Amri ,
FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare, Kampus II Jalan. Ahmad Yani Km. 7 Kota Parepare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Bakteri Pengakumulasi Logam Berat Timbal (Pb) di Tanah Pembuangan Limbah Industri Non-Pangan Jamilah ,; Amri ,
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.008 KB) | DOI: 10.51336/cb.v2i2.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri dan konsentrasi logam berat timbal (Pb) yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa. Pendekatan penelitian berupa deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah semua tanah dari hasil pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa sedangkan sampel adalah tanah hasil pembuangan limbah industri non pangan pabrik beton PT. Cipta Beton Sinar Perkasa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengambilan sampel dan pengujian di laboratorium. Teknik analisis data yang digunakan secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik. Berdasarkan hasil dan temuan penelitian didapatkan bakteri yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan adalah Bacillus subtilis, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus badius, Alcaligenes faecalis, Acinetobacter calcoaceticus dan Bacillus alcalophilus. Adanya bakteri yang ditemukan pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa masih memiliki potensi untuk memperbaiki kandungan tanah atau mengurangi tingkat pencemaran yang terjadi pada tanah. Konsentrasi Pb yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa berturut turut dari sampel 1 sampai ke 4 adalah 5.1934 mg/Kg, 3.9779 mg/Kg, 5.0829 mg/Kg, dan 5.9669 mg/Kg. Dapat dikatakan bahwa semakin dekat dengan sumber buangan, ditemukan lebih dari satu jenis bakteri yang dapat hidup dan berpotensi untuk mengakumulasi kandungan logam berat pada tanah.Kata kunci:  Bakteri dan Logam timbal (Pb)
Implementasi Eco-Education melalui Inovasi Hidroponik dalam Mewujudkan Mahasiswa Berbudaya Lingkungan Syahriani ,; Amri ,
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.01 KB) | DOI: 10.51336/cb.v2i2.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lingkungan ”Eco-Education” melalui inovasi hidroponik yang dilaksanakan oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi dan mengetahui hubungan pendidikan lingkungan ”Eco-Education” melalui inovasi hidroponik terhadap terwujudnya mahasiswa berbudaya lingkungan khususnya Program Studi Pendidikan Biologi. Jenis penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester V tahun ajaran 2017-2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk pengetahuan lingkungan ”Eco-Education” melalui inovasi hidroponik dan angket peduli budaya lingkungan.Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik memiliki rata-rata 68,57 termasuk dalam kategori cukup karena berada pada interval 56-75, yang artinya mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup mengenai pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik, sedangkan sikap peduli budaya lingkungan pada mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Alauddin Makassar memiliki rata-rata 72,5 termasuk dalam kategori cukup karena berada pada interval 56-75, yang artinya mahasiswa memiliki sikap peduli budaya lingkungan yang cukup. Hubungan antara pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik dengan sikap peduli lingkungan memiliki hubungan yang sedang, dimana tingkat korelasinya berada dalam interval 0,400–0,599. Semakin baik pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik yang dimiliki maka sikap peduli budaya lingkungan pun semakin baik pula.Kata kunci: Budaya Lingkungan, Eco-Education, Hidroponik