Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Maritim

PROSEDUR BONGKAR MUATAN PIPA DI JETTY SALIKI MUARA BADAK PADA PT KUTAI JAYA PUNDINUSA Amir Hidayat
Jurnal Maritim Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jmarit.v9i1.587

Abstract

Prosedur Bongkar Muatan Pipa Di Jetty Saliki Muara Badak Pada PT Kutai Jaya Pundinusa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur bongkar muatan pipa pada PT Kutai Jaya Pundinusa. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data observasi  dan data dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa prosedur bongkar muatan pipa di Jetty Saliki Muara Badak pada PT Kutai Jaya Pundinusa sudah cukup baik.
PROSEDUR PENYIJILAN CREW KAPAL FLOATING CRANE CAHAYA MUSTIKA LAUT 02 DI PT KARANA LINE CABANG SAMARINDA Amir Hidayat
Jurnal Maritim Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Bidang Kemaritiman
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jmarit.v10i2.576

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah membahas prosedur penyijilan crew kapal floating crane cahaya mustika laut 02 di PT Karana Line Cabang Samarinda dan apakah prosedur penyijilan crew kapal di PT Karana Line Cabang Samarinda sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan cara pengamatan secara langsung selama penulis melaksanakan praktik lapangan di PT Karana Line Cabang Samarinda. Hasil Penelitian dalam prosedur penyijilan crew kapal floating crane cahaya mustika laut 02 di PT Karana Line Cabang Samarinda berdasarkan pada prosedur yang ada serta kelengkapan dokumen persyaratan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada. Namun terjadi ketidaksesuaian waktu dalam pelaksanaannya, yaitu yang diperkirakan dapat selesai dengan waktu ± 150 menit namun ini cukup memakan waktu karena adanya perusahaan lain yang juga melakukan pensijilan ataupun kepala kasi serta petugas yang bertanggung jawab sedang ada kepentingan. Hal ini menyebabkan proses pensijilan memakan waktu lebih lama dari waktu yang telah diperkirakan.