Ellya Niken Prastiwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN DAERAH KOTA BEKASI Kamal Alamsyah; Ellya Niken Prastiwi; Ummu Salamah
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol 12 No 2 (2021): Vol.12 No.2 Juni 2021
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v12i2.3755

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah belum terlaksananya secara efektif kebijakan/program Jaminan Kesehatan Daerah Berbasis Kartu Keluarga Dan Nomor Induk Kependudukan di Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah dekriptif analisis dengan pendekatan penelitiannya adalah kualitatif. Metode dan pendekatan ini dipilih dengan pertimbangan bahwa diharapkan dapat diperoleh data yang sebenar-benarnya dan mampu mengkaji masalah penelitian secara mendalam sehingga dapat diperoleh hasil yang diharapkan. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa terdapat faktor-faktor dalam mengimplementasi kebijakan Jaminan Kesehatan Daerah Kota Bekasi yaitu faktor standar, ukuran dan tujuan kebijakan, ukuran dan tujuan kebijakan, sumber-sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antar organisasi terkait dan kegiatan-kegiatan pelaksanaan, dan lingkungan sosial, ekonomi serta politik. Namun dalam implementasinya faktor-faktor tersebut belum seluruhnya berjalan secara efektif, yaitu faktor sumber daya kebijakan dan dan faktor karakteristik agen pelaksana sehingga masih terdapat masalah yang dihadapi berkaitan dengan implementasi kebijakan Jaminan Kesehatan Daerah. Hal ini tentunya juga belum dapat memberikan jalan terbaik dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas khususnya berkaitan dengan Program Jaminan Kesehatan Daerah Bagi Masyarakat Berbasis Kartu Keluarga dan Nomor Induk Kependudukan.
Peran Mediasi Work Engagement Pada Pengaruh Work Resilience Dan Time Balance Terhadap Organizational Citizenship Behavior Di Rumah Sakit Misi Lebak Rangkasbitung Jesinda, Jesinda Iriani; Ellya Niken Prastiwi; Intan Silviana Mustikawati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16391

Abstract

Penilaian kerjasama antar perawat yang kurang optimal menandakan masih kurangnya organizational citizenship behavior di antara perawat. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh work resilience dan time balance terhadap organizational citizenship behavior melalui mediasi work engagement. Responden penelitian ialah 126 perawat rumah sakit yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Metode analisis data menggunakan three box method dan SEM-PLS. Hasil penelitian menemukan bahwa work resilience, time balance, work engagement masing-masing berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior. Work resilience dan time balance masing-masing berpengaruh terhadap work engagement. Work engagement memediasi pengaruh masing-masing work reslilence dan juga time balance terhadap organizational citizenship behavior. Rumah sakit perlu melakukan perbaikan sistem penghargaan dan kesejahteraan finansial melalui peninjauan ulang struktur gaji, pemberian bonus, serta tunjangan berbasis kinerja. Pihak manajemen rumah sakit harus lebih memperhatikan beban kerja yang diberikan kepada perawat agar tidak melebihi kapasitas mereka, baik secara fisik maupun mental. Rumah sakit juga disarankan untuk mengimplementasikan program pelatihan pengembangan motivasi kerja secara berkala untuk meningkatkan semangat dan keterlibatan kerja perawat. Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan organizational citizenship behavior meliputi pelaksanaan kegiatan tahunan seperti outbound dan team building, pembentukan budaya komunikasi terbuka antara manajemen dan staf, serta penyediaan fasilitas pendukung kenyamanan kerja.