Nova Oktavia
Akademi Kesehatan Sapta Bakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penyebab Terjadinya Missfile Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan di Ruang Penyimpanan(Filling) RSUD Kota Bengkulu Tahun 2017 Djusmalinar Djohar; Nova Oktavia; Fitrah Tri Damayanti
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v6i2.190

Abstract

Pelaksanaan penjajaran dokumen rekam medis di RSUD Kota Bengkulu masih ditemukan adanya salah letak (misfiled) sehingga menghambat dalam proses pengambilan dan pengembalian dokumen rekam medis baik yang di simpan maupun yang akan dipinjam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sistem peminjaman terhadap kejadian misfile dokumen rekam medis rawat jalan pada ruang penyimpanan (filling) di RSUD Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan deskriptif yaitu melakukan deskripsi mengenai fenomena yang ditemukan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokumen rekam medis rawat jalan pada ruang penyimpanan (filling) di RSUD Kota Bengkulu yang berjumlah 10.300 dokumen rekam medis dan sampel penelitian ini sebanyak 385 dokumen rekam medis, yang diambil secara systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang diukur menggunakan lembar observasi dan buku ekspedisi. Setelah data terkumpul, dianalisis secara univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi dan interpretasi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 385 dokumen rekam medis rawat jalan, hampir seluruh yaitu 274 (71,1%) yang dokumen rekam medis rawat jalan tidak tercatat di buku ekpedisi dan tidak tahu keberadaanny Dari 4 rak yang diamati terdapat 170 (44,1%) dokumen rekam medis yang mengalami missfile, yaitu tidak sesuai pada rak semestinya atau terletak pada rak lain. Perlunya mengadakan pelatihan khusus untuk petugas rekam medis, melakukan desain ulang pada ruang filling agar jarak antar rak filling lebih ergonomis, menggunakan tracer dan memaksimalkan pencatatan pada buku ekspedisi, pemasangan protap/SOP di ruang penyimpanan (filling) dan mensosialisasikan protap/SOP, mggunakan kode warna pada map folder, perlunya menggunakan sistem elektronik seperti SIMRS di bagian administrasi.
Tinjauan Tingkat Pengetahuan Petugas Rekam Medis pada Sistem Filling (Pengambilan, Pengembalian, dan Penyimpanan) Dokumen Rekam Medisdi Unit Rekam Medis RSUD Tais Seluma Tahun 2016 Nova Oktavia; jumiyati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 1 No. 2 (2016): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v1i2.196

Abstract

Berdasarkan survey pendahuluan di RSUD Tais didapatkan bahwa terdapat keterlambatan dalam pengambilan berkas pada ruang filling dikarenakan tidak adanya tracer sehingga tidak diketahui keberadaan dokem rekam medik. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya tingkat pengetahuan petugas rekam medis pada sistem filling (pengambilan, pengembalian, dan penyimpanan) DRM diunit rekam medis RSUD Tais Seluma. Jenis ppenelitian ini adalah observasional deskriptif. Sampel penelitian ini terdiri dari 318 DRM dan 12 petugas rekam medik, dengan teknik pengambilan sampel pada petugas dengan cara total sampling sedangkan teknik pengambilan sampel berkas dengan cara stratified random sampling. Untuk mendapatkan data pengetahuan menggunakan kuesioner dan untuk mendapatkan data sistem filing menggunakan lembar observasi. Setelah data terkumpul dilakukan pengolahan data dan data dianalisis secara univariat (tabel, dan narasi). Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 12 petugas rekam medik mayoritas berpengetahuan cukup yaitu 5 (41,67%). Dari 318 dokumen yang diamati masih terdapat 36 dokumen yang sulit ditemukan, terdapat 72 dokumen rekam medis yang lambat dikembalikan ke ruang unit rekam medik yaitu dalam waktu > 2x24 jam dan 48 dokumen yang salah letak. Diharapkan RSUD Tais melakukan penambahan SDM yang berpendidikan D3 rekam medis, peningkatan frekuensi pelatihan bagi petugas non rekam medis, Ka.Unit rekam medik melakukan pengawasan terhadap berkas yang belum terisi lengkap dan perlunya penambahan sarana prasarana di ruang filling seperti rak terbuka