Bualasaro Lase
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Motivasi Guru Dalam Mengajar Menggunakan Metode Pemberian Tugas Dengan Peran Pengawas Di SD Negeri 078471 Euwau Tahun Ajaran 2020-2021 Bualasaro Lase
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 1 No 1 Oktober 2020
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan sekolah (PTS). Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran di SD Binaan yang berjumlah 8 orang guru. Penerapan metode pemberian tugas pada penelitian ini sagat mempengaruhi motivasi guru dimana Pada Siklus I pertemuan 1 secara individu masih ada 1 guru (12,5%) dalam kategori sangat kurang, 1 guru (12,5%) untuk kategori kurang, 5 guru (62,5%) untuk katagori cukup, 1 guru (12,5%) untuk katagori baik. Sedangkan pada siklus I pertemuan 2 sudah tidak ada lagi motivasi dalam kategori sangat kurang, ada 2 guru (25%) dalam kategori kurang, 3 guru (37,5%) dalam kategori cukup, dan 3 guru (37,5%) dalam kategori sangat baik. Pada Siklus II pertemuan 1 mengalami peningkatan persentase motivasi yaitu ada 2 guru (25%) dalam kategori cukup, 3 guru (37,5%) dalam kategori baik, 3 guru (37,5%) dalam kategori sangat baik. Sedangkan pada siklus II pertemuan 2 ada 1 guru (12,5%) dalam kategori cukup, 1 guru (12,5%) dalam kategori baik, dan 6 guru (75%) dalam kategori sangat baik. Karena pada siklus II sudah mencapai target 80% maka tidak dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya. Dari hasil penelitian ini digunakan populasi dan sampel kemudian setelah dilakukan kegiatan belajar mengajar dengan meningkatkan motivasi guru. Pada saat observasi hasil yang diperoleh guru untuk setiap akhir siklus I pertemuan 1 memperoleh hasil rata-rata 47, pertemuan 2 memperoleh rata-rata 59.75, kemudian pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 79.13 dan pada pertemuan 2 meningkat lagi menjadi 86.38. Sebagai kesimpulan adalah bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan metode pemberian tugas berhasil diterapkan dan meningkatkan motivasi guru.
PENINGKATAN PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENERAPKAN METODE DEMONSTRASI MELALUI PERAN PEMBINAAN PENGAWAS Bualasaro Lase
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 1 Nomor 1 Oktober 2020
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran saat ini masih menunjukkan peluang yang luas untuk diadakan upaya perbaikan. Hal ini ditandai dengan masih rendahnya hasil belajar yang dicapai dalam pembelajaran. Studi awal yang dilakukan di sekolah, menunjukkan rata-rata nilai masih dibawah ketuntasan belajar. Selain itu aktivitas dalam pembelajaran masih tergolong kurang, ini dapat dilihat dari banyaknya yang pasif dalam pembelajaran dan masih enggan untuk bertanya. Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran juga masih tergolong kurang varatif dan lebih banyak menggunakan metode ceramah. Penelitian di satuan sekolah binaan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar. Subjek dalam penelitian ini guru-guru sebanyak 8 orang. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilaksanakan selama 2 siklus. Instrumen penelitian dengan menggunakan tes hasil praktik dan postes siklus I dan postes siklus II. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kemampuan awal sebelum diberikan pembinaan sebesar 32,5 atau seluruh termasuk belum trampil. Rata-rata hasil penguasaan (postes) pada siklus I sebesar 62,5 dan secara kelompok dinyatakan belum mencapai keberhasilan yaitu hanya 50% yang telah berhasil. Rata-rata hasil evaluasi (postes) pada siklus II sebesar 87,5 dan secara kelompok guru telah mencapai keberhasilan yaitu sebesar 87,5% yang telah berhasil. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi terbukti dapat meningkatkan hasil belajar yang akan diajarkan guru.