Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FILOGENETIK ANGGREK DENDROBIUM BERDASARKAN SEKUEN ITS rDNA Desti Wulan Ramdhini; Miftahul Jannah
BIO-SAINS : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6084/m9.figshare.23564679

Abstract

Dendrobium merupakan salah satu genus terbesar ketiga dari famili Orchidaceae. Antara spesies Dendrobium satu dengan yang lain memiliki perbedaan yang menunjukkan keunikan atau ciri khas masing-masing, diantaranya perbedaan dari segi morfologi. Namun, penggunaan karakteristik morfologi untuk menentukan kekerabatan kurang optimal. Hal ini dikarenakan karakteristik morfologi tumbuhan sangatlah bervariasi serta dapat berubah tergantung kondisi lingkungan. Karena itu, karakterisasi berdasarkan molekuler perlu dilakukan untuk menganalisis hubungan kekerabatan secara tepat dan akurat. ITS merupakan salah satu penanda molekuler DNA yang sering digunakan oleh para ahli karena ITS memiliki beberapa keunggulan untuk analisis filogenetik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kekerabatan dari beberapa jenis Dendrobium berdasarkan sekuen ITS menggunakan analisis filogenetik dari software MEGA X dengan input data dari gen bank NCBI (National Center for Biotechnology Information). Sample yang digunakan adalah nukelotida 10 jenis Dendrobium yaitu, Dendrobium bellatulum, Dendrobium aduncum, Dendrobium candidum, Dendrobium aphyllum, Dendrobium brymerianum, Dendrobium nindii, Dendrobium secundum, Dendrobium thyrsiflorum, Dendrobium macrophyllum, dan Dendrobium anosmum.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rekonstruksi pohon filogenetik Dendrobium menggunakan outgroup Renanthera matutina dari famili Orchidaceae terbagi menjadi dua klad utama. Klad I terdiri dari 8 jenis yaitu, D. aphyllum, D. anosmum, D. aduncum, D. candidum, D. brymerianum, D.bellatulum, D. thyrsiflorum dan D. secundum. Jenis-jenis ini bersatu yang didukung dengan nilai bootstrap 100. Kemudian Klad II terdiri dari 2 jenis yaitu, D. nindii dan D. macrophyllum. Dua jenis ini bersatu yang didukung dengan nilai bootstrap 91. Hasil analisis kekerabatan ini menunjukan pengelompokan jenis Dendrobium berdasarkan kesamaan genetik.
Taxonomy of Crustose Lichens in The Forest of Tahura R. Soeryo, Batu, East Java Miftahul Jannah; Ludmilla Fitri Untari
Biotropic : The Journal of Tropical Biology Vol. 3 No. 1 (2019): Biotropic, Volume 3, Nomor 1, 2019
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/biotropic.2019.3.1.1-12

Abstract

Lichen is a symbiotic organism consisting of a photobiont (green algae or cyanobacterium) and a mycobiont (fungal). A taxonomic study of the crustose lichens in the forest of TAHURA R. Soeryohad been conducted based on morphological, anatomical, and chemical characters. In this research, we used the method of descriptive exploration to identify the crustose lichens and to study the distribution of the species in the forest of TAHURA R. Soeryo. Twenty species of crustose lichens with one unidentified species and one specimen identified to the group of family are reported. They are Graphina, Graphis, Phaeographis, Pertusaria, Pachyphiale, Phlyctis, Lepraria, Lecanora, Lecania, Cyphellium, and Megalospora. This research also found the new record species of Megalospora kalbii in Java. Crustose lichens are found in the areas with high light intensity of ≥ 1000 lux, average humidity of ≤ 90%, average temperature of18-190C, and at altitudes of ±1640 dpl. Graphina ruiziana could only be found at the altitude of ± 1780 dpl. The identification key to its species and distributions of other species are presented also in the article.