Hirza Ainin Nur
Akademi Keperawatan Krida Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberian Progressive Muscle Relaxation terhadap stres dan penurunan gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 Hirza Ainin Nur; Septi Anggraini
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33655/mak.v6i1.127

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat dari penurunan sekresi hormon insulin oleh sel beta yang berada didalam pankreas dan akibat gangguan fungsi insulin. Salah satu faktor risiko penyebab diabetes melitus tipe 2 adalah stres. Stres merupakan suatu respon fisik dan psikologis terhadap tekanan atau stresor dan menjadi faktor risiko yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Penatalaksanaan farmakologis dapat diberikan suntikan insulin atau bahkan kombinasi suntikan insulin dan tablet. Penatalaksanaan non famakologis yang dapat dilakukan yaitu melalui progressive muscle relaxation (PMR). PMR merupakan suatu metode relaksasi yang paling sederhana dan mudah dipelajari dengan menegangkan dan merilekskan otot-otot tubuh. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan tindakan pemberian PMR terhadap stres dan penurunan gula darah pada pasien diabetes mellitus 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada pasien DM tipe 2. Responden yang digunakan sejumlah 2 orang pasien DM tipe 2. Intervensi PMR dilakukan selama 3 hari dengan durasi 20 – 30 menit pada pagi dan sore hari. Pengukuran kadar gula darah dan stres dilakukan sebelum dan setelah tindakan PMR. Simpulan PMR dapat menurukan kadar gula darah dan tingkat stres pasien DM Tipe 2.
PENINGKATAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA ANAK USIA DINI MELALUI EDUKASI MEDIA AUDIOVISUAL Ambarwati Ambarwati; Hirza Ainin Nur
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i2.825

Abstract

Anak usia dini termasuk kelompok beresiko dalam masa pandemi COVID 19 karena belum memahami pencegahan penularan penyakit, oleh karena itu perlu memvisualisasikan perilaku pencegahan penularan COVID -19 khususnya konten video anak yang dilakukan dengan cara menjelaskan prinsip physical distancing, membiasakan anak mencuci tangan lebih sering, mengingatkan anak untuk tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan, memakai masker, segera mandi, cuci rambut dan mengganti baju sesampainya di rumah setelah berpergian, membersihkan benda-benda yang sering disentuh dengan desinfektan secara berkala. Tujuan penelitian ini menganalisa  pengaruh  media edukasi audiovisual terhadap peningkatan perilaku dalam pencegahan penularan COVID-19 pada anak usia dini pada TK/RA di wilayah kerja Puskesmas Bae Kudus yang terdiri dari desa Bae, Purworejo, Gondang Manis, Karang Bener, Peganjaran. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan group pretest and posttest with control dengan sampel pada kelompok perlakuan dan kontrol masing-masing 20 anak. Penelitian di lakukan selama 1 bulan yaitu pada bulan Agustus 2021. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan perilaku pencegahan penularan covid-19 yang pada kelompok intervensi setelah dilakukan perlakuan edukasi pencegahan penularan covid-19 pada anak usia dini melalui media audiovisual dengan p Value=0,000. Pada kelompok kontrol juga mengalami peningkatan dalam perilaku pencegahan penularan covid-19 dengan p Value=0,001 karena pada masa pandemi ini berbagai media melaporkan tentang kasus covid19 sehingga seluruh lapisan masyarakat termasuk orangtua dan guru berusaha mencari sumber informasi untuk pencegahannya.