This Author published in this journals
All Journal EDUKASI
Munawiroh Munawiroh
Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Balitbang dan Diklat Kemenag RI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KEBUTUHAN BUKU PERPUSTAKAAN DI STAIN PAREPARE SULAWESI SELATAN Munawiroh Munawiroh
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 13 No. 3 (2015): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v13i3.252

Abstract

AbstractThis research aims at obtaining information on an illustration of library at STAIN Pare-Pare either management or utilization of its material and the illustration on relevancy of the material available for the human being needs. This research method adopts a qualitative approach. The research outcome shows: 1) library collection at STAIN relating to compulsory and recommended book whose titles are not covered yet, 2) suitability of the books provided for the student’s needs has been suitable with the needs of lecture material, 3) library services against user has been good enough, d) reading room has not been equipped by air conditioning, 4) limited visit time. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang gambaran perpustakaan STAIN Pare-Pare baik dari segi pengelolaan, maupun pemanfaatan bahan pustakanya, dan gambaran tentang kaitan antara koleksi bahan pustaka yang tersedia dengan kebutuhan mahasiswa. Metode penelitian ini menggunaakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) koleksi perpustakaan STAIN terkait dengan buku wajib dan buku anjuran belum merata judulnya, 2) kesesuaian buku-buku yang tersedia bagi kebutuhan mahasiswa sudah sesuai dengan kebutuhan materi perkuliahn, 3) pelayanan perpustakaan terhadap pengguna sudah cukup baik, d) ruang baca belum dilengkapi dengan alat pendingin, 4) waktu kunjungan masih terbatas.