Nurhidayah Nurhidayah
Poltekkes Kemenkes Kaltim

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Penyakit Menular Seksual pada PSK di Lokalisasi X Kabupaten Kutai Kartanegara Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 3 No 6 (2013): November 2013
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.186 KB)

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) memiliki probabilitas signifikan penularan antar manusia melalui perilaku seksual, termasuk hubungan seks vagina, seks oral, dan seks anal. Di Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2011 terjadi pening-katan yang cukup signifikan hampir 5 kali lipat dari tahun sebelumnya, yaitu seba-nyak 143 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran penyakit menular seksual di lokalisasi Km.10 Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kabu-paten Kutai Kartanegara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, pengambilan sampel dengan cara total sampling terhadap 179 Pekerja Seks Komersial (PSK). Analisa data dengan statistik deskriprif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil pe-nelitian didapatkan PSK yang memiliki tanda dan gejala penyakit PMS terbanyak pada kelompok umur > 24 tahun dengan pendidikan SD. 51 PSK memiliki kecende-rungan mengalami PMS gonore, diikuti kandidiasis genitalia 44 orang, limpogranulo-ma venereum 17 orang, dan sifilis 14 orang, sisanya diduga mengalami PMS lainnya dengan jumlah dibawah 10 orang untuk tiap penyakit PMS, satu diantaranya AIDS
Pengaruh Relaksasi Napas Dalam Terhadap Kecemasan Klien Pre Operasi Katarak Dengan Anastesi Lokal Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 3 No 3 (2012): Mei 2012
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.633 KB)

Abstract

Umumnya penderita katarak yang telah dipastikan untuk dilakukan tindakan operasi akan mengalami goncangan psikologis, diantaranya kecemasan, ini merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi cemas adalah dengan relaksasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tekhnik relaksasi napas dalam terhadap kecemasan klien preoperatif bedah katarak dengan anastesi lokal. Desain penelitian menggunakan rancangan pra eksperimen dengan pendekatan one group pre and postest design. Sampel penelitian adalah semua pasien yang yang telah didiagnosa katarak yang akan di operasi dengan anastesi lokal selama bulan Agustus, September, Oktober 2011 di Ruang Dahlia RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 25 responden. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang bermakna perlakuan relaksasi napas dalam terhadap kecemasan klien post operasi bedah katarak dengan anastesi lokal di ruang Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, dengan P-value 0,023 lebih kecil dari nilai a (0,05)
Hubungan Pengetahuan dengan Tanda dan Gejala Hipoglikemia yang Dipersepsikan Pasien Diabetes Melitus yang Dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.274 KB)

Abstract

Selama ini orang lebih banyak fokus pada masalah kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) karena bisa memicu komplikasi dalam jangka panjang. Tapi sebenarmya memiliki kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia), juga bisa berbahaya bagi pasien karena bisa menyebabkan dirinya mengalami koma (hilang kesadaran). Faktor predisposisi: pengurangan/keterlambatan makan, kesalahan dosis obat, pelatihan jasmani yang berlebihan, perubahan tempat penyuntikan insulin, penurunan kebutuhan insulin, penyakit hati berat dan gastroparesis diabetic. Pada bulan Januari sampai April 2010, ditemukan 188 kasus hipoglikemia, 47 orang diantaranya diperoleh dari Register IRD RSUD Abdul Wahab Sjahranie (RSUD.AWS) Samarinda. Rancangan penelitian: descriptive analytic, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian: pasien DM yang dirawat di ruang Flamboyan dan Anggrek RSUD AWS. Sampel penelitian: semua pasien DM yang dirawat di ruang Flamboyan dan Anggrek dalam bulan Juni hingga Juli 2010. Hasil penelitian mengacu pada taraf nilai α = 0,05 dan x²tab = 3,84, menunjukan terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan dengan kejadian hipoglikemia dengan nilai x²hit = 6,937 (p-Value ; 0,008). Selain itu, diperoleh pula nilai OR sebesar 0.098, yang diartikan bahwa responden yang berpengetahuan tinggi berpeluang 0,098 kali memahami tanda dan gejala hipoglikemia dari pada responden yang berpengetahuan rendah
Hubungan Perawatan Luka secara Tertutup dengan Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Luka Bakar Derajat II di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan Tahun 2009 Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.472 KB)

Abstract

Luka adalah suatu keadaan terputusnya kontinuitas jaringan yang disebabkan oleh berbagai hal. Kondisi ini akan segera disusul dengan proses penyembuhan luka. Proses ini berlangsung sangat kompleks. Peran perawatan luka sangat penting untuk membuat kondisi luka menjadi optimal serta mengawali proses penyembuhan luka menjadi lebih baik. Berdasarkan data catatan medic di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balik papan tercatat dari bulan Januari sampai dengan desember 2008, diperoleh data dengan luka bakar sebanyak 240 kasus. Penelitian ini berjudul “Hubungan teknik perawatan secara tertutup dengan proses penyumbuhan pada luka bakar derajat IIA dan IIB di instalasi bedah sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan” penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan luka secara tertutup dengan proses penyembuhan pada luka bakar serajat IIA dan IIB di instalasi bedah sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dan untuk mengidentifikasi proses penyembuhan luka pada pasien luka bakar derajat IIA dan IIB di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan menggunakan metode teknik Non Probability Sampling (Non Random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bentuk persamaan garis antara perawatan luka dengan proses penyembuhan luka bakar berbentuk linier dan ada hubungan signifikan (bermakna) antara perawatan luka bakar dengan proses penyembuhan luka bakar pada pasien luka bakar di Instalasi Bedah Sentral pada tingkat hubungan yang tinggi dengan nilai r = 0,723. Perawatan luka bakar memberikan kontribusi dalam proses penyembuhan sebesar 52,3%.