Maidiana, Saima Putrini R. Harahap
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Keputusan Dalam Proses Manajemen Dan Aspek Manajemen Maidiana, Saima Putrini R. Harahap
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v2i3.222

Abstract

Proses pembuatan keputusan seorang manajer yaitu: 1) Pemahaman dan perumusan masalah, 2) Pengumpulan dan analisa data yang relevan. 3) Pengembangan alternatif-alternatif. 4) Evaluasi alternatif-alternatif. 5) Pemilihan alternatif terbaik. 6) Implementasi keputusan, 7) Evaluasi hasil-hasil keputusan. Proses pengambilan keputusan memiliki berapa tahapan : Tahap 1. Pemahaman dan Pemecahan Masalah. Tahap 2 Pengumpulan dan Analisis Data yang akurat. Tahap 3 Pegembangan Alternatif-Alternatif. Tahap 4 Evaluasi Alternatif-Alternatif. Tahap 5 Pemilihan Alternatif Terbaik. Tahap 6 Implementasi Keputusan . Tahap 7 Evaluasi Hasil-Hasil. Keputusan. Analisis SWOT adalah indentifikasi secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan, termasuk strategi pemasaran. Analisis ini didasarkan logika yang dapat memaksimalkan Strengths (Kekuatan), Opportunities (Peluang), Weaknesses (Kelemahan), dan Treats (Ancaman). Proses pengambilan keputusan strategis selalu berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi, dan kebijakan organisasi. Tim pemecahan masalah dan pengambilan keputusan merupakan jantung kegiatan keputusan. Tempat pengendali internal merupakan persepsi orang –orang mengenai kemapuan mereka untuk melakukan tindakan khusus, seperti memecahkan masalah. Penggunaan metode pemecahan masalah yang efektif cenderung dapat menjamin bahwa akar permasalahan sudah diidentifikasi, ditentukan, dianalisis, dan diukur. Dengan menggunakan masukan ganda dan metode pemecahan masalah yang menjamun penemuan akar permasalahan, tim bisa menjajaki permasalahan kenbali menuju ke sebab awal masalah itu. Dengan mengidentifikasi akar permasalahan, dapat menggalakkan penyeleksian solusi yang berhadapan langsung dengan pemecahan daripada gejala-gejala saja.
Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid I9 Melalui Pembelajaran Daring Di Kelas V SDN 105337 Pantai Labu Sri Devi, Samsul Bahri, Saima Putrini R Harahap
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 1, Februari 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.528 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada masa pandemi Covid 19 melalui pembelajaran daring pada SDN 105337 Pantai Labu, (2) untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada masa pandemi Covid 19 melalui pembelajaran daring pada SDN 105337 Pantai Labu. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu penelitian bersifat kolaboratif yang didasarkan pada permasalahan yang muncul dalam rendahnya aktifitas pembelajaran siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa di SDN 105337 Pantai Labu yang berjumlah 25 siswa. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa selama pandemic Covid 19 di SDN 105337 Pantai Labu. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan oservasi aktivitas belajar siswa yang dijabarkan dari kisi-kisi penelitian yang sudah dibuat sebelumnya sebagai acuan dalam mendapatkan informasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa aktivitas belajar siswa mata pelajaran tematik pada siwa kelas V di SDN 105337 Pantai Labu pada siklus I termasuk dalam kategori kurang aktif engan presentase 37,5%. Pada siklus II aktivitas belajar siswa termasuk dalam kategori cukup aktif dengan presentase 61,2% dan pada siklus II aktivitas belajar siswa termasuk dalam kategori aktif dengan presentase 78,9%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring dapat meningkatkan keaktifan belajar pada pembelajaran tematik siswa di kelas V SDN 105337 Pantai Labu Tahun Ajaran 2021-2022. Dengan demikian hipotesis “Aktivitas belajar siswa pada masa pandemi Covid 19 melalui pembelajaran daring dapat ditingkatkan di SDN 105337 Pantai Labu”. Dapat diterima kebenarannya.