Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis rangkuman teks laporan hasil observasi siswa kelas VII SMP Negeri 49 Konawe Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis penelitian ini tergolong dalam penelitian lapangan. Adapun teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling yaitu sebanyak 68 orang siswa yang terdiri atas tiga kelas. Instrumen yang digunakan dalam peneliti ini adalah esai tes siswa menulis rangkuman teks laporan hasil observasi. Untuk mengetahui kategori kemampuan menulis rangkuman teks laporan hasil observasi mengacu pada standar ketuntasan belajar individual dan klasikal yang digunakan di SMP Negeri 49 Konawe Selatan.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 68 orang siswa yang menjadi sampel penelitian ini terdapat 56 orang siswa atau 82,35% mampu dalam menulis rangkuman teks laporan hasil observasi dan 12 orang siswa atau 17,64% tidak mampu dalam menulis rangkuman teks laporan hasil observasi. Secaraklasikaldikatakantidakmampukarenasiswa yang mencapaikemampuan individual ≥70% hanyamencapai 80,88% tidakmencapaikriteriaketuntasanklasikal 85%. Dilihat dari setiap aspek penilaian menulis rangkuman teks laporan hasil observasi yaitu kemampuan penulisan pernyataan umum memperoleh persentase sebesar 64,70% (tidak mampu), kemampuan penulisan deskripsi bagian memperoleh persentase sebesar 52,94% (tidak mampu), kemampuan penulisan deskripsi manfaat memperoleh persentase 27,94% (tidak mampu), penulisan majasrepetisimemperoleh persentase sebesar 89,70% (mampu), kemampuan penulisan kata gantimemperoleh persentase sebesar 55,88% (tidak mampu), kemampuan penulisan kata hubung memperoleh persentase sebesar 100% (mampu), dan kemampuan penulisan kata kopula memperoleh persentase 88,23% (mampu).