Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

7-Step PBL: Problem Solving Ability of Students in Work and Energy Amin Mustajab; Samsul Bahri; Ya Julyanto
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jipf.v5i3.1838

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of problem solving skills of students in the 7-Step PBL material work and energy materials. The method used in this research is descriptive method. The number of samples used in this study were 62 students. The data analysis technique used is descriptive analysis technique. There are three main findings in this study, the first amounted to 69.35% the average level of problem solving abilities of students is still at level 2 (moderate). Second, even after participating in learning using the 7-Step PBL method, the average problem solving ability of students has not yet reached level 4(high). Third, in indicator problem number 2 "relationship work and kinetic energy" there are no students who have problem-solving skills at level 4(high).
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA Samsul Bahri; Amin Mustajab
Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembalajaran (December 2020)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sikola.v2i2.97

Abstract

Proses pembelajaran IPA di SDN 12 Entikong masih dominan terpusat pada guru, metode dan model pembelajaran kurang bervariasi. Pada pembelajaran IPA hanya diperoleh dari guru sehingga wawasan dan keatifan siswa kurang. Hal tersebut membuat siswa jenuh,, pasif, dan kurang aktif sehingga, pembelajaran tampak monoton. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap aktivitas belajar siswa pada pelajaran IPA. Melalui pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw diharapkan dapat melatih siswa agar terbiasa berdiskusi dan bertanggungjawab baik secara individu dalam membantu memahami materi pokok kepada teman sekelasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menggunakan pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw siswa kelas IVA SDN 12 Entikong dan kelas kontrol pembelajaran konvesional siswa kelas IVB SDN 12 Entikong. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh terhadap pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Hasil analisis diperoleh nilai t-hitung sebesar 3,063 dan nilai t-tabel sebesar 1,063. Selain itu diketahui perbedaan skor rata-rata 2,545. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap aktivitas belajar siswa kelas IV SDN 12 Entikong.
The Effect of The Jigsaw Cooperative Learning Model on Student Learning Activities in Science Leassons: Inggris Samsul Bahri; Amin Mustajab
JIEES : Journal of Islamic Education at Elementary School Vol. 1 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAI Al Khoziny Buduran Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.832 KB) | DOI: 10.47400/jiees.v1i2.21

Abstract

The science learning process is still predominantly centered on the teacher, the methods and learning models are less varied. In teaching science concepts, it is only obtained from the teacher so that students' insight and activity are lacking. This makes the student bored, passive, and less active so that the learning seem monotonous. The aim of research to determine the effect of the jigsaw model of student learning activities in science lessons. The method used is the experimental method, namely the experimental group and the control group. The experimental group used jigsaw cooperative learning for grade IVA students at SDN 12 Entikong and control class for conventional learning for grade IVB students at SDN 12 Entikong. Based on the research results there is an influence on jigsaw cooperative learning. It is known that the value is 3.063 3,063 tcount > ttabel 1,063 and the average analysis is below 0,866 and the average is 4,225, so that the difference in the average score is 2,545. So it can be concluded that there is an influence on the application of the jigsaw cooperative learning model on the learning activities of fourth grade students of SDN 12 Entikong.
Peran Penggunaan Buku Cerita Bergambar Berbasis IPAS terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 3 SDN 26 PIR II Tantang.S Pransiska Abelta; Samsul Bahri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7227

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar karena menjadi fondasi untuk memahami berbagai mata pelajaran. Namun, pada kenyataannya masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, membaca suku kata, serta memahami kata sederhana. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada siswa kelas III SDN 26 PIR II Tantang yang menunjukkan kemampuan membaca permulaan masih rendah akibat kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penggunaan buku cerita bergambar berbasis IPAS dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa kelas III yang terdiri dari dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, tes membaca, serta angket. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar berbasis IPAS mampu meningkatkan minat dan antusiasme siswa dalam pembelajaran membaca. Ilustrasi gambar membantu siswa dalam mengenali huruf, membaca suku kata, serta memahami isi teks sederhana dengan lebih mudah. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan membaca pada kategori sangat baik dalam beberapa indikator penilaian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar berbasis IPAS berperan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.