menjalani hemodialisa, pasien yang memiliki fungsi pendengaran dengan baik, pasien yang memiliki kecemasan ringan dan sedang, pasien yang bersedia menjadi responden. Hasil studi menunjukkan bahwa ke 2 responden didapatkan hasil pada pasien 1 sebelum diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 25 setelah diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 15 sedangkan pada pasien ke 2 sebelum diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 26 seletah diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 21. Disimpulkan bahwa Terdapat perbedaan pengaruh pemberian pendidikan kesehatan, reflet dan booklet terhadap tingkat kecemasan pada pasien 1 mengalami kecemasan ringan sedangkan pasien 2 mengalami kecemasan sedang.
LAMA MENDERITA ULKUS DENGAN DISTRESS DAN DEPRESI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Maulidta K W
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v1i2.15

Abstract

DM (Diabetes Mellitus) atau kencing manis merupakan salah satu jenis penyakit kronis, dimanakejadiannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Adanya kekhawatiran berlebih apabilapenyakit yang diderita ternyata tidak kunjung sembuh menjadi faktor timbulnya distress dandepresi pada pasien diabetes mellitus. Lama sakit yang dialami pasien DM ditambah denganadanya komplikasi ulkus diabetikum terjadinya penurunan kualitas kesehatan pasien DM.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama sakit dan adanya ulkusdiabetikum dengan tingkat distress dan depresi pada pasien diabetes melitus di RSUD K.R.M.TWongsonegoro. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif,dimana peneliti berusaha hubungan lama sakit dan adanya ulkus dengan tingkat distress dandepresi DM dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien penderitadiabetes mellitus di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro. Sampel penelitian sebanyak 32 pasien yangdiperoleh denganteknik accidental sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakankuesioner dananalisis data penelitian menggunakan uji korelasi product moment.Kesimpulanpenelitian adalah lama sakit pasien sebagian besar lebih dari 10 tahun, tingkatdistress pasien sebagian besar adalah ringan, sedangkan komponen distress yang paling dominantterhadap timbulnya distres pasien adalah beban emosi dan respon terhadap tenaga kesehatan, danterdapat hubungan antara lama sakit dan adanya ulkus dengan tingkat distress dan depresi padapasien diabetes mellitus di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro.