Nanang Erlana
Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PROFIL PENGOBATAN, BIAYA DAN CLINICAL OUTCOMES PASIEN DM KARTU JAKARTA SEHAT DAN UMUM DI RSUD TARAKAN Erlana, Nanang; Anggriani, Yusi; Sabirin, Briliana
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Pemerintah provinsi DKI Jakarta telah menerapkan UU Nomor 23/1992 berupa pembiayaan kesehatan yaitu dengan menetapkan penjaminan kesehatan melalui Kartu Jakarta Sehat (KJS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  dampak dari pelaksanaan JKN terhadap pofil pengobatan, biaya dan clinical outcomes pasien DM tipe 2 yang beralih menjadi BPJS serta mengetahui gambaran HRQoL pasien KJS dan pasien Umum.Penelitian ini dilakukan secara longitudinal time dengan mengambil data  secara restrospektif dari rekam medik, dokumen/kuitansi dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit dan dokumen/kuitansi dari bagian keuangan periode Juli 2013 sampai Desember 2014 untuk pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Subjek penelitian adalah pasien diabetes mellitus tipe 2 rawat jalan di RSUD Tarakan Jakarta sebanyak 108 pasien KJS dan 20 pasien Umum yang menjadi sampel penelitian. Penelitian ini merupakan analisis korelasi untuk mengetahui hubungan antara karakteristik penduduk dengan frekuensi masalah kesehatan. Populasi yang digunakan sama, namun pada waktu yang berbeda yaitu sebelum JKN dan sesudah JKN. Analisa data dilakukan dengan tahapan analisa secara deskriptif untuk mengetahui persentase setiap variabel yang diuji. Secara deskriptif terdiri dari 4 (empat) variabel yaitu demografi pasien, profil pengobatan, biaya dan clinical outcomes. Analisa perbedaan profil pengobatan dan biaya  sebelum dan sesudah JKN menggunakan uji statistik Wilcoxon. Kuesioner yang dibuat dan diberikan kepada pasien bertujuan untuk menilai Health Related Quality of life (HRQoL) yang digunakan adalah Diabetes Quality of Life Clinical Trial Questionanaire (DQLCTQ) yang telah divalidasi versi Indonesia. Kueisoner ini disusun oleh United Kingdom Prospective Diabetes Study (UKPDS).Hasil penelitian secara statistik pada profil pengobatan tidak ada perbedaan bermakna antara pasien KJS dengan pasien Umum pada  obat DM dan  obat Non DM. Secara statistik pada biaya tidak ada perbedaan bermakna antara pasien KJS dengan pasien Umum pada biaya obat Non DM. Sedangkan secara statistik ada perbedaan bermakna antara pasien KJS dengan pasien Umum pada biaya pengobatan, biaya total obat dan rata-rata biaya obat DM. Pada pengukuran clinical outcomes pasien KJS dan  pasien Umum menunjukkan perbedaan pada jumlah pasien dengan GDP dan HBA1c membaik, stabil dan memburuk. Pada pengukuran kualitas hidup (DQLCTQ) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok pasien KJS dan pasien Umum pada semua domain.
PROFIL PENGOBATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 KARTU JAKARTA SEHAT YANG MENJADI PASIEN BPJS DI RSUD TARAKAN JAKARTA Erlana, Nanang
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v2i2.1051

Abstract

Kartu Jakarta sehat (KJS) is also a health care insurance program provided by the Provincial Government of DKI Jakarta through UP Jamkesda (Regional Health Insurance) DKI Jakarta Provincial Health Office to the community in the form of medical assistance using Essential Service Package / PPE method. DKI Jakarta Provincial Government, has merged the Kartu Jakarta Sehat (KJS) with National Health Insurance (JKN) which was officially applied as of January 1, 2014. The owner of Jamkesda DKI card / Kartu Jakarta Sehat which is a free health program for the poor, BPJS Health. Diabetes Mellitus is one of the chronic diseases that require comprehensive services and the number is always increasing every year. Treatment of Diabetes Mellitus should be done routinely and the outcome of therapy or clinical outcome needs to be monitored in a planned manner. The purpose of this research is to know the difference of treatment profile before and after the implementation of JKN in patient of Diabetes Mellitus type 2 Kartu Jakarta Sehat in RSUD Tarakan Jakarta. The study was conducted in longitudinal time series, restrospectively collecting data from patient medical records and Hospital Pharmacy Installations from January 2013 to December 2014 for patients who met the inclusion criteria. The results showed no difference in total drug, DM drug, non-DM drug, generic drug and drug of Fornas. Based on these results it can be concluded that the profile of treatment in patients with type 2 diabetes Kartu Jakarta Sehat did not change after the implementation of  National Health Insurance (JKN).