Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Terhadap Sistem Kesehatan Hunian (Rumah) Pada Perkampungan Padat (Studi Kasus Pada Perkampungan Nelayan Di Kota Pasuruan Dan Perkampungan Padat Di Kota Malang) Sudomo Sudomo
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas sistem kesehatan hunian (rumah di perkampungan padat Kota Malang dan perkampungan nelayan di pesisir pantai Kota Pasuruan serta hubungannya dengan sick building syndrome. Metode penelitian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu (l) tahap identifikasi permasalahan, (2) tahap perencanaan, (3) tahap pengumpulan data, (4) tahap analisis data, dan (5) tahap penutup. Berdasarkan hasil analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) secara keseluruhan kualitas penataan ruang rumah, penataan ruang lingkungan, pencahayaan mata hari dan sanitasi lingkungan  termasuk kualitas kurang baik, (2). gambaran  antara penataan rumah/lingkungan secara keseluruhan dengan sick building syndrome dapat disimpulkan bahwa ada kecenderungan semakin baik sistem penataan rumah./lingkungan akan semakin rendah prosentase penghuni yang menderita sick building syndrome, dan (3) tidak terdapat perbedaan kualitas  pengaturan  ruang  lingkunganan ruang  rumah, pengaturan sirkulasi udara,  pengaturan pencahayaan alami serta penataan sanitasi  lingkungan  terhadap  tingkat pendidikan dan tingkat penghasilan.
POLA MANAJEMEN PEMASARAN PRE-PROJECT SELLING PERUSAHAAN PROPERTI DALAM MENJUAL PRODUK RUMAH KELAS MENENGAH KE ATAS: ANALISIS TERHADAP ASPEK TINGKAT INGKAR JANJI PENGEMBANG, INTENSITAS KLAIM KONSUMEN, KUALITAS LAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN Sudomo Sudomo
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan manajemen pre-project selling, baik ditinjau dari segi pengembang maupun dari sisi konsumen. Peneltian ini diharapkan mampu mengungkap perusahaan –peusahaan yang terkait dengan manajemen pre-project selling, baik sisi positif maupun negatifnya. Pada akhirnya temuan penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi usaha pengembangan manajemen pre-project selling, baik yang dilakukan praktisi dilapangan maupun para peneliti di lembaga-lembaga ilmiah.Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif, yangberusaha mendeskripsikan pola pelaksanaan manajemen pre-project selling yang dilakukan oleh perusahaan pengembang perumahan. Datanya diambil dengan teknik cross sectionalsurvey.Teknik analisis data dilakukan dengan  (1) variabel dimana data bersifat nominal, hasil pengukurannya diolah dengan teknik deskriptif, yaitu prosentase disajikan melalui grafik distribusi frekwensi, (2)  variabel kualitas layanan dan kepuasan konsumen yang datanya bersifat interval, hasil pengukurannya dengan teknik analisis deskriptif yaitu prosentase dan disajikan melalui grafik distribusi frekuensi, dan analisis inferensial, dalam kaitannya menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa 63,3% pernah mengatakan mengalami ingkar janjiyang dilakukanoleh perusahaan pengembang. Dimana 23,3% konsumen tidak melakukan komplain ke perusahaan tetapi menyampaikan keluhannya (komplain) kepada orang lain (tetangga, orang dekat, teman kantor, dsb), 70,7% konsumen melakukan komplain ke perusahaan untuk minta ganti rugi dan hanya 6% konsumen melakukan komplain melalui pihak ketiga (YLKI, media massa, dan badan hukum).Kata kunci: pre-project selling, kualitas layanan, kepuasan konsumen
Perkembangan Teknologi dalam Kehidupan Manusia Sudomo Sudomo
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sering dipahami dalam spektrum yang sempit, yaitu spektrum yang berhubungan dengan kreasi dan aplikasi, seperti ilmu pengetahuan dan penelitian keteknikan. Teknologi seharusnya dipahami sebagai suatu dimensi yang berupa spektrum yang luas dan perlu diintegrasikan secara efektif sehingga teknologi tersebut dapat diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dengan demikian terjadi suatu pergeseran sikap manusia dari ketergantungan yang tinggi terhadap alam kearah ketergantungan kepada teknologi. Dalam perjalanannya teknologi banyak mengalami loncatan-loncatan penemuan baru, mulai dari ditemukannya mesin uap pada abad ke-18 (Revolusi Industri I), kemudian peralatan perang pada Perang Dunia I dan II (Revolusi Industri II), sampai dengan munculnya  teknologi canggih pada awal dekade 1980-an (Revolusi Industri III). Oleh sebab itu tulisan ini bertujuan untuk (a) mengetahui perkembangan teknologi; dan (b) manfaat teknologi bagi kehidupan manusia.
Pengembangan Pengajaran Konstruksi Beton Pratekan Berbasis Komputer (Computer Based Instruction) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Program D3 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Sudomo Sudomo
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan emperik dan pengalaman selama mengajar  di  jurusan  Teknik Sipil   Fakultas Teknik  Universitas Negeri Malang  menemukan  bahwa (l) lemahnya  penguasaan mahasiswa  pada materi inti  keteknikan  disebabkan karena  kurangnya media  pengajaran  yang digunakan dalam kegiaan  PBM  oleh dosen,  (2) hampir  sebagian besar  waktu yang digunakan dosen untuk mengajar  hanya melalui media  verbalistis (ceramah) dengan buku teks sebagai sumber utama,  (3)  kurang ada usaha  dari pihak   dosen yang menggunakan  media teknologi informasi dalam kegiatan pengajaran.Tujuan penelitian pengembangan ini  adalah  menghasilkan   perangkat pengajaran  Konstruksi Beton Pratekan berbasis komputer, yang mampu meningkatkan hasil dan motivasi belajar  mahasiswa Sesuai dengan model pengembangan yang dijadikan pijakan dasar dalam proses pengembangan, maka prosedur pengembangan  dilakukan dengan urutan langkah-langkah sebagai berikut: (1) menetapkan  rumusan tujuan pengajaran Konstruksi Beton Pratekan, (2)  mengembangkan tes untuk mengukur ketercapaian tujuan , (3) menganalisis kegiatan belajar, (4) mendesain system pengajaran, (5) melaksanakan kegiatan pengajaran dan melakukan evaluasi, dan (6) mengadakan perbaikan.  Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  rata-rata skor hasil belajar  mahasiswa  yang diajar dengan pembelajaran CBI  lebih tinggi (7,20) dibandingkan dengan rata-rata skor hasil belajar  siswa yang diajar dengan metode pembelajaran konvensional (5,80).