Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : paradigma agribisnis

KOMUNIKASI PERTANIAN PADA ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI (Kasus Di Gapoktan Nyi Mas Baduran di Desa Suranenggala Kulon Kecamatan Suranenggala Kab.Cirebon) Achmad Faqih
Paradigma Agribisnis Vol 1 No 1 (2018): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v1i1.1496

Abstract

63KOMUNIKASI PERTANIAN PADA ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI(Kasus Di Gapoktan Nyi Mas Baduran di Desa Suranenggala Kulon Kecamatan SuranenggalaKab.Cirebon)Ahmad FaqihProdi Agribisnis Fakultas PertanianUniversitas Swadaya Gunung DjatiEmail : afaqih39@yahoo.comABSTRAKKomunikasi merupakan hal terpenting dalam suatu kegiatan penyuluhan agar terciptanya kondisiyang diharapkan dari kegiatan penyuluhan tersebut, dalam proses penyuluhan dibutuhkan keahlian danketerampilan berkomunikasi bagi seorang penyuluh dalam mensosialisasikan program-program yangingin dijalankan. Para pelaku penyuluhan dituntut bekerja keras dan peka terhadap masyarakat. Tujuanutama dari penyelenggaraan penyuluhan adalah bagaimana menanamkan pada diri masyarakat agardapat mandiri dan berani mencoba sesuatu yang baru tanpa harus terpaku pada pengetahuan danpengalaman yang didapat dari orang tua atau masyarakat sekitar sehingga dapat menghapuskan rasaketergantungan kepada pelaksana penyuluhan selaku pembimbing.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) pengaruh bentuk komunikasi interpersonal,komunikasi kelompok dan komunikasi massa yang dilakukan oleh penyuluh pertanian terhadap tingkatadopsi inovasi teknologi pascapanen. (2) Untuk mengetahui bentuk komunikasi penyuluhan pertanianyang tepat agar tercapainya adopsi inovasi teknologi pascpapanenPenelitian ini dilaksanakan di Gapoktan Nyi Mas Baduran di Desa Suranenggala KulonKecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2017sampai Februari 2018. Metode dan jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptifdengan teknik survey. Teknis pengumpulan data yaitu data primer yang diperoleh dari hasil wawancaradan kuesioner, dan data sekunder yang diperoleh dari data yang diperoleh dari studi kepustakaan dandata dari instansi atau lembaga yang berkaitan dengan penelitian.Hasil analisis regresi linier berganda (1) Variabel Komunikasi Interpersonal berpengaruh nyataterhadap tingkat adopsi inovasi teknologi pascapanen, dengan hasil uji regresi linier berganda yangmemiliki nilai sig = 0,002 yang artinya 0,002 < 0,05 dan mempunyai nilai B = 0,691. (2) VariabelKomunikasi kelompok berpengaruh nyata terhadap tingkat adopsi inovasi teknologi pascapanen,dengan hasil uji regresi linier berganda yang memiliki nilai sig = 0,043 yang artinya 0,043 < 0,05 danmempunyai nilai B = 0,62. (3) Variabel Komunikasi Massa berpengaruh nyata terhadap tingkat adopsiinovasi teknologi pascapanen, dengan hasil uji regresi yang memiliki nilai sig = 0,003 yang artinya0,003 < 0,05 dan memiliki nilai 0,877. (4) Variabel komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok,dan komunikasi massa berpengaruh nyata terhadap tingkat adopsi inovasi teknologi pascapanen padidengan hasil analisis persamaan regresi linier berganda, yaitu : Y = (-1.042) + 0.691 𝑋1 + 0.620 𝑋2 +0.877 𝑋3.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI KECIL TAHU (Kasus di Desa Danawinangun Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon) Achmad Faqih; Eli Kurniati; Tety Suciati
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 1 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i1.2234

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Danawinangun, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Pada bulan Mei 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Return Cost Ratio (R/C Ratio), (2) Break Even Point (BEP), (3) Return of Investment (ROI) usaha industri kecil tahu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus. Satuan analisis penelitian adalah industri kecil yang melaksanakan usaha tahu. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara dengan responden menggunakan daftar pertanyaan, dan data sekunder diperoleh dari instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Data yang dihasilkan dianalisis secara deskrptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha industri kecil tahu di Desa Danawinangun, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, layak untuk diusahakan dilihat dari: (1) Nilai R/C 1,46 berarti pengusaha industri kecil tahu layak untuk diusahakan, (2) Nilai BEP Produksi 26 kg/produksi, sedangkan tahu yang dihasilkan 27,5 kg/produksi berarti pengusaha industri kecil tahu layak untuk diusahakan, (3) Nilai BEP Harga Rp 11.251 per papan-, sedangkan harga jual Rp.24.000 per papan berarti pengusaha industri kecil tahu layak untuk diusahakan, (4) Nilai ROI sebesar 49% sedangkan bunga bank yang berlaku 1% per bulan berarti pengusaha industri kecil tahu layak untuk diusahakan.Kata Kunci : Analisis, Kelayakan usaha, Industri tahu.