Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pesan Moral Dalam Tayangan Adzan Maghrib Di Rcti Chandra, Afner Gus
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v4i1.885

Abstract

Dalam penelitian ini mengangkat tentang “Pesan Moral dalam Tayangan Adzan Maghrib di RCTI” pada periode 2014/2015 dengan tema ”Bertaubat”. Peneliti ini membahas tentang bagaimana pesan moral yang tekandung dalam adegan dan storyline dalam tayangan adzan maghrib di RCTI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis yang digunakan adalah semiotika menurut Roland Barthes. Analisis terhadap tayangan ini berdasarkan hasil wawancara kepada Tim Kreatif dan dokumentasi yang ditinjau dari unsur adegan-adegan pada pemeran utama dan storyline sebagai acuan pengolah data. Sebagai indikator dalam penelitian ini adalah terkait moral akhlak, diantaranya tawadhu’, lemah lembut, beramal shaleh, kasih sayang, sabar, dan pemaaf. Dari penelitian diketahui bahwa dalam tayangan adzan dengan tema “Bertaubat”, menampilkan beberapa adegan yang mengandung pesan moral positif. Pesan moral tersebut yaitu sifat tawadhu’ yang dilakukan saat bertemu orang lain dan orang yang lebih tua, sifat lemah lembut dalam pergaulan, beramal shaleh dalam menjalani kehidupan, kasih sayang yang penuh kepada seorang ibu, sabar dalam menjalani pergaulan dan kehidupan antar sesama manusia, serta senantiasa memberikan maaf kepada orang lain, meskipun orang tersebut telah berbuat jahat. Pesan akhir pada tayangan adzan tersebut adalah memaafkan antar sesama sebagai upaya untuk mendapatkan kemenangan dan persatuan.
Pesan Moral Dalam Tayangan Adzan Maghrib Di Rcti Afner Gus Chandra
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v4i1.885

Abstract

Dalam penelitian ini mengangkat tentang Pesan Moral dalam Tayangan Adzan Maghrib di RCTI pada periode 2014/2015 dengan tema Bertaubat. Peneliti ini membahas tentang bagaimana pesan moral yang tekandung dalam adegan dan storyline dalam tayangan adzan maghrib di RCTI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis yang digunakan adalah semiotika menurut Roland Barthes. Analisis terhadap tayangan ini berdasarkan hasil wawancara kepada Tim Kreatif dan dokumentasi yang ditinjau dari unsur adegan-adegan pada pemeran utama dan storyline sebagai acuan pengolah data. Sebagai indikator dalam penelitian ini adalah terkait moral akhlak, diantaranya tawadhu, lemah lembut, beramal shaleh, kasih sayang, sabar, dan pemaaf. Dari penelitian diketahui bahwa dalam tayangan adzan dengan tema Bertaubat, menampilkan beberapa adegan yang mengandung pesan moral positif. Pesan moral tersebut yaitu sifat tawadhu yang dilakukan saat bertemu orang lain dan orang yang lebih tua, sifat lemah lembut dalam pergaulan, beramal shaleh dalam menjalani kehidupan, kasih sayang yang penuh kepada seorang ibu, sabar dalam menjalani pergaulan dan kehidupan antar sesama manusia, serta senantiasa memberikan maaf kepada orang lain, meskipun orang tersebut telah berbuat jahat. Pesan akhir pada tayangan adzan tersebut adalah memaafkan antar sesama sebagai upaya untuk mendapatkan kemenangan dan persatuan.
Ecological Da'wah Communication: A Case Study of “Project B Indonesia” Waste Bank Chandra, Afner Gus; Putra, Nursaka
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 24, No 1 (2024): June 2024
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syiar.v24i1.8708

Abstract

Da'wah is essentially aimed at transforming religious values in the form of behavior, translating the language of revelation into concrete actions and integrating the will of God into the demands of reality. In reality, ecological problems should be a concern for all parties, one of the indications is environmental damage which is increasingly worrying and threatening the health and sustainability of humans to live healthy on earth. Under these conditions, it takes the ability of ecological missionary communication to deliver environmental messages to the wider community, one of the institutions that has carried out these activities is Project B Indonesia. This research uses descriptive qualitative research which includes information on the main phenomena which are then explored in the study. Data collection techniques in this study are using interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is data reduction, then display the data model, and to find conclusions. The results of this study see that Project B Indonesia has a significant role in tackling the problem of waste, where the ecological missionary communication process is designed with good planning, starting from the formation of communicators who are required to read the Qur'an, determine targets and needs of the audience, compile messages communication that is able to be received by all members of the community, planning appropriate media and channels according to the audience's catch, and setting communication objectives that involve the entire Project B Indonesia team. The application of ecological missionary communication carried out by Project B Indonesia also has varying degrees of success.