Nisa Rafiatun
Universitas Islam Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai Pendidikan Islam dalam Kesenian Tembang Macapat Nisa Rafiatun
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 17, No. 2, Februari 2018 Pendidikan Karakter untuk Pengembangan Kurikulum dan Pembangunan Berke
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol17.iss2.art9

Abstract

Artikel ini menguraikan nilai pendidikan Islam dalam kesenian tembang Macapat yang diketahui merupakan media dakwah Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Indonesia khususnya di Pulau Jawa, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan mengenai seni bahwa tidak hanya sebagai hiburan semata, namun juga memiliki pesan – pesan dan nilai – nilai keislaman di dalamnya yang jarang masyarakat ketahui. Tembang Macapat menggambarkan perjalanan kehidupan manusia dari lahir hingga meninggal dunia. Dengan demikian, artikel ini mencoba untuk menjawab pertanyaan apa sesungguhnya nilai filosofis dan nilai – nilai keislaman yang terkandung di dalam kesenian tembang macapat tersebut. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat mengenai nilai keislaman dalam tembang Macapat. Adapun temuan nilai pendidikan Islam dalam kesenian tembang Macapat adalah : Pertama, pesan akhlak yang meliputi pesan untuk meninggalkan hal – hal yang bersifat duniawi, istiqomah ketika sudah diberikan hidayah oleh Allah, memelihara kehidupan di bumi dengan baik, memilih pasangan hidup dengan mengutamakan akhlak, membawa kehidupan rumah tangga pada sakinah, mawadah, wa rahmah, mendengarkan nasihat baik dari orang tua maupun dari orang lain, memperbanyak do’a dan ikhtiar dalam menggapai cita – cita, mendidik anak dengan cara yang baik, serta mempunyai niat yang baik dan kuat dalam mencari ilmu. Kedua, pesan syari’ah yaitu istiqomah menjalankan perintah Allah, tidak durhaka kepada orang tua, dan merawat jenazah yang sudah menjadi kewajiban sebagai umat Muslim.