Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Kuat Tekan Paving Stone dengan Menggunakan Bahan Tambahan Abu Terbang Batu Bara (Fly Ash) dan Batu Abu (Milled Stone) Wahyo Hendarto Yoh
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan paving stone pada umumnya menggunakan bahan dasar berupa Semen Portland, Agregat halus (pasir) dan Agregat kasar (kerikil) yang telah ditetapkan formulanya. Namun untuk mengurangi biaya produksi pengusaha industri paving blok berinovasi memberikan bahan tambahan berupa abu terbang batubara (Fly Ash) dan  batu abu (Milled Stone) Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan tekan  paving stone paling kuat hingga paling lemah yang dapat dicapai pada  formulasi komposisi bahan campuran pembuatannya. Paving stone dalam penelitian ini  menggunakan bahan campuran tambahan yaitu abu terbang dan batu abu.. Sampel yang digunakan panjang   20.5 cm, dan lebar 10.0 cm dan tebal  6.0 cm total   80  buah simple yang ditentukan  menurut perbandingan berat dan terdiri dari:  Type A = 1 Portland cement (PC) : 5.3 Pasir (PS) : 2.3 Kerikil (KR) : 0.3 Abu terbang (AT)  :  2.7 Batu Abu  (BA) ;   Type B =. 1 PC : 5.3 PS : 2.3 KR : 2.7 BA(tanpa  abu terbang) ; Type C =. 1 Pc: 5.3 PS  : 2.3 KR : 0.3 AT (tanpa batu abu) ;  Type D = 1 PC : 5.3 PS : 2.3 KR (tanpa abu terbang dan tanpa batu abu). Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan  berturut-turut dari yang paling baik  hingga kurang baik  baik kualitas kuat tekannya, yaitu Type D = 297.2 kg/cm² (paling baik), Type A = 263.00 kg/cm²(baik), Type C = 240.56 kg/cm² (cukup  baik) dan Type B = 191.64 kg/cm².(kurang  baik).
ANALISIS DIMENSIONAL PADA FENOMENA FISIK KERUSAKAN SILINDER BETON Wahyo Hendarto Yoh
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah material  utama  yang  diperlukan  dalam berbagai konstruksi bangunan sipil. Fenomena kerusakan beton dapat diketahui dari parameter-parameter fisik yang terdapat dalam silinder beton. Parameter fisik merupakan besaran fisik yang memiliki satuan besaran dan dimensi satuan, misalnya besarnya gaya tekan beton, kekuatan tarik beton, modulus elastisitas beton, densitas masa beton/kerapatan masa, ketinggian silinder beton, diameter silinder beton, kecepatan rambat gelombang sonic. Parameter fisik tersebut membangun kekuatan pada silinder beton. Permasalahannya adalah ingin diketahui fenomena kerusakan silinder beton yang dibangun oleh parameter kekuatan beton ke dalam transformasi fungsi  dimensional sebagai relasi fungsi multi variable. Disamping itu juga untuk mengetahui hubungan parameter kuat tekan beton sebagai variable dependen dan hubungannya dengan parameter Fisik lainnya sebagai variable independennya. Untuk keperluan tersebut digunakan  analisis dimensional yang dikembangkan  dalam suatu teori/ metode Phi Buckingham dengan hasil analisis berupa produk tanpa dimensi.Kata Kunci : parameter kekuatan  beton,  fungsi dimensional, teori phi buckingham, sistim persamaan linier simultan.