Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan penggunaan umpan pada Pitfall trap, sebagai refererensi praktikum ekologi hewan dan ekologi serangga. penelitian ini dilaksanakan dari bulai Mei sampai bulan Agustus 2018 di kebun percobaan Biologi, FMIPA Universitas Syiah Kuala. Identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Ekologi Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Syiah Kuala. Metode pengambilan sampel serangga dilakukan dengan metode Pitfall Trap menggunakan umpan berupa feses ayam, sapi serta manusia. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik dengan masing-masing ulangan sebanyak 10 kali. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan feses manusia terdapat pengaruh yang berbeda nyata dengan umpan feses sapi, ayam maupun kontrol. Namun pemberian umpan feses sapi dan ayam tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Jumlah spesies yang ditemukan lebih dominan dari famili Scarabaeidae yang berjumlah 7 spesies. Sedangkan yang lainnya seperti Carabidae, Lycosidae, Acridoidae, Formicidae, Carcinophoridae, Muscidae, Culicidae, Grylidae, Trachelidae, Entomobryadae, Scolopendridae, Anisolabidae, Aphidoidae, Juluidae, Staphylinidae, Pentatomidae, Locustidae hanya terdapat 1 spesies saja. Selain itu, faktor lainnya yang mendukung yaitu faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban dan pH tanah. Rata-rata suhu lingkungan harian yaitu 27-31oC dan kelembaban relatif udara 55-85 %.