Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KEGIATAN TELEMARKETING DI HOTEL SALAK THE HERITAGE Ina Djamhur; Ananda Widianti Zulfa
Jurnal Industri Parawisata Vol 3, No 2 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v3i2.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar operasional prosedur (SOP) kegiatan telemarketing di Hotel Salak The Heritage. Responden dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang mewakili instansi pemerintahan dan perusahaan swasta yang pernah melakukan kegiatan meeting dan lainnya di Hotel Salak The Heritage pada tahun 2019 berdasarkan hasil promosi melalui telemarketing. Metode Penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dalam survei penelitian menggunakan pendeketan kuantitatif, informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner dan juga wawancara kepada informan kunci. Pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara Sales and Marketing Dapartement di Hotel Salak The Heritage untuk pengumpulan data yang sedalam-dalamnya. Melalui penelitian desktiptif, akan diperoleh gambaran dan penjelasan mengenai SOP telemarketing. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa kegiatan telemarketing sudah dijalankan sesuai SOP dengan nilai 90.5%.   Namun, masih terdapat beberapa kelemahan dalam kegiatan telemarketing. Oleh karena itu, disarankan agar para telemarketer mendapatkan pelatihan secara rutin (tiga bulan sekali), misalnya berkomunikasi secara fasih, pelayanan prima serta motivasi. 
Designing Travel Pattern of Cultural Journey To Broaden Tourist Dispersion throughout Flores Island Ismayanti Istanto; Ina Djamhur
Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Vol. 8 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Unit Bahasa, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/barista.v8i2.512

Abstract

A travel pattern that can be suitable with the shift of travel behavior is a must, so as, the purpose of the study is: (1) to do curation cultural-based attraction overland Flores and (2) cluster them into a thematic travel pattern that suit the travel time, travel distance and tourist dispersion. Multi-destination model is used in designing the pattern based on data collected through survey, interview and FGD with stakeholders from eight region of Flores and analyzed through exploratory sequence method. The finding shows from initial 196 cultural based attration, only 35 points of interest matched and are ready to be visited as in favored by stakeholders. As multi-destination, travel pattern are constructed on en-route and base-camp pattern. Three theme, then, came as cluster of (1) weaving; (2) traditional village; and (3) gastronomic. Weaving tour routes is consisted of 10 attractions, traditional village is comprised of 12 attractions and gastronomic route is contained of 13 attractions. Implication of study are as for travel industry, many creation of tour ativities and packages can be made, and as for tourist, it is a guide to explore the overland of Flores with cultural thematic.
PENGARUH DAYA TARIK TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN KE MUSEUM SENI RUPA DAN KERAMIK JAKARTA Elisa Manuela; Ina Djamhur
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.114

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan jumlah pengunjung Museum Seni Rupa dan Keramik tahun 2018 sampai 2022, dikarenakan atraksi yang kurang terawat, aksesibilitas dan minimnya alur manajemen pengunjung, terkait ancillary minimnya pelayanan informasi dan terkait amenitas minimnya sirkulasi udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Daya Tarik Wisata terhadap minat berkunjung kembali wisatawan ke Museum Seni Rupa dan Keramik. Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik pengambilan data menggunakan kuesioner melalui Google Form mengenai aspek daya tarik wisata (atraksi, aksesibilitas, amenitas, ancillary). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat bahwa variabel daya tarik wisata secara simultan berpengaruh positif yaitu indikator atraksi dengan nilai rata-rata 4,56 yang berarti sangat menarik, sementara aksesibilitas dinilai sangat mudah dengan nilai rata-rata 4,65. Adapun indikator amenitas dinilai sangat baik dengan nilai rata-rata 4,64 dan ancillary dengan nilai rata-rata 4,53 yang bermakna sangat baik. Minat berkunjung kembali menunjukkan nilai tertinggi yaitu minat referensi sebesar 4.59, diikuti dengan minat preferensi (4.56) dan yang terakhir adalah minat/rencana mengunjungi kembali (4.53). Sedangkan seberapa besar semua variabel bebas (daya tarik) dalam menjelaskan variabel terikat (minat berkunjung kembali), dengan menggunakan Uji R2 sebesar 50,7% sementara sisanya 49,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, Ancillary berpengaruh signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali ke Museum Seni Rupa dan Keramik. Disarankan agar MSRK meningkatkan aspek kebersihan dan perawatan untuk semua fasilitas dan koleksi museum, serta mengajak pengunjung untuk berkunjung kembali dengan menambah berbagai atraksi museum.