Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WAYANG BEBER PACITAN DALAM ANALISIS STRUKTURAL Enggarwati, Diah
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v14i2.178

Abstract

Wayang Beber Pacitan as a myth can be seen as a text, which contains signifier and signified. The characters in the puppet is an intermediary for people to interpret the content in Java and basic human traits. Structural analysis Wayang Beber Pacitan bring the following conclusions: First, that the structure of the three are often found in the Java community. Second, that the ideal marriage expected in Pacitan beber wayang stories are cousins once between the two kingdoms (Kediri and Jenggala), although in the Java community does not explicitly recognize their ideal mate. Third, the story Wayang Beber Pacitan is a political story that serves to legitimize the power of the kingdom of Kediri and Janggala. Fourth, that behind the story is that there is a notion of Java: “sopo kang nandur bakal ngundhuh”. Keywords: Wayang Beber Pacitan, structural analysis
AKTUALISASI WAYANG BEBER SEBAGAI SUMBER NILAI KARAKTER LOKAL (STUDI KASUS KEBERADAAN WAYANG BEBER DI DESA NANGGUNGAN KECAMATAN PACITAN KABUPATEN PACITAN) DIAH ENGGARWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v1n1.p133-147

Abstract

Eksistensi budaya lokal merupakan unsur integral dalam membangun budaya bangsa. Budaya lokal mengandung nilai/karakter tertentu yang mencerminkan jati diri setiap daerah. Wayang Beber Pacitan merupakan salah satu budaya lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, observasi partisipan, wawancara, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif yang diajukan Huberman dan Miles, dengan tahapan: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Aktualisasi Wayang Beber Pacitan yang telah dilakukan antara lain: (1) duplikasi, (2) program Geopark, (3) acara penyambutan tamu, (4) souvenir, (5) regenerasi dalang, (6) Sanggar Budaya dan Seni, (7) integrasi dalam batik khas Kabupaten, (8) melatih dalang pakem dan dalang carangan, dan (9) inovasi cerita carangan. Kisah percintaan antara Jaka Kembang Kuning dengan Dewi Sekartaji dalam cerita Wayang Beber Pacitan mengajarkan pentingnya karakter jujur, tanggung jawab, setia, sabar, rela berkorban, dan teguh pendirian. Karakter dalam diri seseorang bersifat luwes/fleksibel. Faktor yang dapat merubah karakter seseorang, yaitu: (1) faktor internal (kesadaran diri, niat, dan usaha), dan (2) faktor eksternal (lingkungan dan teknologi). Kata Kunci: aktualisasi Wayang Beber, nilai karakter lokal