p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUKASI
Wahid Khozin
Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAPS IDENTIFICATION OF INCLUSIVE EDUCATION: EVALUATIVE STUDY AT MADRASAH IBTIDAIYAH MA'ARIF SIDOMULYO, KEBUMEN Wahid Khozin; Opik Abdurrahman Taufik
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v19i1.884

Abstract

AbstractThis study was evaluating the Ministry of Religion Affairs’ policy intending to provide input for improving the program. The evaluation took the case in Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma'arif in Ambal, Kebumen, Central Java. This MI uses the concept of inclusive education that sees every child entitled to educational services regardless of their physical differences and who they are. At the level of implementation, there is still a gap between a theory that tends to be ideal with practices that emphasize real needs. To meet the educational services of children with disabilities in their environment, MI Ma'arif Sidomulyo chose to go directly and practice. To overcome obstacles in the field, MI initiated the building of networks with local governments, schools, and madrassas that provide inclusive education. The network was also built with institutions and observers of inclusive education as an effort to strengthen inclusive education in MI Sidomulyo, because guidance from the Ministry of Religion is still very weak.AbstrakKajian ini mengevaluasi kebijakan Kementerian Agama yang hendak memberikan masukan untuk perbaikan program. Evaluasi mengambil kasus di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma'arif di Ambal, Kebumen, Jawa Tengah. MI ini menggunakan konsep pendidikan inklusif yang memandang setiap anak berhak atas layanan pendidikan tanpa memandang perbedaan fisik dan siapa mereka. Pada tataran implementasi, masih terdapat gap antara teori yang cenderung ideal dengan praktik yang menekankan pada kebutuhan nyata. Untuk memenuhi layanan pendidikan anak difabel di lingkungannya, MI Ma'arif Sidomulyo memilih terjun langsung dan praktek. Untuk mengatasi kendala di lapangan, MI memprakarsai pembangunan jejaring dengan pemerintah daerah, sekolah, dan madrasah penyelenggara pendidikan inklusif. Jejaring juga dibangun dengan lembaga dan pemerhati pendidikan inklusif sebagai upaya penguatan pendidikan inklusif di MI Sidomulyo, karena pembinaan dari Kementerian Agama masih sangat lemah.
MEMBACA MIN MALANG I DENGAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN Wahid Khozin
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 13 No. 3 (2015): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v13i3.254

Abstract

AbstractAs an educational institution, MIN Malang I has obtained an achievement that makes proud either at local or national level. This research digs up on how MIN Malang 1is known with a concept on total management quality which is urged on three aspects namely focusing on customer, continual process improvement and involvement of all organization members. This research discovers that MIN Malang 1 always cooperates with outside parties in a good manner as a user to find out a trend or change of their needs so that it can serve well. In the context of internal quality improvement, MIN Malang 1 applies a chain system either among leaders, teachers, employees or student. Meanwhile, to maintain a life quality of the Islamic elementary school, (environment and learning process) is built a system to control each other over among leaders, teachers, students and themselves. This system is able to build togetherness and sense of belonging among academic communities of MIN Malang 1 which respect each other and no one is abandoned.AbstrakSebagai lembaga pendidikan, MIN Malang I telah memiliki prestasi yang membanggakan baik di tingkat lokal maupun nasional. Penelitian ini menggali bagaimana MIN Malang 1dibaca dengan konsep total quality manajemen yang di tekankan pada tiga aspek yaitu fokus pada pelanggan, perbaikan proses terus menerus dan ketrlibatan total seluruh anggota organisasi. Penelitian ini menemukan bahwa MIN Malang 1 selalu menjalin kerja sama dengan pihak luar sebagai pengguna untuk mengetahui tren atau perubahan kebutuhan mereka sehingga bisa melayani dengan baik. Dalam konteks peningkatan kualitas internal, MIN Malang 1 menerapkan sistem berantai baik antar pimpinan, guru, karyawan maupun siswa. Sedangkan untuk menjaga kualitas kehidupan madrasah (lingkungan dan pembelajaran), dibangun suatu sistem saling kontrol mulai dari antar pemimpin, antar guru, antar siswa dan saling silang diantara mereka. Sistem saling kontrol ini mampu membangun kebersamaan dan rasa memiliki diantara sivitas akademika MIN Malang 1 yang berujung pada saling menghargai dan tidak ada yang merasa diabaikanÂ