Kiki rakhmayani
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CITTA SEBAGAI BASIS GERAKAN DI/TII DI KABUPATEN SOPPENG (1950-1965) Kiki rakhmayani
PATTINGALLOANG Vol. 3 No. 4 Oktober - Desember 2016
Publisher : Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v3i4.12180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Citta sebagai basis gerakan DI/TII di Kabupaten Soppeng, aktivitas DI/TII di Desa Citta dan dampak DI/TII terhadap Citta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap, yaitu heuristik (mencari dan mengumpulkan sumber), kritik sumber (kritik ekstern dan kritik intern), interpretasi (penafsiran sumber) dan historiografi (penulisan sejarah). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan penelitian lapangan (wawancara), mengumpulkan sumber  buku dan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Citta dipilih menjadi basis gerakan DI/TII di Kabupaten Soppeng karena letak yang strategis, tempat dimana pemimpin gerakan tersebut dilahirkan yaitu Bahar Mattalioe sehingga lebih mudah untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat Citta dan kesediaan bahan logistik lebih mudah, kemudian aktivitas DI/TII di wilayah Citta selama berlangsungnya gerakan DI/TII terjadi beberapa kali Operasi yang dilakukan oleh TNI dan serangan dari dalam, sehingga masyarakat Desa Citta merasa takut dan mengalami berbagai kondisi yang sangat memprihatinkan. Dampak yang di timbulkan terhadap masyarakat Desa Citta dengan adanya pendudukan DI/TII seperti ketaatan beragama, perekonomian mengalami krisis, keterisolasian wilayah dan keterlambatan pembangunan infrastruktur karena adanya pemberontakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Citta dijadikan sebagai basis gerakan DI/TII di Kabupaten Soppeng karena letak yang strategis, tempat dilahirkannya Bahar Mattalioe sehingga mudah untuk merekrut masyarakat dan kebutuhan logistik yang mudah, namun pemberontakan DI/TII di Desa Citta menimbulkan berbagai dampak, baik berdampak positif maupun negatif.  Kata Kunci : Citta Sebagai Basis Gerakan DI/TII di Kabupaten Soppeng