Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Antidiabetik Ekstrak Etanol Kulit Buah Rambai (Baccaurea motleyana Muell.Arg) terhadap Kandungan Glikogen Hati Mencit Diabetik Aloksan Widya Sari; Febria Safitri; Fauziah Fauziah; Aida Fithri; Masykur Masykur; Mirfandi Amirsyah; Ria Ceriana
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.589 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14964

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan herbal berkhasiat antidiabetik kulit buah rambai diujikan terhadap kadar glikogen hati mencit diabetes. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi antidiabetiekstrak etanol kulit buah rambai terhadap kadar glikogen hati mencit yang k diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan.Induksi diabetes terhadap mencit dilakukan dengan pemberian aloksan sebanyak 6,51 mg/30gBB secara intraperitoneal. Mencit diabetes diberikan Glibenklamid 0,0195 mg/30gBB (K+), ekstrak etanol kulit buah rambai 200 mg/kgBB (P1), 400 mg/kgBB (P2), 800 mg/kgBB (P3) dan 1600 mg/kgBB (P4) secara oral kecuali pada perlakuan kontrol negatif (K-) yang diberikan akuades. Parameter yang diukur adalah kadar glikogen hati dengan metode antrone-asam sulfat. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), hasil uji jarak berganda Duncan pada α 0,05. terhadap rata-rata kadar glikogen hati mencit menunjukkan adanya pengaruh nyata antar perlakuan (P0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah rambai memiliki potensi antidiabetik dengan meningkatkan kadar glikogen hati mencit pada dosis 400 mg/kgBB.
EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa acuminata Linn.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT JANTAN (Mus musculusL.) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Eka Safitri; Fauziah Fauziah; Widya Sari; Fajar Dini; Nanda Khirna; Ulil Hasri Desfiana
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.899 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11658

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak kulit buah pisang kepok (M. acuminata Linn.)  terhadap penurunan kadar gula darah pada mencit (Mus musculus L.) yang diinduksi aloksan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan dan 5 ulangan. Hewan uji yang digunakan ialah 25 individu mencit jantan yang diinduksi aloksan sebanyak 50 mg/kgBB pada hari ke-1, kecuali kontrol negatif (K-). Selanjutnya hewan uji mendapat perlakuan pemberian akuades pada kontrol negatif (K-), Glibenklamid sebanyak 0,65 mg/kgBB pada kontrol positif (K+), EEKPK dosis 100 mg/kgBB (P1), dosis 200 mg/kgBB (P2), dan dosis 400 mg/kgBB (P3) selama 14 hari. Pemeriksaan kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke 0, 3, dan 15. Data dianalisis menggunakan ANOVA taraf signifikan 5% dengan uji Duncan sebagai uji lanjut.Hasil penelitian pemberian ekstrak etanol kulit buah pisang kepok menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata (P<0.05) pemberian ekstrak etanol kulit buah pisang kepok terhadap penurunan gula darah mencit hiperglikemik. Ekstrak kulit buah pisang kepok memiliki efek hipoglikemik dan dosis 400 mg/kgBB (P3) merupakan dosis efektif sebagai antidiabetes pada mencit model hiperglikemia. Informasi ini dapat menjadi pertimbangan untuk penggunaan ekstrak tumbuhan sebagai kandidat pengobatan pasien diabetes.