Sarihot Malau
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kembali Ke Habitat Sarihot Malau
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kembalai Ke Habitat. Berdasarkan Pengalaman menjadi Guru selama 23 tahun di 3 kota dan menjadi Pengawas Sekolah selama 4 tahun, melakukan pengamatan, observasi, diskusi dan wawancara langsung dapat memahami sehingga Guru harus kembali ke Habitatnya. Guru sebagai orang yang memegang peran penting disekolah, sangat menentukan dalam keberhasilan pencapaian pendidikan. Pendidikan maju, alumni berhasil, masyarakat maju maka Negara akan maju. Guru diharapkan meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan, kepribadiannya melalui keimanannya. Banyaknya Guru yang kurang memahami tugas dan tanggungjawabnya, melalaikan tugasnya, dengan kurang melakukan penulisan administrasi, persiapan pembelajaran yang kurang, kepribadiannya yang kurang. Sangat diharapkan Guru kembali Ke habitatnya, habitat Guru adalah disekolah, menyampaikan pengajaran, pendidikan terhadap anak didik. Ketika Guru dapat memahami, bekerja dari hati, didorong oleh iman percaya, seorang Guru menjalankan ajaran Agamanya dengan baik dan benar. Guru kembali ke habitatnya, disekolah untuk melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dan benar.
Upaya Pendampingan Sekolah Binaan Belajar Dari Rumah Dimasa Pandemi Covid 19 Periode Juli 2020 Sampai Desember 2020 Sarihot Malau
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid 19 yang menjadi pandemik di seluruh Dunia, Indonesia bahkan Kota Medan sudah banyak mengambil korban, kematian jiwa jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Dalam situasi ini Pemerintah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan Kebijakan Belajar Dari Rumah, Pembelarana Jarak Jauh ( BDR – PJJ ) karena lebih mengutamakan keselamatan Jiwa Jiwa anak sekolah dibandingkan dengan hal lainnya. Kegiatan Belajar Dari Rumah Pembelajaran Jarak Jauh yang dilakukan dengan begitu cepat, membawa perubahan perubahan dalam dalam bentuk Pembelajaran, mulai dari Tingkat Taman Kanak Kanak hingga Perguruan Tinggi. Di Tingkat SMK menjadi Binaan Penulis sangat mempengaruhi kondisi pembelajaran, yang biasa disertai dengan adanya Praktek laboratorium, semuanya menjadi terganggu. Guru Guru harus belajar untuk menemukan metode pembelajaran baru yang belum pernah dilakukan dengan tujuan Proses Belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik, anak anak tidak menganggap liburan. Upaya Pendampingan di Lakukan terhadap 4 Sekolah Binaan menyangkut Kemampuan Guru Guru untuk mempelajari Google Meet dan Zoom sehingga dapat di gunakan untuk proses BDR-PJJ. Sebahagian Besar Guru dapat melakukan BDR PJJ dalam bentuk Dalam Jaringan menggunakan Fasilitas Internet.