Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Analisis Kebutuhan Diklat terhadap Efektifitias Diklat Di Pusdiklat SDM Ketenagakerjaan Kemnaker Vetty ilona
Jurnal Bina Ketenagakerjaan Vol 1 No 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : PPSDM Ketenagakerjaan Kemnaker RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menekankan pada analisis kebutuhan diklat dan efektifitas pelatihan. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner, studi dokumen dan literature. Pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui pendidikan dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian melalui pendidikan formal. Pelatihan dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu tujuan diklat adalah untuk mengurangi kesenjangan kinerja pegawai. Kinerja pegawai yang diharapkan dengan kinerja yang ada. Untuk mencapai tujuan tersebut maka sasaran diklat yang ingin dicapai dapat dijadikan arah isi program dan menentukan kriteria agar diklat menjadi efektif. Agar diklat dapat berjalan secara efektif perencanaan mengenai diklat harus dibuat secara baik. Untuk itu harus diketahui terlebih dahulu mengenai kebutuhan diklat yang akan dilaksanakan. Maka dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh analisis kebutuhan diklat terhadap efektifitas diklat di Pusdiklat SDM Keteneagakerjaan.
ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT DI PEMERINTAHAN Vetty Ilona
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.849 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada analisis data mengenai analisis kebutuhan diklat. Teknik yang digunakan adalah studi dokumen dan literature. DalamUU No 5 tahun 2014 pasal 70 ayat 1 dan 2 tentang Aparatur Sipil Negara yang menyatakan bahwa setiap pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi.Pengembangan kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) antara lain melalui pendidikan dan pelatihan, seminar, kursus, dan penataran. Sayangnya belum banyaknya ASN yang dipenuhi haknya. Pada tahun 1999 Amstrong menyampaikan bahwa pendidikan dan pelatihan adalah modifikasi perilaku secara sistematis melalui usaha pelatihan dan pengembangan sebagai hasil dari pendidikan, instruksi, pengembangan dan rencana pengalaman. Agar pendidikan dan pelatihan mendapatkan hasil yang diharapkan maka dilakukan analisis kebutuhan diklat. Noe di tahun 2010 membuat tiga analisis untuk mengetahui kebutuhan diklat yaitu dengan analisis organisasi, analisis tugas dan analisis individu. Yang menjadi pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis kebutuhan diklat di pemerintahan? Kata kunci: Pendidikan dan Pelatihan, Analisis Kebutuhan Diklat