Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peristiwa-Peristiwa Penting Dalam Tahun 1999 Dan Lanjutanyya Ke Masa Depan T. Jacob
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 5, No 3 (2000)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.11713

Abstract

Dalam tahun-tahun terakhir abad XX banyak kejadian penting bagi rakyat dan bangsa indonesia. Sebabnyayang terpenting adalah rakyat sudah jemu dengan pemerintah autoriter militer-pengusaha-teknokrat yang nyata-nyata memakai slogan iman dan takwa serta pancasila GBHN untuk melindungi praktek-praktek korup, tidak menghiraukan perikemanusiaan, serta hanya menguntungkan diri, kelompok dan keluarga sendiri secara tidak tanggung-tanggung. Ketidakpuasan meletus pada tahun 1998, didahului oleh oleh krisis ekologis dan moneter. Pemerintah sementara menggantikan Orde Baru secara parsial dan berakhir pada akhir tahun 1999. Pemerintah baru yang menggantikan tampaknya masih tradisional, tetapi sudah banyak meninggalkan ciri-ciri serta anasir-anasir Orde Baru, dan kalau berhasil, akan lebih memudahkan pemerintah yang akan datang.
KETAHANAN NASIONAL DAN MILENIUM KETIGA T. Jacob
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 1 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1541.157 KB) | DOI: 10.22146/jkn.12013

Abstract

Ketahanan Nasional, yang begitu ditonjolkan dan digambar-gambarkan hampir dalam setiap pidato pejabat, ternyata sangat lemah dan rapuh. Banyak uang, waktu, dan usaha telah dicurahkan untuk mencipta dan meningkatkan ketahanan nasional ternyata tidak efisiensi,bahkan hampir tidak ada gunanya. Pikiran dan tilisan telah banyak di hasilkan, tetapi implementasinya mengalami hambatan atau kegagalan. Ini sebenarnya adalah kekhasan Orde Baru; banjir retorika, tetapi kemarau pelaksanaan. Ini sesuai dengan sebut-sebut istilah actor intellectualis adalah aktor di lapangan , actor practicalis. Actor intellectualis adalah istilah rancu, otak yang memanipulasi, pikiran yang bekerja fisik, sehingga tidak ada yang benar-benar berhasil. Otak berkerah biru, sedangkan tangan berkerah putih.
Pendidikan Menghadapi Masa Depan T. Jacob
Jurnal Filsafat "WISDOM" Jurnal Filsafat Seri 4 November 1990
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.31796

Abstract

Pendidikan dilakukan untuk enkulturasi, yaitu mengadaptasi angkatan baru untuk menjadi anggota masyarakat dengan budaya tertentu sehingga menjadi orang yang baik menurut sistem nilai yang dianut.
Perspektif Perkembangan Ilmu Spesialisasi dan Intergrasi T. Jacob
Jurnal Filsafat "WISDOM" Jurnal Filsafat Seri 11 Agustus 1992
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.31815

Abstract

Sebagai suatu institusi budaya ciptaan manusia, ilmu pengetahuan juga berevolusi.
Pemimpin Indonesia Masa Depan T. Jacob
Unisia No. 52: Tahun XXVII Triwulan II 2004
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unisia.vol27.iss52.art5

Abstract

Leader means the head of government, the members of cabinet, those of executive, judicative. legislative and the leaders of political parties. Departing from afore explana tion, it is clear that the leader that Indonesian people need is the leader who can solve the problems of this nation. As leader, he or she should have collective and future oriented. The leader must have decisional competence, tolerant and morality attitude. Besides, acceptability of the leader denotes political basic and the cultural foundation.